Jakarta, CNN Indonesia -- Sutradara Joe Russo memperkirakan kecerdasan artifisial (AI) bakal memiliki filmnya sendiri dalam dua tahun mendatang. Hal itu ia sampaikan di tengah ramai-ramai penggunaan AI dalam industri hiburan.
"Dalam dua tahun," ujar Russo saat berbincang bersama Collider mengenai kiprah AI dalam industri perfilman beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kreator The Gray Man itu juga memiliki sebuah teori jika nantinya AI bisa membuat penonton menciptakan film yang berbeda on the spot. Ia menekankan kemampuan AI yang bisa mengubah lanskap penulisan cerita dalam penciptaan sebuah film.
"Secara potensial, apa yang dapat kalian lakukan dengan AI jelas menggunakannya untuk merekayasa pembuatan cerita dan mengubah sebuah penulisan cerita,"
"Jadi Anda akan memiliki cerita yang terus berkembang, baik dalam game, film, atau acara TV. Anda bisa masuk ke rumah Anda dan menyimpan AI di platform streaming Anda," beber Russo.
[Gambas:Video CNN]
Ia pun menganalogikan cara kerja AI dapat melakukan 'kerja sama' dengan tiap individu untuk membuat film sendiri.
"Hei, saya ingin film yang dibintangi oleh avatar dari foto asliku dan avatar Marilyn Monroe. Saya ingin membuat komedi romantis karena saya mengalami hari yang berat, dan itu akan segera menjadi cerita yang kompeten dengan dialog dari suara Anda," jelas Russo berandai.
"Itu bakal menirukan suara Anda, dan tiba-tiba sekarang Anda memiliki film komedi romantis yang Anda bintangi sendiri dengan durasi 90 menit. Anda dapat menyusun cerita Anda secara khusus untuk Anda," lengkapnya.
Russo yang juga mengaku memiliki pengalaman duduk sebagai anggota dewan di sebuah perusahaan AI kemudian memberikan latar belakang mengenai seluruh hipotesa miliknya itu.
Ia juga membeberkan potensi dampak negatif kecerdasan artifisial yang muncul dari pendekatan non-humanis di dalam
"Ada beberapa perusahaan AI yang mengembangkan AI untuk melindungi kamu dari AI. Dan sayangnya, kita di dalam dunia itu sekarang dan kamu membutuhkan AI dalam hidupmu."
Lanjut ke sebelah...
Joe Russo Prediksi Teknologi AI Bisa Buat Film Dua Tahun Mendatang
Joe Russo mengatakan teknologi AI bisa membuat film dalam dua tahun mendatang. (Alberto E. Rodriguez/Getty Images for Disney/AFP)
Menurut Russo, sekeras apapun menolak keberadaan AI, hal itu akan tetap hidup di sekeliling umat manusia.
"Jadi, kita akan berada di masa depan itu. Pertanyaannya adalah, bagaimana kita melindungi diri kita sendiri di masa depan itu?" ujar Russo.
Kini, Joe bersama saudaranya Anthony Russo terlibat dalam pembuatan serial mata-mata berjudul Citadel. Sebagai produser eksekutif, Russo bersaudara juga menunjuk David Well yang juga mendapuk peran sebagai showrunner.
Serial ini mengisahkan Mason Kane (Richard Madden) dan Nadia Sinh (Priyanka Chopra Jonas), mantan agen mata-mata Citadel yang hilang ingatan.
Mereka terpisah dan tidak mengingat masa lalu setelah Citadel, organisasi mata-mata global, runtuh akibat serangan sindikat global bernama Manticore.
[Gambas:Video CNN]
Mason dan Nadia lalu bertemu dengan Bernard Orlick (Stanley Tucci), mantan anggota Citadel yang masih bertahan. Ia meminta bantuan dua agen tersebut untuk mencegah Manticore membentuk tatanan dunia baru.
Serial ini turut dibintangi sejumlah aktor, termasuk Priyanka Chopra Jonas, Richard Madden, dan Stanley Tucci sebagai pemeran utama. Citadel juga dibintangi Lesley Manville, Osy Ikhile, Ashleigh Cummings, hingga Abby Conroy.
Citadel disiapkan sebagai waralaba global yang akan berlanjut dengan berbagai proyek spin-off dengan latar di berbagai negara. Sejumlah proyek serial lanjutan telah mulai diproduksi di Italia dan India.
Citadel memiliki 6 episode dan akan tayang 28 April di Prime Video.
[Gambas:Youtube]