Aktor Kang the Conqueror Banjir Pujian dari Penonton Pertama Ant-Man 3
CNN Indonesia
Kamis, 09 Feb 2023 09:16 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Jonathan Majors, pemeran Kang the Conquerer, banjir pujian dari para penonton pertama Ant-Man and the Wasp: Quantumania. (Courtesy of Marvel Studios/Marvel Studios)
Jakarta, CNN Indonesia --
Ant-Man and the Wasp: Quantumania bakal segera tayang di bioskop sebagai pembuka Fase Kelima Marvel Cinematic Universe (MCU). Film ini juga menjadi kemunculan perdana Jonathan Majors sebagai Kang the Conqueror, villain utama The Multiverse Saga.
Perilisan global Ant-Man 3 dibuka dengan pemutaran terbatas di Los Angeles, AS, pada Senin (6/2) lalu. Pemutaran itu diikuti oleh sejumlah kritikus dari media internasional.
Berbagai reaksi terhadap film tersebut pun membanjiri media sosial. Para kritikus mengunggah komentar singkat mengenai Ant-Man and the Wasp: Quantumania dari segi teknis hingga performa para aktor.
Sebagian besar komentar itu berisi apresiasi dan pujian tinggi kepada Jonathan Majors sebagai Kang. Salah satunya datang dari Steven Weintraub, kritikus dari Collider yang menilai penampilan sang villain begitu apik.
"Ant-Man and the Wasp: Quantumania dari Marvel adalah awal yang kuat untuk Fase 5. Sekarang saya mengerti mengapa ini disebut #Quantumania," tulis Weintraub via akun @colliderfrosty.
"Jonathan Majors sangat bagus sebagai Kang dan tidak sabar untuk menantikan ke mana arah semua ini. Ada dua post-credits scene dan keduanya sangat bagus," lanjutnya.
Pujian senada juga diungkapkan oleh Jamie Broadnax yang terdaftar sebagai anggota Critics Choice Association. Broadnax memuji aksi Majors sebagai Kang the Conqueror begitu fantastis.
Tak hanya itu, ia juga menilai Ant-Man and the Wasp: Quantumania memiliki banyak kesamaan dengan saga Star Wars.
"Ant-Man and the Wasp: Quantumania menyuguhkan nuansa Star Wars yang kuat!" tutur Jamie Broadnax dalam cuitan.
"Penampilan fantastis dari Jonathan Majors sebagai penjahat besar. Pastikan untuk tetap menonton dua adegan post-credit-nya," lanjutnya.
Aksi Jonathan Majors tampak begitu menyita perhatian para penonton pemutaran terbatas tersebut. Pasalnya, hampir semua komentar tak luput mengungkapkan apresiasi untuk sang aktor.
Meski demikian, ada sejumlah kritikus yang memberi catatan berbeda terhadap Ant-Man and the Wasp: Quantumania. Brian Davids dari The Hollywood Reporter menilai Ant-Man 3 menjadi babak baru bagi MCU yang disebut menapaki fase perubahan aneh seperti waralaba pada umumnya.
Sean Keane yang hadir mewakili CNET juga mengunggah reaksi miring usai menyaksikan film ketiga Ant-Man tersebut. Film itu disebut menampilkan terlalu banyak aspek sehingga sulit untuk terhubung secara emosional.
"Ada saatnya setiap waralaba harus berubah menjadi aneh, dan MCU telah melakukannya dengan Ant-Man and the Wasp: Quantumania," tutur Brian Davids dalam cuitan.
"Seperti semua perannya yang lain, Jonathan Majors tetap menarik tanpa henti," sambungnya.
"Terlalu banyak yang terjadi dalam Ant-Man and the Wasp: Quantumania -- sulit untuk terhubung secara emosional dengan semua itu," tulis Keane via akun @SpectacularSean.
"Kang versi Jonathan Majors adalah penjahat yang karismatik, intens, dan mengagumkan secara visual, meski ancaman yang muncul terlalu abstrak," lanjutnya.
Ant-Man and the Wasp: Quantumania merupakan film ketiga dari film solo Ant-Man. Film pertamanya rilis pada 2015 dan diikuti Ant-Man and the Wasp tiga tahun kemudian.
Jajaran aktor film-film terdahulunya masih kembali untuk film ketiga ini, yaitu Paul Rudd, Evangeline Lilly, Michael Douglas, dan Michelle Pfeiffer.
Aktor-aktor lain juga turut meramaikan film tersebut, yaitu Kathryn Newton, Jonathan Majors, hingga Randall Park.
Film ini menjadi film pertama Fase Kelima MCU. Ant-Man and the Wasp: Quantumania dijadwalkan tayang di bioskop 17 Februari.
Ant-Man and the Wasp: Quantumania bakal segera tayang di bioskop sebagai pembuka Fase Kelima Marvel Cinematic Universe (MCU). Film ini juga menjadi kemunculan perdana Jonathan Majors sebagai Kang the Conqueror, villain utama The Multiverse Saga.
Perilisan global Ant-Man 3 dibuka dengan pemutaran terbatas di Los Angeles, AS, pada Senin (6/2) lalu. Pemutaran itu diikuti oleh sejumlah kritikus dari media internasional.
Berbagai reaksi terhadap film tersebut pun membanjiri media sosial. Para kritikus mengunggah komentar singkat mengenai Ant-Man and the Wasp: Quantumania dari segi teknis hingga performa para aktor.
Sebagian besar komentar itu berisi apresiasi dan pujian tinggi kepada Jonathan Majors sebagai Kang. Salah satunya datang dari Steven Weintraub, kritikus dari Collider yang menilai penampilan sang villain begitu apik.
"Ant-Man and the Wasp: Quantumania dari Marvel adalah awal yang kuat untuk Fase 5. Sekarang saya mengerti mengapa ini disebut #Quantumania," tulis Weintraub via akun @colliderfrosty.
"Jonathan Majors sangat bagus sebagai Kang dan tidak sabar untuk menantikan ke mana arah semua ini. Ada dua post-credits scene dan keduanya sangat bagus," lanjutnya.
Pujian senada juga diungkapkan oleh Jamie Broadnax yang terdaftar sebagai anggota Critics Choice Association. Broadnax memuji aksi Majors sebagai Kang the Conqueror begitu fantastis.
Tak hanya itu, ia juga menilai Ant-Man and the Wasp: Quantumania memiliki banyak kesamaan dengan saga Star Wars.
"Ant-Man and the Wasp: Quantumania menyuguhkan nuansa Star Wars yang kuat!" tutur Jamie Broadnax dalam cuitan.
"Penampilan fantastis dari Jonathan Majors sebagai penjahat besar. Pastikan untuk tetap menonton dua adegan post-credit-nya," lanjutnya.
Aksi Jonathan Majors tampak begitu menyita perhatian para penonton pemutaran terbatas tersebut. Pasalnya, hampir semua komentar tak luput mengungkapkan apresiasi untuk sang aktor.
Jonathan Majors, pemeran Kang the Conquerer, banjir pujian dari para penonton pertama Ant-Man and the Wasp: Quantumania. (Tangkapan layar YouTube Marvel Entertainment)
Meski demikian, ada sejumlah kritikus yang memberi catatan berbeda terhadap Ant-Man and the Wasp: Quantumania. Brian Davids dari The Hollywood Reporter menilai Ant-Man 3 menjadi babak baru bagi MCU yang disebut menapaki fase perubahan aneh seperti waralaba pada umumnya.
Sean Keane yang hadir mewakili CNET juga mengunggah reaksi miring usai menyaksikan film ketiga Ant-Man tersebut. Film itu disebut menampilkan terlalu banyak aspek sehingga sulit untuk terhubung secara emosional.
"Ada saatnya setiap waralaba harus berubah menjadi aneh, dan MCU telah melakukannya dengan Ant-Man and the Wasp: Quantumania," tutur Brian Davids dalam cuitan.
"Seperti semua perannya yang lain, Jonathan Majors tetap menarik tanpa henti," sambungnya.
"Terlalu banyak yang terjadi dalam Ant-Man and the Wasp: Quantumania -- sulit untuk terhubung secara emosional dengan semua itu," tulis Keane via akun @SpectacularSean.
"Kang versi Jonathan Majors adalah penjahat yang karismatik, intens, dan mengagumkan secara visual, meski ancaman yang muncul terlalu abstrak," lanjutnya.
Ant-Man and the Wasp: Quantumania merupakan film ketiga dari film solo Ant-Man. Film pertamanya rilis pada 2015 dan diikuti Ant-Man and the Wasp tiga tahun kemudian.
Jajaran aktor film-film terdahulunya masih kembali untuk film ketiga ini, yaitu Paul Rudd, Evangeline Lilly, Michael Douglas, dan Michelle Pfeiffer.
Aktor-aktor lain juga turut meramaikan film tersebut, yaitu Kathryn Newton, Jonathan Majors, hingga Randall Park.
Film ini menjadi film pertama Fase Kelima MCU. Ant-Man and the Wasp: Quantumania dijadwalkan tayang di bioskop 17 Februari.