Jakarta, CNN Indonesia -- Verrell Bramasta mengaku emosinya campur aduk, bahkan hancur saat mengetahui sang ibu, Venna Melinda, menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh Ferry Irawan.
"Hancur lah, benar-benar gimana ya. Ketika dengar itu, sudah enggak bisa berkat-kata, benar-benar kaget lah kaget, marah, sedih," kata Verrell Bramasta di kediamannya, seperti diberitakan Insertlive, Jumat (13/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedih banget benar-benar."
Dalam kesempatan itu, ia kembali menegaskan kebingungan yang dirasakan kala mendengar kabar tak sedap mengenai Venna Melinda, ibu yang telah ia percayakan kepada Ferry Irawan, ayah tirinya itu.
"Ya gimana ya, campur aduk perasaannya dan bingung juga karena kan mama sudah berkeluarga," ucap Verrell.
"Maksudnya, ketika mereka menikah kan om Ferry sempat janji katanya akan menjaga mama, tidak akan meninggalkan mama dalam keadaan apa pun, tidak akan menyakiti mama."
"Jadi ya sedih aja lah kalau ingat-ingat itu ya," Verrell menegaskan.
Hal-hal tersebut yang membuatnya mengakui sempat kepikiran balas dendam kepada Ferry Irawan. Namun, Verrell mencoba mendinginkan kepalanya setelah mendengarkan wejangan dari ayah kandungnya, Ivan Fadillah.
[Gambas:Video CNN]
"Itu sudah perasaan alami ya (mau balas menghajar), anak mana yang tega lihat ibunya kayak begitu. Papa (Ivan Fadillah) memberikan masukan yang sangat bijak ya, aku rasa itu benar. Ngapain tonjok menonjok, ajak berantem. Itu siapapun bisa kalau aku mau ketemu," ucap Verrell.
"Cuma itu kan enggak penting, yang penting mama urusannya selesai, mama baik-baik saja, bisa kembali bahagia, sehat lagi, dan fokus itu dulu."
Lanjut ke sebelah...
Verrell Langsung Terbang dari Jepang Tahu Venna Jadi Korban KDRT
Verrell Bramasta mengaku sangat hancur, sedih, sampai bingung saat tahu Venna Melinda jadi korban KDRT Ferry Irawan. (Tangkapan layar instagram @bramastavrl)
Kabar mengenai Venna Melinda membuat Verrell bersama ayah kandungnya pulang ke Indonesia dari Jepang sekitar dua hari lebih awal dari jadwal. Ia juga langsung melanjutkan perjalanan ke Surabaya untuk bertemu Ibu.
Setibanya Surabaya, Verrell bersama sang adik menemani Venna Melinda saat dijadwalkan untuk memberikan keterangan sebagai pelapor di Polda Jawa Timur pada Kamis (12/1). Mereka kemudian bertolak ke Jakarta pada hari yang sama.
Pada Kamis (12/1), Ferry Irawan juga resmi ditetapkan menjadi tersangka dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya, Venna Melinda. Ia terancam hukuman maksimal lima tahun penjara.
"Sudah ditetapkan bahwa saudara FI (Ferry Irawan) dinaikkan statusnya menjadi tersangka," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto, di Mapolda Jatim, Kamis (12/1).
Ferry sejak kasus ini bergulir hingga ditetapkan sebagai tersangka belum pernah buka suara kepada publik, baik secara langsung atau lewat kuasa hukum.
Sementara itu, Venna Melinda memastikan bakal menggugat cerai Ferry Irawan. Proses perceraian itu bakal mulai diurus setelah Venna tiba di Jakarta.
"Insyaallah pulang dari Jakarta saya akan mengurus cerai. Saya memang merasa ini sudah cukup, kekerasan ini sudah cukup," kata Venna Melinda usai dimintai keterangan di Mapolda Jawa Timur, Kamis (12/1).
Kasus dugaan KDRT Ferry Irawan ke Venna Melinda itu terkuak sembilan bulan setelah Venna Melinda dan Ferry Irawan menikah pada 7 Maret 2022 di Wide Sands Beach Retreat, Bali.
[Gambas:Video CNN]