Jakarta, CNN Indonesia -- Dewi Perssik mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (31/10) untuk berkonsultasi dengan pihak kepolisian terkait ujaran fitnah terhadap dirinya di media sosial baru-baru ini.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Dewi Perssik tiba di kantor Polres Metro Jakarta Selatan sekitar pukul 11.40 WIB, didampingi Sandy Arifin selaku pengacara.
"Kedatangan yang pasti teman-teman sudah tahu maksud dan tujuannya apa. Jadi saya bersama lawyer saya, kami pengin diskusi aja," kata Dewi Perssik di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (31/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mau bersilahturahmi sama beliaunya, Kapolres Jaksel, karena kebetulan saya tinggalnya di Jakarta Selatan. Ya seperti apa dan bagaimana solusi terbaik," lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Sandy menjelaskan saat ini masih akan berkonsultasi dengan polisi soal kasus yang menerpa kliennya. Ia pun memastikan bakal mengambil langkah hukum jika unsur pidana sudah ditemukan.
Sandy juga mengatakan untuk saat ini pihaknya telah mengantongi setidaknya lima akun yang diduga menjadi pelaku ujaran fitnah terhadap Dewi Perssik. Namun, Sandy enggan mengungkapkan nama-nama yang bakal dilaporkan dalam kasus tersebut.
"Arahnya ke sana [pelaporan]. Kalau ditemukan ada unsur pidananya, konstruksi hukumnya sudah jelas, insyaallah akan melapor," kata Sandy. "Ada lebih dari tiga akun sampai kurang lebih lima. Nanti kita lihat ya."
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, Dewi Perssik menjelaskan kasus tersebut berawal dari komentar negatif sejumlah akun terhadap dirinya di media sosial. Ia dituding menjelek-jelekan Lesti Kejora hingga mendapat kecaman.
Namun, Dewi menegaskan selama ini dirinya tidak pernah spesifik membahas Lesti. Ia mengaku hanya membicarakan masalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) secara umum.
Lanjut ke sebelah...
 Foto: Dok. Allo Bank |
Dewi Perssik Berang Dituduh Menjelekkan Lesti Soal KDRT
Dewi Perssik mendatangi Polres Jaksel karena berencana melaporkan netizen yang memfitnah dirinya di media sosial. Foto: CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama
Meski demikian, pedangdut itu justru mendapat berbagai komentar miring hingga menyinggung Dewi secara personal.
"Saya tuh enggak pernah ngmongin Lesti, lho. Saya itu berbicara tentang KDRT-nya. Itu doang, awalnya itu. Kemudian banyak saya itu diserang begini begitu," tutur Dewi.
"Saya cuma tersinggung atas omongan-omongan dari para laler itu, 'Kamu kan mandul enggak punya anak.' Saya jawab, loh kok masalah anak?" sambungnya.
Sebelumnya, Dewi Perssik mengklaim telah menemukan tukang fitnah dirinya dalam video singkat yang diunggah ke Instagram Story. Ia juga sudah memberi sinyal bakal melaporkan ibu tersebut ke polisi.
Hal tersebut ditegaskan oleh Dewi Perssik ketika menjelaskan bahwa dirinya berniat untuk memberi pelajaran bagi orang-orang yang ikut campur ke ranah privatnya.
"Alhamdulillah sudah dapat orangnya, tinggalnya di mana, bentukannya seperti apa, ada suami dan ada anaknya juga, dan dia tinggal di mana, aku sudah mendapatkan info dari pihak yang berwajib," kata Dewi Perssik.
"Nanti kita akan lihat infonya seperti apa, mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran bahwa saya tidak pernah membicarakan orang lain, tapi saya bicara soal KDRT, bukan orang lain. Tapi kalau orang ini sudah ikut campur dalam ranah privacy saya," sambungnya dalam unggahan Instagram Story lain.