Setelah bangsa hutan, James Cameron kini mengenalkan keragaman biota laut lewat klan Metkayina, sesuai dengan The Way of Water yang fokus pada lautan Pandora.
Sama seperti film pertama, hewan-hewan yang berada dalam lautan Pandora juga memiliki karakteristik dan hubungan erat dengan bangsa Na'vi.
Beberapa fauna digunakan sebagai kendaraan klan Metkayina, sejumlah hewan lainnya juga membantu Na'vi untuk beraktivitas di bawah laut.
Di samping itu, Cameron juga masih menampilkan beberapa fauna Pandora yang sebelumnya muncul dalam Avatar (2009).
Berikut lima fauna Pandora yang muncul dalam Avatar: The Way of Water.
Ilu, salah satu fauna dalam Avatar: the Way of Water (2022). (20th Century Studios)
Ilu merupakan hewan menyerupai plesiosaurus yang digunakan klan Metkayina untuk melintasi lautan Pandora. Hewan ini sama seperti direhorse yang digunakan klan Omaticaya di daratan.
Meski demikian, klan Na'vi tidak perlu memiliki ikatan individu dengan ilu untuk dapat menungganginya. Mereka hanya perlu pengalaman dan keterampilan untuk dapat mengendarai ilu.
Ilu pertama kali muncul saat Jake Sully dan Neytiri serta anak-anaknya tiba di Metkayina untuk mencari perlindungan.
Kala itu, Neteyam (Jamie Flatters), Lo'ak (Britain Dalton), Kiri (Sigourney Weaver), dan Tuk (Trinity Jo-Li Bliss) harus belajar mengendarai ilu agar dapat beradaptasi dengan kehidupan di desa Awa'atlu.
Skimwing, salah satu fauna dalam Avatar: The Way of Water (2022). (20th Century Studios)
Skimwing alias tsurak dikenal sebagai makhluk laut menyerupai ikan yang juga mampu terbang karena memiliki sayap. Ia mampu berenang dengan kecepatan tinggi serta terbang dalam jangka waktu yang lama.
Skimwing juga jauh lebih kuat dan liar jika dibandingkan dengan ilu. Tak pelak, hanya pengendara Na'vi dengan keahlian khusus yang mampu menjinakkan dan menunggangi skimwing.
Di Metkayina, skimwing hanya mampu dikendarai oleh para pemburu senior, termasuk Tonowari (Cliff Curtis) sang kepala suku.
Namun ketika tiba di desa Awa'atlu, Jake Sully tidak membutuhkan waktu lama untuk bisa menjinakkan hewan liar tersebut.
Lanjut ke sebelah...
3. Tulkun
Tulkun, salah satu fauna dalam Avatar: The Way of Water (2022). (20th Century Studios)
Lautan Pandora juga menjadi habitat bagi tulkun, makhluk Pandora dengan kecerdasan tinggi yang mampu berkomunikasi dengan Na'vi. Secara fisik, tulkun memiliki bentuk yang menyerupai paus.
Klan Metkayina memiliki hubungan dengan tulkun karena menganggap hewan itu sebagai spiritual brother atau spiritual sister. Masing-masing anggota Metkayina memiliki ikatan erat dengan tulkun yang berbeda dan mereka saling bertukar kabar pada momen tertentu.
Di sisi lain, tulkun juga memiliki sejarah panjang dengan Resource Development Administration (RDA), organisasi bangsa langit yang berupaya menguasai Pandora.
Mereka diburu RDA karena zat di otak tulkun yang dikenal sebagai amrita memiliki manfaat medis untuk menghentikan penuaan manusia. Perburuan itu menjadi bagian penting menuju puncak cerita Avatar: The Way of Water.
Gill Mantle atau Txampaysye, salah satu fauna yang muncul dalam Avatar: The Way of Water (2022).(20th Century Studios)
Gill mantle atau txampaysye hidup di dasar laut dengan bentuk menyerupai mantel semi transparan. Gill mantle memiliki insang yang berfungsi sebagai pakaian selam alami Na'vi.
Bangsa Na'vi biasanya memanfaatkan Gill Mantle untuk membantu mereka bernapas lebih lama ketika berada di bawah laut. Salah satunya saat anak-anak Jake Sully dan Neytiri belajar menyelam untuk pertama kali.
Kala itu, Tsireya (Bailey Bass) mengenalkan Gill Mantle dan kegunaannya kepada Neteyam, Lo'ak, Kiri, dan Tuk.
Gill Mantle kembali muncul saat Neytiri, Kiri, dan Tuk terjebak di kapal RDA yang tenggelam. Hewan itu membantu Neytiri agar bisa menyelam lebih lama sehingga mampu keluar dari kapal tersebut.
Mountain Banshee atau Ikran, salah satu fauna dalam Avatar: the Way of Water (2022). (20th Century Studios)
Mountain banshee alias ikran kembali muncul dalam Avatar: The Way of Water. Hewan yang telah muncul sejak film pertama itu digunakan keluarga Jake dan Neytiri untuk pergi dari hutan menuju lautan demi bersembunyi dari kejaran bangsa langit.
Secara fisik, ikran memiliki bentuk yang menyerupai seekor naga. Setiap bangsa Na'vi juga hanya bisa mengendarai satu ikran karena hewan tersebut harus memiliki ikatan dengan penunggangnya.
Untuk menjalin ikatan itu, bangsa Na'vi harus melakoni ritual dengan 'memilih' ikran di pegunungan Hallelujah. Na'vi akan mengetahui salah satu ikran juga memilihnya, yakni ketika hewan itu mencoba membunuh calon penunggangnya.
Sang Na'vi pun harus bisa menaklukkan ikran agar jinak hingga akhirnya bisa menunggangi hewan tersebut.