Via Vallen Curhat Janinnya Tak Berkembang Sejak Minggu ke-8
CNN Indonesia
Rabu, 19 Okt 2022 13:45 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Via Vallen curhat bahwa janinnya tidak berkembang di dalam rahim sejak minggu ke-8, padahal kini mestinya sudah minggu ke-12. (Screenshot dari Instagram @viavallen )
Jakarta, CNN Indonesia --
Pedangdut Via Vallen tengah mengandung anak pertama dari pernikahannya bersama Chevra Yolandi. Namun, ia mengungkapkan bahwa janinnya tidak berkembang di dalam rahim.
Awalnya Via Vallen mengatakan bahwa ia sempat mengalami ngilu di punggung hingga nyeri seperti sedang mengalami sindrom premenstruasi (PMS).
"Seramnya lagi, Ami mulai keluar flek warna cokelat sampai hari ini. Padahal sebelumnya enggak pernah ada flek sama sekali," ungkap Via Vallen dalam sebuah unggahan di Instagram pada Selasa (18/10).
Kondisinya itulah yang membuat Via memutuskan untuk pergi menemui dokter. Penjelasan dokter saat itu adalah jantung bayi yang dikandung Via tidak berdetak.
"Keterangan dokter yang ini bikin Ami down lagi. Ami ngerasa enggak mungkin miliki kamu," kata Via.
"Kamu masih enggak berdetak, enggak gerak, dan enggak ada darah yang mengalir di badan kamu," sambungnya.
Via Vallen bercerita bahwa janinnya kini seharusnya sudah berusia 12 minggu. Tapi, berdasarkan penjelasan dokter, selain jantung tidak berdetak, bayi di dalam perut Via itu sudah tidak berkembang sejak berusia delapan minggu.
"Menurut hitungan dokter, seharusnya usia kamu 12 minggu, nak," kata Via Vallen.
"Tapi, hasil USG menyatakan usia kamu masih 8 minggu (sama dengan hasil USG 1 Oktober kemarin). Kata dokter, kamu udah enggak berkembang selama 1 bulan," lanjutnya.
Kondisi yang dialami Via Vallen itu lantas membuatnya kebingungan. Ia masih berharap janinnya itu suatu saat bisa berkembang lagi.
"Melihat kondisi yang sekarang, apakah mungkin dengan menunggu lagi, masih ada harapan untuk kamu berkembang dan bisa benar-benar Ami miliki," ujar Via Vallen berharap.
Sebelum curahan hatinya kemarin, Via Vallen juga sudah pernah mengungkapkan kondisinya pada 7 Oktober lalu. Saat itu, ia sudah bercerita bahwa janinnya yang sudah berusia delapan minggu tidak bergerak dan berdetak.
Kondisi janin Via Vallen yang disebut "sunyi" itu membuat dokter menyarankan pedangdut 31 tahun itu menggugurkan bayinya.
"Anakku, dokter sudah menyarankan Ami untuk melepas kamu. Tapi Ami enggak mau!" tegas Via.
"Ami masih berharap nanti detak jantungmu terdeteksi, kamu gerak dan bisa berkembang lagi," tambahnya.
Namun, tujuh hari setelah kunjungan ke dokter itu, Via Vallen mengatakan ia sudah mencoba USG fetomaternal. USG ini menggunakan gelombang suara untuk memeriksa janin lebih mendetail daripada USG biasa.
"Hasilnya sama, rahim Ami masih sunyi," katanya.
CNNIndonesia.com telah meminta izin Via Vallen untuk mengutip kisahnya.
Untuk diketahui, Via Vallen dan Chevra Yolandi resmi menjadi pasangan suami istri setelah menggelar akad nikah pada Jumat (15/7) pukul 07.00 WIB di Hotel JW Marriot, Surabaya, Jawa Timur.
Saat itu, penyanyi tersebut ingin memiliki banyak anak sehingga rumahnya bisa terasa ramai.
"Penginnya sih banyak ya, biar enggak sepi rumahnya," kelakar Via Vallen dalam konferensi pers usai akad nikah.
Pedangdut Via Vallen tengah mengandung anak pertama dari pernikahannya bersama Chevra Yolandi. Namun, ia mengungkapkan bahwa janinnya tidak berkembang di dalam rahim.
Awalnya Via Vallen mengatakan bahwa ia sempat mengalami ngilu di punggung hingga nyeri seperti sedang mengalami sindrom premenstruasi (PMS).
"Seramnya lagi, Ami mulai keluar flek warna cokelat sampai hari ini. Padahal sebelumnya enggak pernah ada flek sama sekali," ungkap Via Vallen dalam sebuah unggahan di Instagram pada Selasa (18/10).
Kondisinya itulah yang membuat Via memutuskan untuk pergi menemui dokter. Penjelasan dokter saat itu adalah jantung bayi yang dikandung Via tidak berdetak.
"Keterangan dokter yang ini bikin Ami down lagi. Ami ngerasa enggak mungkin miliki kamu," kata Via.
"Kamu masih enggak berdetak, enggak gerak, dan enggak ada darah yang mengalir di badan kamu," sambungnya.
Via Vallen bercerita bahwa janinnya kini seharusnya sudah berusia 12 minggu. Tapi, berdasarkan penjelasan dokter, selain jantung tidak berdetak, bayi di dalam perut Via itu sudah tidak berkembang sejak berusia delapan minggu.
"Menurut hitungan dokter, seharusnya usia kamu 12 minggu, nak," kata Via Vallen.
"Tapi, hasil USG menyatakan usia kamu masih 8 minggu (sama dengan hasil USG 1 Oktober kemarin). Kata dokter, kamu udah enggak berkembang selama 1 bulan," lanjutnya.
Kondisi yang dialami Via Vallen itu lantas membuatnya kebingungan. Ia masih berharap janinnya itu suatu saat bisa berkembang lagi.
"Melihat kondisi yang sekarang, apakah mungkin dengan menunggu lagi, masih ada harapan untuk kamu berkembang dan bisa benar-benar Ami miliki," ujar Via Vallen berharap.
Via Vallen curhat bahwa janinnya tidak berkembang di dalam rahim sejak minggu ke-8, padahal kini mestinya sudah minggu ke-12. (Screenshot dari Instagram @viavallen )
Sebelum curahan hatinya kemarin, Via Vallen juga sudah pernah mengungkapkan kondisinya pada 7 Oktober lalu. Saat itu, ia sudah bercerita bahwa janinnya yang sudah berusia delapan minggu tidak bergerak dan berdetak.
Kondisi janin Via Vallen yang disebut "sunyi" itu membuat dokter menyarankan pedangdut 31 tahun itu menggugurkan bayinya.
"Anakku, dokter sudah menyarankan Ami untuk melepas kamu. Tapi Ami enggak mau!" tegas Via.
"Ami masih berharap nanti detak jantungmu terdeteksi, kamu gerak dan bisa berkembang lagi," tambahnya.
Namun, tujuh hari setelah kunjungan ke dokter itu, Via Vallen mengatakan ia sudah mencoba USG fetomaternal. USG ini menggunakan gelombang suara untuk memeriksa janin lebih mendetail daripada USG biasa.
"Hasilnya sama, rahim Ami masih sunyi," katanya.
CNNIndonesia.com telah meminta izin Via Vallen untuk mengutip kisahnya.
Untuk diketahui, Via Vallen dan Chevra Yolandi resmi menjadi pasangan suami istri setelah menggelar akad nikah pada Jumat (15/7) pukul 07.00 WIB di Hotel JW Marriot, Surabaya, Jawa Timur.
Saat itu, penyanyi tersebut ingin memiliki banyak anak sehingga rumahnya bisa terasa ramai.
"Penginnya sih banyak ya, biar enggak sepi rumahnya," kelakar Via Vallen dalam konferensi pers usai akad nikah.