Alec Baldwin Hadapi Gugatan Baru Imbas Insiden Rust
CNN Indonesia
Selasa, 28 Feb 2023 13:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Belum selesai gugatan yang pertama, Alec Baldwin kini hadapi gugatan baru dari tiga kru film Rust imbas insiden penembakan tahun lalu. (REUTERS/Mike Blake)
Jakarta, CNN Indonesia --
Alec Baldwin menghadapi gugatan baru buntut kematian sinematografer Halyna Hutchins di lokasi syuting film Rust. Sang aktor dan produser film itu kini digugat tiga kru.
Tiga kru film tersebut mengaku menderita gangguan kecemasan dan PTSD (post-traumatic stress disorder) setelah insiden penembakan tak sengaja yang diduga dilakukan Baldwin.
Dilansir via Variety, Selasa (28/2), gugatan terbaru diajukan pada Senin (27/2) waktu AS oleh operator dolly Ross Addiego, penata busana Doran Curtin, serta kepala grip Ress Price.
Menurut laporan resminya, mereka bertiga berada di sebuah gereja di dekat area peternakan Bonanza Creek dekast Santa Fe, New Mexico, tak jauh dari momen pistol Baldwin meletup dan mengenai Hutchins dan sutradara Joel Suaza.
Situasi itu membuat mereka mengalami kondisi yang disebut sebagai blast injuries atau kondisi tidak nyaman pada telinga akibat suara ledakan dari pistol tersebut.
Tak hanya itu, menurut kesaksian pengacara, mendiang Hutchins bahkan sempat jatuh tersungkur di depan mata penata busana Doran Curtin saat insiden itu terjadi.
"Dia menyaksikan dan kaget saat Hutchins memegang perutnya. Penggugat atas nama Curtin sempat meletakkan tangannya di perut Hutchins, untuk mencoba mencari sumber luka dan mencari tahu yang terjadi," kata kuasa hukum penggugat, dilansir via Variety.
"Saat kekacauan itu berlanjut, penggugat atas nama Curtin diantar keluar dari gereja. Begitu keluar, dia pingsan karena efek ledakan dan guncangan dari penembakan itu," sambungnya.
Dalam gugatan yang sama, ketiga kru film itu juga menuding produser melakukan kesalahan dengan mempekerjakan Hannah Gutierrez yang menyediakan pistol tapi minim pengalaman.
Para penggugat menyebutkan sang produser hanya menginginkan "biaya produksi yang cepat dan murah."
Selain itu, gugatan tersebut juga menyatakan jika Baldwin tidak pernah memperhatikan saat menjalani pelatihan senjata api.
Sang aktor juga disebut gagal memastikan bahwa senjatanya telah terisi peluru atau tidak dan justru menembakkan pistol itu karena lalai.
Lanjut ke sebelah...
Gugatan terbaru ini juga menyusul pengajuan gugatan lain yang telah dilakukan kru lain film, seperti supervisor penulis naskah, petugas medis, dan seorang bapak.
Sederetan gugatan tersebut diajukan di pengadilan negara bagian New Mexico serta California. Menurut Variety, pihak Alec Baldwin belum memberikan respons atas gugatan terkait.
Sebelumnya, jaksa membatalkan dakwaan peningkatan penggunaan senjata terhadap Alec Baldwin dan Hannah Gutierrez-Reed atas kasus penembakan yang menewaskan sinematografer Halyna Hutchins di lokasi syuting Rust.
Dengan demikian, Alec Baldwin dan Hannah Gutierrez-Reed berpotensi mendapatkan hukuman yang lebih ringan, yakni maksimum 18 bulan penjara jika terbukti bersalah.
Namun aturan dalam undang-undang baru yang disangkakan belum berlaku hingga Mei 2022, tujuh bulan setelah insiden penembakan. Sementara dakwaan kepada Baldwin dan Gutierrez-Reed diajukan Januari 2022.
Sementara itu, undang-undang lama yang berlaku saat insiden terjadi mengharuskan terdakwa menunjukkan "niat untuk mengintimidasi atau melukai seseorang". Hal tersebut tidak berlaku di kasus Hutchins karena dianggap sebagai insiden yang tidak disengaja.
Baldwin dan Gutierrez Reed sebagai terdakwa menggunakan argumen undang-undang baru yang digunakan dalam dakwaan itu belum berlaku ketika insiden tersebut terjadi. Argumen itu disampaikan dalam sebuah mosi pada Jumat (10/2) lalu di Pengadilan New Mexico.
Jakarta, CNN Indonesia --
Alec Baldwin menghadapi gugatan baru buntut kematian sinematografer Halyna Hutchins di lokasi syuting film Rust. Sang aktor dan produser film itu kini digugat tiga kru.
Tiga kru film tersebut mengaku menderita gangguan kecemasan dan PTSD (post-traumatic stress disorder) setelah insiden penembakan tak sengaja yang diduga dilakukan Baldwin.
Dilansir via Variety, Selasa (28/2), gugatan terbaru diajukan pada Senin (27/2) waktu AS oleh operator dolly Ross Addiego, penata busana Doran Curtin, serta kepala grip Ress Price.
Menurut laporan resminya, mereka bertiga berada di sebuah gereja di dekat area peternakan Bonanza Creek dekast Santa Fe, New Mexico, tak jauh dari momen pistol Baldwin meletup dan mengenai Hutchins dan sutradara Joel Suaza.
Situasi itu membuat mereka mengalami kondisi yang disebut sebagai blast injuries atau kondisi tidak nyaman pada telinga akibat suara ledakan dari pistol tersebut.
Tak hanya itu, menurut kesaksian pengacara, mendiang Hutchins bahkan sempat jatuh tersungkur di depan mata penata busana Doran Curtin saat insiden itu terjadi.
"Dia menyaksikan dan kaget saat Hutchins memegang perutnya. Penggugat atas nama Curtin sempat meletakkan tangannya di perut Hutchins, untuk mencoba mencari sumber luka dan mencari tahu yang terjadi," kata kuasa hukum penggugat, dilansir via Variety.
"Saat kekacauan itu berlanjut, penggugat atas nama Curtin diantar keluar dari gereja. Begitu keluar, dia pingsan karena efek ledakan dan guncangan dari penembakan itu," sambungnya.
Dalam gugatan yang sama, ketiga kru film itu juga menuding produser melakukan kesalahan dengan mempekerjakan Hannah Gutierrez yang menyediakan pistol tapi minim pengalaman.
Para penggugat menyebutkan sang produser hanya menginginkan "biaya produksi yang cepat dan murah."
Selain itu, gugatan tersebut juga menyatakan jika Baldwin tidak pernah memperhatikan saat menjalani pelatihan senjata api.
Sang aktor juga disebut gagal memastikan bahwa senjatanya telah terisi peluru atau tidak dan justru menembakkan pistol itu karena lalai.
Lanjut ke sebelah...
Alec Baldwin Hadapi Gugatan Baru Imbas Insiden Rust
Belum selesai gugatan yang pertama, Alec Baldwin kini hadapi gugatan baru dari tiga kru film Rust imbas insiden penembakan tahun lalu. (Getty Images via AFP/Jamie McCarthy)
Gugatan terbaru ini juga menyusul pengajuan gugatan lain yang telah dilakukan kru lain film, seperti supervisor penulis naskah, petugas medis, dan seorang bapak.
Sederetan gugatan tersebut diajukan di pengadilan negara bagian New Mexico serta California. Menurut Variety, pihak Alec Baldwin belum memberikan respons atas gugatan terkait.
Sebelumnya, jaksa membatalkan dakwaan peningkatan penggunaan senjata terhadap Alec Baldwin dan Hannah Gutierrez-Reed atas kasus penembakan yang menewaskan sinematografer Halyna Hutchins di lokasi syuting Rust.
Dengan demikian, Alec Baldwin dan Hannah Gutierrez-Reed berpotensi mendapatkan hukuman yang lebih ringan, yakni maksimum 18 bulan penjara jika terbukti bersalah.
Namun aturan dalam undang-undang baru yang disangkakan belum berlaku hingga Mei 2022, tujuh bulan setelah insiden penembakan. Sementara dakwaan kepada Baldwin dan Gutierrez-Reed diajukan Januari 2022.
Sementara itu, undang-undang lama yang berlaku saat insiden terjadi mengharuskan terdakwa menunjukkan "niat untuk mengintimidasi atau melukai seseorang". Hal tersebut tidak berlaku di kasus Hutchins karena dianggap sebagai insiden yang tidak disengaja.
Baldwin dan Gutierrez Reed sebagai terdakwa menggunakan argumen undang-undang baru yang digunakan dalam dakwaan itu belum berlaku ketika insiden tersebut terjadi. Argumen itu disampaikan dalam sebuah mosi pada Jumat (10/2) lalu di Pengadilan New Mexico.