Uya Kuya Klaim Disuruh Minta Maaf Soal Konten Bisnis Lapas
CNN Indonesia
Minggu, 07 Mei 2023 10:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Uya Kuya klaim dihubungi 19 orang penting imbas konten bisnis lapas. Ia juga klaim ada yang memintanya untuk minta maaf atas konten itu.(Detikcom/Veynindia E. Pardede)
Jakarta, CNN Indonesia --
Uya Kuya mengaku terus dihubungi selama tiga hari oleh 19 'orang penting' Indonesia usai mengunggah konten wawancara bersama Tio Pakusadewo yang berisikan dugaan bisnis dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
Menurut klaim Uya, belasan orang penting tersebut meminta klarifikasi soal pengakuan Tio soal dugaan bisnis yang dijalankan anak menteri di Lapas.
"Kalau yang kemarin ini, saya hitung selama tiga hari ada 19 orang penting di negeri ini yang hubungi saya," tutur Uya saat berbincang di Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Jumat (5/5).
Uya enggan menyebut pihak yang menghubungi dirinya. Namun, ia menyebutkan beberapa maksud yang disampaikan orang-orang tersebut saat menghubunginya.
Kata Uya, ada pihak yang menghubungi dan memintanya membuat permintaan maaf karena mengunggah isi wawancaranya dengan Tio Pakusadewo.
Namun, di sisi lain, Uya juga menjelaskan ada beberapa orang meminta dirinya menghapus konten video dengan alasan demi kebaikan bersama. Pihak-pihak itu juga mengklaim sesungguhnya tak bermasalah dengan konten tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Uya juga mengaku kerap mendapatkan pesan-pesan senada usai mengunggah konten yang menyentil masalah konstitusi atau berhubungan dengan pejabat.
Menurutnya, sebagian besar respons disampaikan secara privat kepada Uya. Beberapa di antaranya, se[ertomemiliki maksud untuk mengajak Uya 'bekerja sama' dalam menyelesaikan kasus-kasus terkait.
Meski begitu, mantan member Tofu itu juga mengklaim tidak jarang mendapatkan luapan emosi dari para pihak yang meradang.
"Saya sudah membahas hal seperti ini tuh udah dua tahun terakhir, dari institusi mana pun," ucap Uya.
"Banyak pejabat dari institusi yang saya bicarakan oknumnya, justru menghubungi saya untuk bersinergi menyelesaikan itu. Tapi ada juga yang marah-marah," lanjutnya.
Lanjut ke sebelah...
Uya Kuya ikut ramai menjadi pembahasan netizen usai mengundang Tio Pakusadewo dalam siniar miliknya yang diunggah di YouTube pada Sabtu (29/4).
Dalam wawancara itu, Tio Pakusadewo mengungkap dugaan bisnis di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) yang dimonopoli anak menteri. Ia menyebut bisnis itu dikelola sebuah yayasan yang melibatkan anak menteri di Indonesia.
Nama anak Menkumham itu ramai disebut netizen karena diduga sebagai sosok yang dimaksud oleh Tio Pakusadewo. Yasonna kemudian membantah rumor tersebut dan menyebut cerita sang aktor bohong.
Ia menjelaskan pelatihan di lapas digelar atas kerja sama Yayasan Jeera dengan beberapa lapas. Dia memastikan Yamitema Laoly tak terlibat dalam proyek tersebut.
"Ah, bohong besar itu. Enggak ada. Jadi Jeera itu yayasan yang membina napi, barista, [perajin] kulit, mereka memang ada kerja sama dengan koperasi di tempat dia itu," kata Yasonna di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/5).
Jakarta, CNN Indonesia --
Uya Kuya mengaku terus dihubungi selama tiga hari oleh 19 'orang penting' Indonesia usai mengunggah konten wawancara bersama Tio Pakusadewo yang berisikan dugaan bisnis dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
Menurut klaim Uya, belasan orang penting tersebut meminta klarifikasi soal pengakuan Tio soal dugaan bisnis yang dijalankan anak menteri di Lapas.
"Kalau yang kemarin ini, saya hitung selama tiga hari ada 19 orang penting di negeri ini yang hubungi saya," tutur Uya saat berbincang di Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Jumat (5/5).
Uya enggan menyebut pihak yang menghubungi dirinya. Namun, ia menyebutkan beberapa maksud yang disampaikan orang-orang tersebut saat menghubunginya.
Kata Uya, ada pihak yang menghubungi dan memintanya membuat permintaan maaf karena mengunggah isi wawancaranya dengan Tio Pakusadewo.
Namun, di sisi lain, Uya juga menjelaskan ada beberapa orang meminta dirinya menghapus konten video dengan alasan demi kebaikan bersama. Pihak-pihak itu juga mengklaim sesungguhnya tak bermasalah dengan konten tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Uya juga mengaku kerap mendapatkan pesan-pesan senada usai mengunggah konten yang menyentil masalah konstitusi atau berhubungan dengan pejabat.
Menurutnya, sebagian besar respons disampaikan secara privat kepada Uya. Beberapa di antaranya, se[ertomemiliki maksud untuk mengajak Uya 'bekerja sama' dalam menyelesaikan kasus-kasus terkait.
Meski begitu, mantan member Tofu itu juga mengklaim tidak jarang mendapatkan luapan emosi dari para pihak yang meradang.
"Saya sudah membahas hal seperti ini tuh udah dua tahun terakhir, dari institusi mana pun," ucap Uya.
"Banyak pejabat dari institusi yang saya bicarakan oknumnya, justru menghubungi saya untuk bersinergi menyelesaikan itu. Tapi ada juga yang marah-marah," lanjutnya.
Lanjut ke sebelah...
Cerita Tio Pakusadewo Soal Dugaan Bisnis di Lapas
Tio Pakusadewo cerita dugaan monopoli bisnis Lapas saat bincang-bincang bersama Uya Kuya. (Detikcom/Hanif Hawari)
Uya Kuya ikut ramai menjadi pembahasan netizen usai mengundang Tio Pakusadewo dalam siniar miliknya yang diunggah di YouTube pada Sabtu (29/4).
Dalam wawancara itu, Tio Pakusadewo mengungkap dugaan bisnis di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) yang dimonopoli anak menteri. Ia menyebut bisnis itu dikelola sebuah yayasan yang melibatkan anak menteri di Indonesia.
Nama anak Menkumham itu ramai disebut netizen karena diduga sebagai sosok yang dimaksud oleh Tio Pakusadewo. Yasonna kemudian membantah rumor tersebut dan menyebut cerita sang aktor bohong.
Ia menjelaskan pelatihan di lapas digelar atas kerja sama Yayasan Jeera dengan beberapa lapas. Dia memastikan Yamitema Laoly tak terlibat dalam proyek tersebut.
"Ah, bohong besar itu. Enggak ada. Jadi Jeera itu yayasan yang membina napi, barista, [perajin] kulit, mereka memang ada kerja sama dengan koperasi di tempat dia itu," kata Yasonna di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/5).