Meski Emosional, Skor Guardians of the Galaxy 3 Tak Lampaui Prekuelnya
Tim | CNN Indonesia
Rabu, 03 Mei 2023 19:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Guardians of the Galaxy Vol 3 resmi tayang di Indonesia pada Rabu (3/5). (Courtesy of Marvel Studios/Marvel Studios)
Jakarta, CNN Indonesia --
Guardians of the Galaxy Vol 3 resmi tayang di Indonesia pada Rabu (3/5). Film ini merupakan penutup dari saga Guardians of the Galaxy yang masih digarap oleh James Gunn.
Guardians of the Galaxy Vol 3 mendapatkan nilai cukup baik di laman Rotten Tomatoes. Per Rabu (3/5), Film berdurasi 150 menit ini meraih nilai tomatometer sebesar 79 persen dari 134 ulasan para kritikus.
Nilai tersebut menjadi yang terendah dari tiga saga Guardians of the Galaxy. Volume pertama pada 2014 lalu mendapatkan skor tomatometer hingga 92 persen, dan saga kedua pada 2017 meraih 85 persen.
Sebagian besar para kritikus yang memberikan nilai positif untuk Guardians of the Galaxy Vol 3 terpikat dari cara bagaimana James Gunn menutup saga ini secara emosional dengan tetap mempertahankan humor geng Star Lord.
"Durasi yang terlalu lama, iya, dan akhirnya mencapai akhir yang penting dan emosional," kata Peter Bradshaw dari Guardians. "Tapi tetap spektakuler, penuh semangat, dan banyak jenaka,"
"Gunn terus memberikan kejutan, sehingga penonton bisa terlibat secara aktif, mencoba mencerna banyak alur cerita dan loyalitas yang berubah-ubah antar karakter," kata Peter Debruge dari Variety.
"James Gunn menutup trilogi empat bagiannya dengan kemenangan: campuran humor dan teror yang besar dan kegemaran berkelahi yang membanggakan hati sebesar Drax," tulis Helen O'Hara dari Empire Magazine.
Jadi penutup saga, Guardians of the Galaxy Vol 3 mendapatkan nilai kritikus terendah meski dianggap masih memikat. (dok. Marvel Studios via IMDb)
Sementara itu, David Sims dari The Atlantic memuji bagaimana James Gunn membangun cerita Guardians of the Galaxy sebagai sebuah saga tersendiri tapi masih jadi kesatuan dengan jagat Marvel.
"Guardians 3 merupakan perpisahan yang ceria bagi banyak pahlawan terbaik studio Marvel," kata David Sims dari The Atlantic.
Sims menilai para karakter Guardians ini "berhasil melewati seluruh seri" tanpa dihancurkan oleh semesta superhero "yang lebih besar" dari studio tersebut.
"Bagi Marvel, itu adalah kemenangan sekaligus masalah tersendiri," kata Sims.
Di sisi lain, sejumlah kritikus juga memberikan penilaian negatif terhadap Guardians of the Galaxy. Seperti Michael O'Sullivan dari Washington Post yang menyoroti efek visual dari film ini yang dirasa mengganggu.
Lanjut ke sebelah...
Sementara Johnny Oleksinski dari New York Post menilai bagian humor yang digunakan oleh James Gunn terlalu banyak hingga terasa melelahkan.
"Geng ini menjadi cowok yang saat di pesta mengira mereka itu lucu padahal sebenarnya mereka sedang mabuk," kata Oleksinski soal humor dalam Guardians of the Galaxy Vol 3.
"Separuh dari Vol. 3 adalah drama, sarat dengan tema kehilangan dan teror. Ini adalah film tambal sulam yang aneh dan lamban, terkadang menarik tetapi sebaliknya melebar ke mana-mana dan tanpa tujuan, kata Richard Lawson dari Vanity Fair.
"Apa yang tersisa di Guardians of the Galaxy, Vol. 3 adalah sisa-sisa saat-saat menyenangkan yang berkedip-kedip, tetapi sebagian besar adalah omong kosong," kata Kristy Puchko dari Mashable.
Guardians of the Galaxy Vol. 3 menampilkan aksi geng pelindung luar angkasa dengan misi menyelamatkan nyawa salah satu anggota mereka, Rocket.
Mereka banyak menghabiskan waktu untuk menjaga Knowhere sambil sesekali pergi untuk menjalankan misi penyelamatan di planet lain.
Di samping itu, Peter Quill alias Star-Lord (Chris Pratt) masih bergulat dengan hatinya karena Gamora (Zoe Saldana) ternyata masih hidup.
Namun, situasi itu justru membuat Star-Lord galau karena sang kekasih sama sekali tidak memiliki memori tentang dirinya.
Guardians of the Galaxy Vol. 3 kembali ditulis dan diarahkan oleh James Gunn. Film ini juga menjadi perpisahan James Gunn dengan MCU karena sang sutradara resmi menjadi co-CEO DC Studios.
Sejumlah aktor akan kembali bergabung dalam film tersebut, seperti Chris Pratt, Zoe Saldana, Karen Gillan, Vin Diesel, Dave Bautista, hingga Pom Klementieff.
Jakarta, CNN Indonesia --
Guardians of the Galaxy Vol 3 resmi tayang di Indonesia pada Rabu (3/5). Film ini merupakan penutup dari saga Guardians of the Galaxy yang masih digarap oleh James Gunn.
Guardians of the Galaxy Vol 3 mendapatkan nilai cukup baik di laman Rotten Tomatoes. Per Rabu (3/5), Film berdurasi 150 menit ini meraih nilai tomatometer sebesar 79 persen dari 134 ulasan para kritikus.
Nilai tersebut menjadi yang terendah dari tiga saga Guardians of the Galaxy. Volume pertama pada 2014 lalu mendapatkan skor tomatometer hingga 92 persen, dan saga kedua pada 2017 meraih 85 persen.
Sebagian besar para kritikus yang memberikan nilai positif untuk Guardians of the Galaxy Vol 3 terpikat dari cara bagaimana James Gunn menutup saga ini secara emosional dengan tetap mempertahankan humor geng Star Lord.
"Durasi yang terlalu lama, iya, dan akhirnya mencapai akhir yang penting dan emosional," kata Peter Bradshaw dari Guardians. "Tapi tetap spektakuler, penuh semangat, dan banyak jenaka,"
"Gunn terus memberikan kejutan, sehingga penonton bisa terlibat secara aktif, mencoba mencerna banyak alur cerita dan loyalitas yang berubah-ubah antar karakter," kata Peter Debruge dari Variety.
"James Gunn menutup trilogi empat bagiannya dengan kemenangan: campuran humor dan teror yang besar dan kegemaran berkelahi yang membanggakan hati sebesar Drax," tulis Helen O'Hara dari Empire Magazine.
Jadi penutup saga, Guardians of the Galaxy Vol 3 mendapatkan nilai kritikus terendah meski dianggap masih memikat. (dok. Marvel Studios via IMDb)
Sementara itu, David Sims dari The Atlantic memuji bagaimana James Gunn membangun cerita Guardians of the Galaxy sebagai sebuah saga tersendiri tapi masih jadi kesatuan dengan jagat Marvel.
"Guardians 3 merupakan perpisahan yang ceria bagi banyak pahlawan terbaik studio Marvel," kata David Sims dari The Atlantic.
Sims menilai para karakter Guardians ini "berhasil melewati seluruh seri" tanpa dihancurkan oleh semesta superhero "yang lebih besar" dari studio tersebut.
"Bagi Marvel, itu adalah kemenangan sekaligus masalah tersendiri," kata Sims.
Di sisi lain, sejumlah kritikus juga memberikan penilaian negatif terhadap Guardians of the Galaxy. Seperti Michael O'Sullivan dari Washington Post yang menyoroti efek visual dari film ini yang dirasa mengganggu.
Lanjut ke sebelah...
'Melebar ke Mana-mana'
Guardians of the Galaxy Vol. 3 menampilkan aksi geng pelindung luar angkasa dengan misi menyelamatkan nyawa salah satu anggota mereka, Rocket. (Marvel Studios)
Sementara Johnny Oleksinski dari New York Post menilai bagian humor yang digunakan oleh James Gunn terlalu banyak hingga terasa melelahkan.
"Geng ini menjadi cowok yang saat di pesta mengira mereka itu lucu padahal sebenarnya mereka sedang mabuk," kata Oleksinski soal humor dalam Guardians of the Galaxy Vol 3.
"Separuh dari Vol. 3 adalah drama, sarat dengan tema kehilangan dan teror. Ini adalah film tambal sulam yang aneh dan lamban, terkadang menarik tetapi sebaliknya melebar ke mana-mana dan tanpa tujuan, kata Richard Lawson dari Vanity Fair.
"Apa yang tersisa di Guardians of the Galaxy, Vol. 3 adalah sisa-sisa saat-saat menyenangkan yang berkedip-kedip, tetapi sebagian besar adalah omong kosong," kata Kristy Puchko dari Mashable.
Guardians of the Galaxy Vol. 3 menampilkan aksi geng pelindung luar angkasa dengan misi menyelamatkan nyawa salah satu anggota mereka, Rocket.
Mereka banyak menghabiskan waktu untuk menjaga Knowhere sambil sesekali pergi untuk menjalankan misi penyelamatan di planet lain.
Di samping itu, Peter Quill alias Star-Lord (Chris Pratt) masih bergulat dengan hatinya karena Gamora (Zoe Saldana) ternyata masih hidup.
Namun, situasi itu justru membuat Star-Lord galau karena sang kekasih sama sekali tidak memiliki memori tentang dirinya.
Guardians of the Galaxy Vol. 3 kembali ditulis dan diarahkan oleh James Gunn. Film ini juga menjadi perpisahan James Gunn dengan MCU karena sang sutradara resmi menjadi co-CEO DC Studios.
Sejumlah aktor akan kembali bergabung dalam film tersebut, seperti Chris Pratt, Zoe Saldana, Karen Gillan, Vin Diesel, Dave Bautista, hingga Pom Klementieff.