Nia Ramadhani Akui Rehabilitasi Bikin Pernikahannya Makin Indah
CNN Indonesia
Jumat, 11 Nov 2022 11:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Nia Ramadhani mengaku menemukan arti lebih dari dirinya sendiri dan makna pernikahan dengan Ardie Bakrie saat menjalahi rehabilitasi. (Tangkapan layar instagram @ramadhaniabakrie)
Jakarta, CNN Indonesia --
Nia Ramadhani mengaku bahwa dirinya menemukan arti lebih dari dirinya sendiri dan makna pernikahan dengan Ardie Bakrie saat mereka menjalahi rehabilitasi karena penyalahgunaan narkoba.
Hal itu diakui Nia saat hadir dalam siniar motivator Merry Riana yang tayang di YouTube pada Selasa (8/11). Nia sekaligus mempromosikan buku yang ia tulis berdasarkan pengalamannya rehabilitasi itu yang bertajuk 'Cerita Adek'.
Nia menyebut buku itu lahir bermula dari banyak waktu luang yang ia miliki saat menjalani rehabilitasi kecanduan narkoba pada 2021 silam. Saat rehabilitasi, ia banyak diminta untuk refleksi diri terkait kehidupannya.
"Pas abis belajar disuruh menggali diri sendiri lagi, mengenal diri sendiri lagi sampai untuk menemukan kenapa bisa terjatuh," kata Nia.
"Itu tuh waktu awal, aku enggak bisa jawab kenapa, karena [pakai narkoba] cuma buat have fun doang. Dulu awalnya gitu, ternyata enggak ada jawaban kayak begitu," lanjutnya.
"Ternyata rentetannya panjang banget gitu, setelah tahu, maksudnya dibantu sama konselor dan ahli-ahli lah ya, jadi aku benar-benar di tempat rehab malahan aku senang banget karena mempelajari tentang diri aku," kata Nia.
"Nah itulah semua yang akhirnya aku ceritain," lanjutnya.
Nia sedikit mengisahkan awal mula dirinya ditangkap oleh pihak kepolisian pada 2021. Kala itu ia sedang berada di rumah, dan tiba-tiba didatangi tujuh polisi yang disebut Nia "bersuara sangat keras".
Nia yang mengaku memiliki trauma dengan teriakan dan suara kencang merasa dunianya mendadak runtuh. Ia mengaku terbayang wajah ibunya dan khawatir beliau terjadi sesuatu saat mendengar putrinya ditangkap polisi.
"Duh itu kayak enggak menapak bumi tahu enggak? Jalan juga kayak mengambang," kata Nia.
"Muka Mama aku sudah di otak nih, gue takut dia dengar terus kena stroke atau dia jantung dengar gue kayak begini... enggak mengerti harus apa, cuman ikuti aja," katanya.
Nia sempat sendirian di kantor polisi selama tiga hari usai penangkapan. Dirinya mengaku hanya bisa tidur sekenanya, ponselnya disita, ia menghubungi orang-orang terdekatnya tak ada yang merespons. Hingga kemudian, suaminya, Ardi Bakrie datang.
"Pas Ardi datang terus aku menangis 'entar bagaimana nih kita? [kata Ardi] enggak apa-apa.. kita jalanin berdua... Ya begitu, ya sudah, dengan dia omong kayak begitu kok gue lebih tenang ya?" kata Nia.
"Malahan, di buku juga aku ceritain, malahan selama ini hubungan aku sama Ardi yang aku berasanya kayak sendiri-sendiri, 'lo survive sendiri gue survive sendiri', di saat itu [rehabilitasi] malah kayak bisa melebur lebih satu begitu," lanjutnya.
Lanjut ke sebelah...
"Makanya aku merasa kejadian ini tuh hikmahnya buat pernikahan aku malah indah banget. Jadi aku sampai kalau ditanya 'kamu misalkan ada pilihan untuk enggak ada kejadian ini bagaimana?' Kayaknya untuk pernikahan gue, lebih baik ada," kata Nia.
Menurut Nia, terlepas dari perasaan ibunda dan keluarganya, kejadian ia dan Ardi menghabiskan waktu rehabilitasi telah membuka sisi lain dari pernikahannya yang selama ini tak pernah ia sadar.
"Selama aku 12 tahun menikah, aku enggak pernah menangis bersama, kayak hidupnya kita oke-oke aja nih semuanya, tapi ternyata kita enggak oke dan baru ketahuannya tuh ya pas kejadian ini," kata Nia.
Nia menyebut rehabilitasi selama delapan bulan bukan hanya sekadar membuat dirinya lebih mengenali akan diri sendiri, tetapi juga membantu memahami Ardi lebih dalam.
"Ardi juga ternyata dia punya luka-luka yang sebenarnya dia mau tutupin sebagai laki-laki lah gitu, kayak dia 'oke kok enggak ada masalah apa-apa', tapi ternyata banyak juga.. dan justru banyak yang kita jadi lebih tahu satu sama lain di situ," kata Nia.
"Jadi akhirnya membuat kita berdua malah lebih tumbuh di dalam tempat rehab walaupun suasananya kurang oke ya," lanjutnya sembari tertawa.
"Tapi [rehabilitas] buat kami berdua malah jadi semakin kuat, malah aku sampai sekarang kayak enggak menyangka saja bisa seenak ini pernikahannya," kata Nia Ramadhani.
CNNIndonesia.com telah meminta izin kepada Merry Riana dan Nia Ramadhani untuk mengutip wawancara tersebut.
Pada Juli 2021, Nia Ramadhani tertangkap polisi setelah sebelumnya sopir mereka tertangkap lebih dulu. Ardi kemudian juga ikut menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Pusat.
Dalam perkara ini, polisi menyita barang bukti satu klip sabu dan satu buah alat isap sabu (bong).
Ketiganya kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Setelah menjalani serangkaian persidangan, Nia Ramadhani dan Ardi Bakri dihukum rehabilitasi selama delapan bulan dan bebas pada akhir Maret 2022.
Jakarta, CNN Indonesia --
Nia Ramadhani mengaku bahwa dirinya menemukan arti lebih dari dirinya sendiri dan makna pernikahan dengan Ardie Bakrie saat mereka menjalahi rehabilitasi karena penyalahgunaan narkoba.
Hal itu diakui Nia saat hadir dalam siniar motivator Merry Riana yang tayang di YouTube pada Selasa (8/11). Nia sekaligus mempromosikan buku yang ia tulis berdasarkan pengalamannya rehabilitasi itu yang bertajuk 'Cerita Adek'.
Nia menyebut buku itu lahir bermula dari banyak waktu luang yang ia miliki saat menjalani rehabilitasi kecanduan narkoba pada 2021 silam. Saat rehabilitasi, ia banyak diminta untuk refleksi diri terkait kehidupannya.
"Pas abis belajar disuruh menggali diri sendiri lagi, mengenal diri sendiri lagi sampai untuk menemukan kenapa bisa terjatuh," kata Nia.
"Itu tuh waktu awal, aku enggak bisa jawab kenapa, karena [pakai narkoba] cuma buat have fun doang. Dulu awalnya gitu, ternyata enggak ada jawaban kayak begitu," lanjutnya.
"Ternyata rentetannya panjang banget gitu, setelah tahu, maksudnya dibantu sama konselor dan ahli-ahli lah ya, jadi aku benar-benar di tempat rehab malahan aku senang banget karena mempelajari tentang diri aku," kata Nia.
"Nah itulah semua yang akhirnya aku ceritain," lanjutnya.
Nia sedikit mengisahkan awal mula dirinya ditangkap oleh pihak kepolisian pada 2021. Kala itu ia sedang berada di rumah, dan tiba-tiba didatangi tujuh polisi yang disebut Nia "bersuara sangat keras".
Nia yang mengaku memiliki trauma dengan teriakan dan suara kencang merasa dunianya mendadak runtuh. Ia mengaku terbayang wajah ibunya dan khawatir beliau terjadi sesuatu saat mendengar putrinya ditangkap polisi.
"Duh itu kayak enggak menapak bumi tahu enggak? Jalan juga kayak mengambang," kata Nia.
"Muka Mama aku sudah di otak nih, gue takut dia dengar terus kena stroke atau dia jantung dengar gue kayak begini... enggak mengerti harus apa, cuman ikuti aja," katanya.
Nia sempat sendirian di kantor polisi selama tiga hari usai penangkapan. Dirinya mengaku hanya bisa tidur sekenanya, ponselnya disita, ia menghubungi orang-orang terdekatnya tak ada yang merespons. Hingga kemudian, suaminya, Ardi Bakrie datang.
"Pas Ardi datang terus aku menangis 'entar bagaimana nih kita? [kata Ardi] enggak apa-apa.. kita jalanin berdua... Ya begitu, ya sudah, dengan dia omong kayak begitu kok gue lebih tenang ya?" kata Nia.
"Malahan, di buku juga aku ceritain, malahan selama ini hubungan aku sama Ardi yang aku berasanya kayak sendiri-sendiri, 'lo survive sendiri gue survive sendiri', di saat itu [rehabilitasi] malah kayak bisa melebur lebih satu begitu," lanjutnya.
Lanjut ke sebelah...
Nia Ramadhani: 12 Tahun Menikah Kami Tak Pernah Menangis Bersama
Nia Ramadhani mengaku menemukan arti lebih dari dirinya sendiri dan makna pernikahan dengan Ardie Bakrie saat menjalahi rehabilitasi. (Tangkapan layar instagram @ramadhaniabakrie)
"Makanya aku merasa kejadian ini tuh hikmahnya buat pernikahan aku malah indah banget. Jadi aku sampai kalau ditanya 'kamu misalkan ada pilihan untuk enggak ada kejadian ini bagaimana?' Kayaknya untuk pernikahan gue, lebih baik ada," kata Nia.
Menurut Nia, terlepas dari perasaan ibunda dan keluarganya, kejadian ia dan Ardi menghabiskan waktu rehabilitasi telah membuka sisi lain dari pernikahannya yang selama ini tak pernah ia sadar.
"Selama aku 12 tahun menikah, aku enggak pernah menangis bersama, kayak hidupnya kita oke-oke aja nih semuanya, tapi ternyata kita enggak oke dan baru ketahuannya tuh ya pas kejadian ini," kata Nia.
Nia menyebut rehabilitasi selama delapan bulan bukan hanya sekadar membuat dirinya lebih mengenali akan diri sendiri, tetapi juga membantu memahami Ardi lebih dalam.
"Ardi juga ternyata dia punya luka-luka yang sebenarnya dia mau tutupin sebagai laki-laki lah gitu, kayak dia 'oke kok enggak ada masalah apa-apa', tapi ternyata banyak juga.. dan justru banyak yang kita jadi lebih tahu satu sama lain di situ," kata Nia.
"Jadi akhirnya membuat kita berdua malah lebih tumbuh di dalam tempat rehab walaupun suasananya kurang oke ya," lanjutnya sembari tertawa.
"Tapi [rehabilitas] buat kami berdua malah jadi semakin kuat, malah aku sampai sekarang kayak enggak menyangka saja bisa seenak ini pernikahannya," kata Nia Ramadhani.
CNNIndonesia.com telah meminta izin kepada Merry Riana dan Nia Ramadhani untuk mengutip wawancara tersebut.
Pada Juli 2021, Nia Ramadhani tertangkap polisi setelah sebelumnya sopir mereka tertangkap lebih dulu. Ardi kemudian juga ikut menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Pusat.
Dalam perkara ini, polisi menyita barang bukti satu klip sabu dan satu buah alat isap sabu (bong).
Ketiganya kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Setelah menjalani serangkaian persidangan, Nia Ramadhani dan Ardi Bakri dihukum rehabilitasi selama delapan bulan dan bebas pada akhir Maret 2022.