Sinopsis I Wanna Dance with Somebody, Kisah Hidup Whitney Houston

CNN Indonesia
Minggu, 25 Des 2022 21:05 WIB
Sinopsis I Wanna Dance with Somebody, Kisah Hidup Whitney Houston
Sinopsis I Wanna Dance with Somebody: film ini mengisahkan secara singkat perjalanan karier mendiang penyanyi Whitney Houston. (dok. Sony Pictures via IMDb)

Whitney Houston pun diperkenalkan pertama kali ke publik melalui The Merv Griffin Show pada April 1983. Lagi-lagi, aksi Whitney Houston mampu menyihir para penonton.

Berkat kualitas vokal dan pemilihan lagu yang apik, nama Whitney Houston pun meroket. Lagu-lagunya sukses diterima pasar dan albumnya pun laris manis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Whitney Houston mulai menjadi primadona di industri musik semenjak dirinya merilis Saving All My Love for You yang menjadi single kedua album debutnya. Lagu ini pula adalah capaian pertama Whitney Houston di puncak Billboard Hot 100.

Namun popularitas Whitney Houston mengorbankan banyak hal, mulai dari hubungannya dengan sahabat terdekatnya, Robyn, keretakan hubungan dengan ayahnya, penggelapan aset, skandal dengan Bobby Brown (Ashton Sanders), sampai kecanduan narkoba.

Kisah Whitney Houston akan dijadikan film biopik pertama kali diberitakan pada awal 2020 silam. Kala itu, proyek ini digarap oleh Stella Meghie dan sudah merekrut Anthony McCarten sebagai penulis.



Setelah berbulan-bulan pencarian, aktris yang juga pemeran dalam film Star Wars: The Rise of Skywalker (2019), Naomi Ackie, terpilih untuk menjadi sosok sang diva.

Namun pada 2021, Meghie digantikan oleh Kasi Lemmons karena Meghie naik pangkat menjadi eksekutif produser. Sementara McCarten tetap menjadi penulis.

Film berbujet US$45 juta ini juga diproduseri oleh Clive Davis, produser yang juga teman dekat Houston, dan tayang pada Desember 2022 setelah sempat tertunda karena pandemi.

Film ini bisa disaksikan di Bioskop.

[Gambas:Youtube]



(end)


[Gambas:Video CNN]
Jakarta, CNN Indonesia --

Film biopik Whitney Houston akhirnya rilis setelah pertama kali diumumkan sejak sebelum pandemi. Film ini akan mengisahkan perjalanan karier diva legendaris yang dikenal sebagai The Voice itu.

Whitney Houston merupakan penyanyi legendaris yang melejit namanya pada dekade 80-an hingga 2000-an. Ia dikenal dengan kualitas vokalnya yang luar biasa dan sukses merilis banyak hit legendaris, salah satunya adalah I Wanna Dance with Somebody (1987) yang diangkat menjadi judul film ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut sinopsis I Wanna Dance with Somebody.

I Wanna Dance with Somebody mengisahkan secara singkat perjalanan karier mendiang penyanyi Whitney Houston, mulai dari kemunculannya, berbagai capaiannya yang luar biasa, hingga tragedi kematiannya.

Kisah bermula pada 1980, Whitney yang bernama lengkap Whitney Elizabeth Houston (Naomi Ackie) itu masih sibuk membantu ibunya dalam kegiatan gereja dan menjadi penyanyi latar.

Whitney yang akrab disapa Nippy itu merupakan anak seorang penyanyi soul dan gospel terkenal, Cissy Houston (Tamara Tunie), dan ayahnya, John Russell Houston (Clarke Peters), adalah mantan petugas Angkatan Darat yang menjadi manajer.

Sebagai anak dari penyanyi gospel dan soul, Whitney mendapatkan didikan yang disiplin oleh Cissy soal musik. Apalagi Whitney membantu dirinya saat tampil di panggung kafe.

I Wanna Dance with SomebodySinopsis I Wanna Dance with Somebody: Sebagai anak dari penyanyi gospel dan soul, Whitney Houston mendapatkan didikan yang disiplin oleh Cissy soal musik. Apalagi Whitney membantu dirinya saat tampil di panggung kafe. (dok. Sony Pictures via IMDb)

Suatu kali, Whitney berkenalan dengan Robyn Crawford (Nafessa Williams) dan keduanya menjadi akrab lebih dari sekadar sahabat. Bahkan, Whitney dan Robyn memutuskan untuk tinggal bersama.

Karier Whitney mulai dilirik setelah Cissy menyadari seorang produser label datang ke kafe tempat ia biasa menyanyi. Produser bernama Clive Davis (Stanley Tucci) itu merupakan pemilik dari label bernama Arista.

Cissy sengaja mendadak merasakan sakit tenggorokan dan tak bisa menyanyi. Ia kemudian menyuruh Whitney untuk menggantikannya membuka pertunjukan.

Cissy menyuruh Whitney membawakan The Greatest Love of All yang dipopulerkan oleh George Benson pada 1977. Aksi Whitney pun membuat seisi kafe heboh dan menarik perhatian Davis.

Bahkan Davis yang terpukau dengan suara Whitney, menyebut kualitas vokal perempuan itu sebagai yang terbaik dari generasi seangkatannya kala itu.

Davis kemudian mengajak Whitney untuk bekerja sama sebagai artis di bawah naungan labelnya. Whitney dan keluarganya pun setuju. Sejak saat itu, Whitney mulai berkarier sebagai penyanyi.

Lanjut ke sebelah..

Sinopsis I Wanna Dance with Somebody

Sinopsis I Wanna Dance with Somebody: film ini mengisahkan secara singkat perjalanan karier mendiang penyanyi Whitney Houston. (dok. Sony Pictures via IMDb)

Whitney Houston pun diperkenalkan pertama kali ke publik melalui The Merv Griffin Show pada April 1983. Lagi-lagi, aksi Whitney Houston mampu menyihir para penonton.

Berkat kualitas vokal dan pemilihan lagu yang apik, nama Whitney Houston pun meroket. Lagu-lagunya sukses diterima pasar dan albumnya pun laris manis.

Whitney Houston mulai menjadi primadona di industri musik semenjak dirinya merilis Saving All My Love for You yang menjadi single kedua album debutnya. Lagu ini pula adalah capaian pertama Whitney Houston di puncak Billboard Hot 100.

Namun popularitas Whitney Houston mengorbankan banyak hal, mulai dari hubungannya dengan sahabat terdekatnya, Robyn, keretakan hubungan dengan ayahnya, penggelapan aset, skandal dengan Bobby Brown (Ashton Sanders), sampai kecanduan narkoba.

Kisah Whitney Houston akan dijadikan film biopik pertama kali diberitakan pada awal 2020 silam. Kala itu, proyek ini digarap oleh Stella Meghie dan sudah merekrut Anthony McCarten sebagai penulis.

[Gambas:Photo CNN]



Setelah berbulan-bulan pencarian, aktris yang juga pemeran dalam film Star Wars: The Rise of Skywalker (2019), Naomi Ackie, terpilih untuk menjadi sosok sang diva.

Namun pada 2021, Meghie digantikan oleh Kasi Lemmons karena Meghie naik pangkat menjadi eksekutif produser. Sementara McCarten tetap menjadi penulis.

Film berbujet US$45 juta ini juga diproduseri oleh Clive Davis, produser yang juga teman dekat Houston, dan tayang pada Desember 2022 setelah sempat tertunda karena pandemi.

Film ini bisa disaksikan di Bioskop.

[Gambas:Youtube]




HALAMAN:
1 2