Jakarta, CNN Indonesia -- Aktor Kevin Spacey mulai menjalani sidang perdana atas dugaan pelecehan seksual terhadap Anthony Rapp yang terjadi pada 1986 silam. Dalam sidang perdana yang digelar di New York, AS, kedua pihak kuasa hukum menyampaikan pernyataan pembukaan.
Pihak Spacey yang diwakilkan Jennifer Keller mengatakan tuduhan yang dilaporkan Rapp hanya sebuah usaha untuk mendapatkan "perhatian, simpati, dan memajukan namanya".
"Dia tidak pernah menjadi bintang internasional seperti yang Kevin Spacey," kata Jennifer Keller, seperti dikutip dari CNN pada Kamis (6/10). "Dia telah membara dengan kebencian selama ini."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Keller mengatakan bahwa Rapp menyalahkan Spacey atas hal-hal tidak berjalan dengan lancar dalam hidupnya. Pengacara itu juga menambahkan bahwa puncak kebencian Rapp terhadap Spacey memuncak sekitar tahun 2000.
"Dan, dia (Rapp) menjadi pahit (terhadap Spacey) karena tidak mendapatkan peran sebagai pria gay secara terbuka," tambah Jennifer Keller, dilansir dari Variety.
[Gambas:Video CNN]
Di sisi lain, tim kuasa hukum Anthony Rapp juga memberikan pernyataan pembukaan dalam sidang perdana hari itu. Sebelum memberikan pernyataannya, pengacara yang bernama Peter Saghir menunjukkan foto Rapp pada tahun 1986.
Ia menunjukkan foto tersebut untuk menunjukkan kepada pihak juri penampilan Rapp ketika ia diundang Spacey ke apartemennya.
"Apa yang terjadi pada Anthony adalah sesuatu yang seharusnya tidak pernah terjadi. Tindakan (pelecehan) ini melibatkan seorang bocah berusia 14 tahun dan laki-laki berusia 26 tahun," kata Saghir dalam pernyataan pembukaannya.
"Kevin Spacey melakukan pendekatan seksual pada Anthony ketika dia berusia 14 tahun untuk memuaskan hasrat seksualnya," tambahnya.
Lanjut ke sebelah...
Pembelaan Pihak Anthony Rapp
Kevin Spacey mulai menjalani sidang perdana atas dugaan pelecehan seksual terhadap Anthony Rapp yang terjadi pada 1986 silam. (Foto: AP/Frank Augstein)
Anthony Rapp menuding Kevin Spacey melakukan pelecehan seksual pada tahun 1986. Ia kemudian menceritakan hal tersebut kepada Adam Vary, seorang reporter, yang kemudian mempublikasikannya di BuzzFeed pada 2017.
Saat itu, Rapp mengatakan ia menghadiri sebuah pesta Spacey di apartemennya di New York, AS. Dia menyadari bahwa ia menjadi orang terakhir yang ada di pesta itu ketika ia berada di dalam kamar sang aktor.
Spacey, kata Rapp, memblokir pintu agar mencegahnya keluar ruangan. Kemudian, Rapp diangkat oleh Spacey dan berbaring di atasnya di tempat tidurnya.
Namun, Jennifer Keller membantah kesaksian Rapp karena apartemen Spacey adalah studio satu kamar dan deskripsi peristiwa tersebut tidak mungkin terjadi.
Ia juga menyebut Rapp "meminjam" detail dari plot pertunjukan Broadway yang ia bintangi sebelumnya, berjudul Precious Sons.
"Seluruh cerita Rapp bergantung pada keberadaan kamar tidur," kata Keller.
Namun, Saghir membela Rapp dan mengatakan kepada juri bahwa mereka akan mendengarkan kesaksian dari kliennya itu sendiri. Saghir juga mengatakan Rapp baru mengajukan gugatan beberapa dekade setelahnya karena ia tidak tahu jalan yang dia miliki.
"Anthony mencari keadilan dan Anda mengatakan ini salah. Ini seharusnya tidak pernah terjadi," kata Saghir.
Anthony Rapp dan Adam Vary direncanakan untuk memberikan kesaksian pada sidang-sidang berikutnya.
[Gambas:Video CNN]