Review manga One Piece 1.067 mengisahkan Vegapunk yang blak-blakan mengenai otaknya dan robot raksasa di chapter 1.066. Foto: CNN Indonesia/Hanna Azarya
Jakarta, CNN Indonesia --
One Piecechapter 1.067 dibuka dengan percakapan antara rombongan Luffy-Chopper-Jinbei-Bonney dan Dr. Vegapunk yang asli.
Bonney mempertanyakan penyebab kepala Vegapunk tak lagi sebesar bohlam raksasa. Kepala Vegapunk kini berukuran seperti manusia biasa.
Vegapunk dengan santai mengatakan kepalanya tumbuh terlalu besar, sehingga memutuskan memotong sebagian kepalanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan itu, Vegapunk mengonfirmasi kepalanya menjadi besar akibat efek buah iblis Nomi Nomi yang dia konsumsi.
Buah iblis itu membuat Vegapunk punya kekuatan sebagai manusia otak yang membuat dia bisa mengingat semua pengetahuan tanpa batas.
Namun, efek samping mengonsumsi nbuat tersebut adalah lain otak Vegapunk terus bertambah besar seiring dengan bertambahnya kapasitas data yang dia miliki.
Demi mengatasi kepalanya yang terus membesar, Vegapunk akhirnya memindahkan otaknya ke titik tertinggi di Egghead dan dia beri nama Punk Records.
Vegapunk kini masih bisa terhubung dengan otaknya menggunakan antena berbentuk apel yang kini tertancap di kepalanya.
Selain itu, Vegapunk akhirnya menjelaskan perihal enam sosok yang melabeli diri mereka sebagai Vegapunk. Mereka disebut sebagai belahan diri Vegapunk dan merupakan pakar di beberapa bidang yang dia butuhkan.
Namun, masing-masing dari Vegapunk itu hanya punya 1/6 dari kepribadian sang profesor, dan setiap hari mereka harus menghubungkan diri ke Punk Records untuk berbagi pengetahuan serta pengalaman mereka.
Vegapunk pun menganalogikan otaknya seperti sebuah perpustakaan di mana jika semua orang bisa mengakses itu maka semua manusia bisa memiliki pengetahuan yang selama ini telah dia kumpulkan.
Selain itu, Vegapunk juga bermimpi agar semua orang bisa memperbaharui informasi di Punk Records.
Mimpi itu pun dikhawatirkan Jinbei yang merasa ada kemungkinan orang-orang untuk memasukkan informasi yang berpotensi menimbulkan masalah.
Kekhawatiran Jinbei itu dipahami Vegapunk, tapi dia menyebut ilmu pengetahuan tak akan maju jika manusia masih mencemaskan hal seperti itu.
Setelah mendengar pidato panjang Vegapunk, Bonney melanjutkan niat utamanya, yaitu membunuh sang profesor. Dia berniat menebas Vegapunk menggunakan pedang laser yang dia dapatkan sebelumnya.
Namun saat melihat beam saber itu, Vegapunk langsung mewanti Bonney bahwa benda itu adalah karya gagal.
Alih-alih berfungsi sebagai pedang, alat itu justru memancarkan sinar yang menarik serangga dalam jumlah banyak.
Tak lama kemudian, Bonney pun pingsan lantaran dia takut akan serangga.
Lolos dari serangan Bonney, Vegapunk kembali berbincang dengan Luffy dkk. Vegapunk menyinggung kunjungan Luffy ke Wano dan menanyakan kabar kemunculan naga selain Kaido.
Luffy lantas dengan semangat menceritakan soal Momonosuke yang telah memakan buah iblis buatan Vegapunk yang dibuang di Punk Hazard dan membuat anak dari Kozuki Oden itu bisa berubah jadi naga.
Vegapunk kemudian menjelaskan buah itu adalah proyek gagal karena hasilnya tidak sesuai dengan yang dia inginkan. Luffy pun membantah klaim dengan menyebut buah iblis yang dimakan Momo bukan produk gagal.
Namun saat Luffy menyebut bahwa tubuh naga Momo berwarna pink, Vegapunk semakin yakin buah itu adalah karya gagal.
Lanjut ke sebelah...
Selesai dengan urusan Momo, Luffy beralih ke robot raksasa yang muncul di akhir chapter 1.066.
Luffy meminta Vegapunk menyalakan robot itu, tapi Vegapunk mengaku tak bisa melakukan itu karena robot itu bukan buatannya.
Vegapunk menjelaskan robot itu tercipta 900 tahun lalu. Tak hanya itu, robot tersebut juga semapt menyereang Mary Geoise 200 tahun lalu.
Hingga saat ini, tak ada yang tahu alasan di balik serangan robot itu. Berdasarkan cerita yang beredar, robot itu kehabisan tenaga dan tak ada korban jiwa akibat serangannya.
Vegapunk kemudian mengatakan Pemerintah Dunia sempat memerintahkan agar robot itu dimusnahkan.
Namun, para ilmuwan pada masa itu terlalu penasaran dengan robot yang memiliki teknologi maju itu hingga akhirnya benda itu diwariskan dan disimpan di Egghead tanpa sepengetahuan Pemerintah Dunia.
Di akhir pembicaraan, Vegapunk tiba-tiba mengungkapkan dua hal yang cukup penting. Pertama, dia mengaku sudah melakukan hal jahat kepada Bonney dan ada sesuatu yang ingin dia serahkan kepada anak dari Bartholomew Kuma itu.
Kedua, secara tak terduga, Vegapunk meminta Luffy untuk membawanya keluar dari Egghead.
Adegan kemudian pindah ke rombongan Nami yang sedang berada di Punk Lab bersama Vegapunk Shaka. Di sana, mereka melihat robot raksasa yang ditemukan Luffy dkk lewat sebuah layar.
Mereka bersyukur Luffy baik-baik saja dan mulai menyadari keberadaan Bonney di antara rombongan itu.
Di sisi lain, Robin menyadari serangan si robot ke Mary Geoise berada dalam periode yang sama dengan munculnya gerakan diskriminasi terhadap Manusia Ikan.
Shaka lantas mengatakan Vega Force 1 diciptakan karena terinspirasi dari robot itu.
Namun, Shaka menyebut ada satu hal yang tak bisa ditiru, yaitu soal tenaga penggerak, dan membuat Vegapunk semakin tak percaya bahwa robot itu diciptakan di masa 900 tahun lalu.
Shaka juga tak membeberkan detail tenaga penggerak dari robot itu yang tak bisa ditiru saat menciptakan Vega Force 1.
Di tengah percakapan itu, Vegapunk Pythagoras mendapat informasi bahwa rombongan CP-0 berniat masuk wilayah Egghead.
Lucci, Stussy, dan Kaku mengaku mau mengembalikan Seraphim Kuma sekaligus menangkap Jewelry Bonney yang terdeteksi masuk ke Egghead.
Mendengar hal itu, rombongan Sanji dkk langsung teringat pada pertarungan di Enies Lobby dan berharap Vegapunk tak memberi izin masuk pada rombongan agen Pemerintah Dunia itu.
Keinginan Nami dkk pun diwujudkan Shaka dengan mengatakan CP-0 bisa meninggalkan Seraphim Kuma di pantai tapi mereka tak diizinkan berlabuh ke Egghead.
Shaka lantas memberi peringatan kepada semua orang di Egghead untuk bersiap menghadapi serangan lantaran sudah melarang CP-0 masuk ke wilayah Egghead.
Adegan lalu beralih ke Kammabakka di mana Pasukan Revolusi sedang berusaha untuk mengembalikan ingatan Kuma. Namun, saat proses masih berlangsung, tubuh Kuma tiba-tiba bergerak dan berlari entah ke mana.
One Piece chapter 1.067 ditutup dengan wajah tiga pendiri Pasukan Revolusi, yaitu Emporio Ivankov, Kuma, dan Monkey D. Dragon.
Wajah Dragon menunjukkan raut kepanikan setelah melihat Kuma yang mendadak bergerak, sedangkan Ivankov meminta Kuma untuk tetap berada di Kamabakka karena pertarungan Pasukan Revolusi baru saja dimulai.
Jakarta, CNN Indonesia --
One Piecechapter 1.067 dibuka dengan percakapan antara rombongan Luffy-Chopper-Jinbei-Bonney dan Dr. Vegapunk yang asli.
Bonney mempertanyakan penyebab kepala Vegapunk tak lagi sebesar bohlam raksasa. Kepala Vegapunk kini berukuran seperti manusia biasa.
Vegapunk dengan santai mengatakan kepalanya tumbuh terlalu besar, sehingga memutuskan memotong sebagian kepalanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan itu, Vegapunk mengonfirmasi kepalanya menjadi besar akibat efek buah iblis Nomi Nomi yang dia konsumsi.
Buah iblis itu membuat Vegapunk punya kekuatan sebagai manusia otak yang membuat dia bisa mengingat semua pengetahuan tanpa batas.
Namun, efek samping mengonsumsi nbuat tersebut adalah lain otak Vegapunk terus bertambah besar seiring dengan bertambahnya kapasitas data yang dia miliki.
Demi mengatasi kepalanya yang terus membesar, Vegapunk akhirnya memindahkan otaknya ke titik tertinggi di Egghead dan dia beri nama Punk Records.
Vegapunk kini masih bisa terhubung dengan otaknya menggunakan antena berbentuk apel yang kini tertancap di kepalanya.
Selain itu, Vegapunk akhirnya menjelaskan perihal enam sosok yang melabeli diri mereka sebagai Vegapunk. Mereka disebut sebagai belahan diri Vegapunk dan merupakan pakar di beberapa bidang yang dia butuhkan.
Namun, masing-masing dari Vegapunk itu hanya punya 1/6 dari kepribadian sang profesor, dan setiap hari mereka harus menghubungkan diri ke Punk Records untuk berbagi pengetahuan serta pengalaman mereka.
Vegapunk pun menganalogikan otaknya seperti sebuah perpustakaan di mana jika semua orang bisa mengakses itu maka semua manusia bisa memiliki pengetahuan yang selama ini telah dia kumpulkan.
Selain itu, Vegapunk juga bermimpi agar semua orang bisa memperbaharui informasi di Punk Records.
Mimpi itu pun dikhawatirkan Jinbei yang merasa ada kemungkinan orang-orang untuk memasukkan informasi yang berpotensi menimbulkan masalah.
Kekhawatiran Jinbei itu dipahami Vegapunk, tapi dia menyebut ilmu pengetahuan tak akan maju jika manusia masih mencemaskan hal seperti itu.
Setelah mendengar pidato panjang Vegapunk, Bonney melanjutkan niat utamanya, yaitu membunuh sang profesor. Dia berniat menebas Vegapunk menggunakan pedang laser yang dia dapatkan sebelumnya.
Namun saat melihat beam saber itu, Vegapunk langsung mewanti Bonney bahwa benda itu adalah karya gagal.
Alih-alih berfungsi sebagai pedang, alat itu justru memancarkan sinar yang menarik serangga dalam jumlah banyak.
Tak lama kemudian, Bonney pun pingsan lantaran dia takut akan serangga.
Lolos dari serangan Bonney, Vegapunk kembali berbincang dengan Luffy dkk. Vegapunk menyinggung kunjungan Luffy ke Wano dan menanyakan kabar kemunculan naga selain Kaido.
Luffy lantas dengan semangat menceritakan soal Momonosuke yang telah memakan buah iblis buatan Vegapunk yang dibuang di Punk Hazard dan membuat anak dari Kozuki Oden itu bisa berubah jadi naga.
Vegapunk kemudian menjelaskan buah itu adalah proyek gagal karena hasilnya tidak sesuai dengan yang dia inginkan. Luffy pun membantah klaim dengan menyebut buah iblis yang dimakan Momo bukan produk gagal.
Namun saat Luffy menyebut bahwa tubuh naga Momo berwarna pink, Vegapunk semakin yakin buah itu adalah karya gagal.
Lanjut ke sebelah...
Review Manga: One Piece 1.067
Review manga One Piece 1.067 mengisahkan Vegapunk yang blak-blakan mengenai otaknya dan robot raksasa di chapter 1.066. Foto: CNN Indonesia/Hanna Azarya
Selesai dengan urusan Momo, Luffy beralih ke robot raksasa yang muncul di akhir chapter 1.066.
Luffy meminta Vegapunk menyalakan robot itu, tapi Vegapunk mengaku tak bisa melakukan itu karena robot itu bukan buatannya.
Vegapunk menjelaskan robot itu tercipta 900 tahun lalu. Tak hanya itu, robot tersebut juga semapt menyereang Mary Geoise 200 tahun lalu.
Hingga saat ini, tak ada yang tahu alasan di balik serangan robot itu. Berdasarkan cerita yang beredar, robot itu kehabisan tenaga dan tak ada korban jiwa akibat serangannya.
Vegapunk kemudian mengatakan Pemerintah Dunia sempat memerintahkan agar robot itu dimusnahkan.
Namun, para ilmuwan pada masa itu terlalu penasaran dengan robot yang memiliki teknologi maju itu hingga akhirnya benda itu diwariskan dan disimpan di Egghead tanpa sepengetahuan Pemerintah Dunia.
Di akhir pembicaraan, Vegapunk tiba-tiba mengungkapkan dua hal yang cukup penting. Pertama, dia mengaku sudah melakukan hal jahat kepada Bonney dan ada sesuatu yang ingin dia serahkan kepada anak dari Bartholomew Kuma itu.
Kedua, secara tak terduga, Vegapunk meminta Luffy untuk membawanya keluar dari Egghead.
Adegan kemudian pindah ke rombongan Nami yang sedang berada di Punk Lab bersama Vegapunk Shaka. Di sana, mereka melihat robot raksasa yang ditemukan Luffy dkk lewat sebuah layar.
Mereka bersyukur Luffy baik-baik saja dan mulai menyadari keberadaan Bonney di antara rombongan itu.
Di sisi lain, Robin menyadari serangan si robot ke Mary Geoise berada dalam periode yang sama dengan munculnya gerakan diskriminasi terhadap Manusia Ikan.
Shaka lantas mengatakan Vega Force 1 diciptakan karena terinspirasi dari robot itu.
Namun, Shaka menyebut ada satu hal yang tak bisa ditiru, yaitu soal tenaga penggerak, dan membuat Vegapunk semakin tak percaya bahwa robot itu diciptakan di masa 900 tahun lalu.
Shaka juga tak membeberkan detail tenaga penggerak dari robot itu yang tak bisa ditiru saat menciptakan Vega Force 1.
Di tengah percakapan itu, Vegapunk Pythagoras mendapat informasi bahwa rombongan CP-0 berniat masuk wilayah Egghead.
Lucci, Stussy, dan Kaku mengaku mau mengembalikan Seraphim Kuma sekaligus menangkap Jewelry Bonney yang terdeteksi masuk ke Egghead.
Mendengar hal itu, rombongan Sanji dkk langsung teringat pada pertarungan di Enies Lobby dan berharap Vegapunk tak memberi izin masuk pada rombongan agen Pemerintah Dunia itu.
Keinginan Nami dkk pun diwujudkan Shaka dengan mengatakan CP-0 bisa meninggalkan Seraphim Kuma di pantai tapi mereka tak diizinkan berlabuh ke Egghead.
Shaka lantas memberi peringatan kepada semua orang di Egghead untuk bersiap menghadapi serangan lantaran sudah melarang CP-0 masuk ke wilayah Egghead.
Adegan lalu beralih ke Kammabakka di mana Pasukan Revolusi sedang berusaha untuk mengembalikan ingatan Kuma. Namun, saat proses masih berlangsung, tubuh Kuma tiba-tiba bergerak dan berlari entah ke mana.
One Piece chapter 1.067 ditutup dengan wajah tiga pendiri Pasukan Revolusi, yaitu Emporio Ivankov, Kuma, dan Monkey D. Dragon.
Wajah Dragon menunjukkan raut kepanikan setelah melihat Kuma yang mendadak bergerak, sedangkan Ivankov meminta Kuma untuk tetap berada di Kamabakka karena pertarungan Pasukan Revolusi baru saja dimulai.