Jakarta, CNN Indonesia -- Seseorang yang mengaku sebagai mantan manajer Ressa Herlambang mengklaim dirinya "dijatuhkan" oleh penyanyi tersebut dan hingga kini masih merasa dikhianati.
Seperti diberitakan detikHot pada Jumat (17/2), mantan manajer Ressa yang bernama Astrid itu mengisahkan bagaimana ia ditikung setelah membantu Ressa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum menjadi manajer Ressa, Astrid mengaku sudah kenal dan kerap membantu penyanyi tersebut, terutama saat memproduseri sejumlah penyanyi.
Selayaknya pengakuan dua orang sebelumnya, Astrid juga mengaku pernah mentransfer sejumlah uang untuk membantu Ressa. Namun Astrid mengaku tak ambil pusing soal jumlah uang yang ia keluarkan untuk Ressa.
Baginya, pengalaman terpahit dengan Ressa adalah ketika sudah mengajak penyanyi itu bergabung dalam proyeknya sendiri.
Semua bermula ketika Astrid mendapatkan sebuah proyek dari sebuah partai. Acara partai tersebut membutuhkan selebritas, Astrid pun merasa Ressa layak diajak untuk ikut mencari seleb guna proyek itu.
[Gambas:Video CNN]
"Dengan dia masuk ke situ, otomatis terbuka link, terbuka lagi rezeki-rezeki dia," kata Astrid.
Akan tetapi yang terjadi kemudian justru tak diharapkan oleh Astrid. Perlahan, Astrid justru dikucilkan oleh lingkungannya semenjak mengajak Ressa bergabung.
"Yang tadinya pekerjaan yang dipercayakan sama saya, khususnya media center, dipercayakan oleh event, program, tiba-tiba beralih ke Ressa Herlambang," kata Astrid. "Tanpa sebab, orang-orang dalam lingkungan tersebut tiba-tiba membenci saya,"
"Saya pernah menangis, kenapa? Bukan soal uang, tapi harga diri. Saya bangun manajemen, saya membangun kepercayaan di salah satu lembaga, kemudian dijatuhkan oleh artis yang saya bawa," kata Astrid.
Kisah Astrid ini memperpanjang deretan pengakuan orang yang merasa dirugikan dan ditipu oleh Ressa Herlambang. Mulai dari soal jual-beli lagu, hingga soal kebenaran akan kisah kebangkrutan Ressa.
Klaim pertama datang dari seorang bernama Kiki Kanoe. Pria ini mengaku sebagai penyanyi yang pernah membayar Ressa Herlambang untuk dibuatkan sebuah lagu.
Lanjut ke sebelah..
Ressa Tantang Pengadu Lapor Polisi
Seseorang yang mengaku sebagai mantan manajer Ressa Herlambang mengklaim dirinya
Kiki mengaku sudah membayar Rp60 juta, tapi lagunya baru jadi setahun kemudian. Di luar uang itu pun, Kiki menyebut sering membantu Ressa dengan mengirimkan uang.
Kemudian seorang perempuan bernama Iva Dewi juga mengaku hal serupa. Ia sempat dijanjikan akan diorbitkan oleh Ressa dan sudah mentransfer ratusan juta rupiah, tapi hasilnya tak sepadan.
"Jadi dari awal itu ya dibuatkan lagu, terus promo. Itu semua sudah keluar uang, jumlahnya juga tidak sedikit, ratusan juta," kata Iva Dewi.
"Aku sudah jadi satu album, orang tua aku juga beli lagu dari Ressa, dua lagu yang ada di album tersebut sisanya ciptaan papanya Ressa," lanjutnya.
"Tapi yang bikin kita kesal, album sudah jadi kitanya enggak dikasih untuk promosi. Orang tua aku harus mendesak dulu kalau mau promo dan itu harus keluar uang lagi," kata Iva Dewi.
Sementara itu, Ressa Herlambang mengatakan selama ini tak pernah menipu orang lain. Ia mengaku tak bermasalah jika ada pihak yang mau membawa hal itu ke ranah hukum.
"Kalau memang merasa aku menipu boleh dilaporkan ke pihak berwajib. Kita negara hukum, aku enggak mau mengklarifikasi apapun," kata Ressa Herlambang seperti diberitakan saluran YouTube Sambel Lalap, Rabu (15/2).
"Setiap orang boleh bersuara. Yang jelas sampai detik ini aku enggak, Insyaallah tidak pernah merasa menipu siapapun," katanya.
"Ya silakan aja, aku juga bukan bukan anak jenderal ataupun anak presiden yang punya punya backing-an apa-apa jadi monggo aja," lanjutnya.
CNNIndonesia.com sudah menghubungi perwakilan Ressa Herlambang, tapi yang bersangkutan tidak merespons.