Jakarta, CNN Indonesia -- Penulis George R.R. Martin mendukung aksi protes dan mogok massal yang dilakukan serikat Writers Guild of America (WGA). Sejak pemogokan dimulai 2 Mei, Martin memuji kekuatan serta persatuan serikat WGA dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam unggahan terbaru di blog pribadinya, kreator Game of Thrones itu menerangkan bahwa aksi tersebut turut mempengaruhi perkembangan naskah untuk spin-off A Knight of the Seven Kingdoms: The Hedge Knight yang kini berhenti sementara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sedang tidak di LA, jadi saya tidak bisa mengikuti seperti yang saya lakukan pada 1988. Tetapi saya ingin terus berada di jalur ini bersama dengan dukungan penuh, lengkap, dan tegas untuk serikat saya," tulis Martin seperti diberitakan Variety, Selasa (9/5).
Martin mengaku tidak mengetahui berapa lama pemogokan itu akan berlangsung. Namun, ia memberikan pandangan bahwa persoalan ini bisa diselesaikan dalam beberapa pekan ke depan.
Ia tidak dapat menjamin aksi lain yang akan dilakukan serikat penulis ke depannya. Martin pun mengenang sejumlah kegiatan serupa yang pernah ia lakukan sejak beberapa dekade lalu.
[Gambas:Video CNN]
"Tapi toh saya tidak mau ambil risiko untuk itu. Saya telah terlibat dalam beberapa aksi yang sama sejak saya mulai menulis untuk TV dan film pada 1986," kata Martin.
"Pemogokan 1988 menjadi yang pertama saya ikuti, itu berlangsung 22 minggu, terpanjang dalam sejarah Hollywood. Pada 2007-2009, yang paling baru, itu berlangsung selama 100 hari," tulisnya.
Martin memprediksi pemogokan massal dari penulis kali ini akan berlangsung lebih lama dari aksi-aksi sebelumnya. Menurutnya, hal tersebut dikarenakan persoalan yang dihadapi para penulis lebih pelik dan membutuhkan tanggapan yang lebih serius.
"Yang ini mungkin lebih lama. Masalahnya lebih penting, dan saya belum pernah melihat sebuah Serikat sekuat sekarang," tambah Martin.
Meski sedang rehat dalam masa penulisan naskah The Hedge Knight dan aksi mogok massal penulis berlangsung, Martin memastikan proses syuting House of the Dragon 2 akan tetap berlangsung.
Pasal, naskah serial tersebut telah rampung beberapa bulan lalu tanpa adanya revisi.
"Di seberang lautan, musim kedua House of the Dragon akan mulai syuting 11 April dan berlanjut di London dan Wales," tulis Martin.
"Naskah untuk delapan episode musim kedua sudah selesai beberapa bulan lalu, jauh sebelum pemogokan dimulai," katanya menjamin.
"Tidak akan ada revisi lebih lanjut. Para penulis telah melakukan tugasnya; sisanya ada di tangan sutradara, pemain dan kru... dan tentu saja para naga)," imbuhnya.
Lanjut ke sebelah...
George R.R. Martin Dukung Aksi Mogok Massal Penulis Hollywood
Kreator Game of Thrones George R. R. Martin mendukung aksi mogok massal penulis Hollywood yang terjadi beberapa pekan terakhir. (Ellen Levy Finch)
Martin juga menjamin novel Winds of Winter sebagai bagian serial A Song of Fire and Ice tidak akan terpengaruh oleh pemogokan WGA. Menurutnya, Winds of Winter tetap menjadi prioritas proyek yang ia kerjakan sekarang.
"Beberapa dari Anda, saya khawatir, mungkin baru saja mengalami serangan kecemasan, dengan anggapan keliru bahwa serangan ini memengaruhi Winds of Winter. Anda bisa tenang," tulis Martin.
"WGA adalah persatuan penulis film dan televisi. Itu tidak ada hubungannya dengan novel, cerita pendek, atau bentuk fiksi prosa lainnya, atau buku komik dan novel grafis, atau drama panggung, atau penyuntingan koleksi dan antologi," imbuhnya.
Pada Selasa (2/5) lalu, lebih dari 11.000 penulis naskah yang tergabung dalam serikat Writers Guild of America (WGA) melakukan aksi mogok untuk pertama kalinya sejak 2007.
Dalam aksi tersebut, para penulis naskah menuntut jumlah kompensasi yang lebih layak serta kesepakatan lain yang mengikuti perubahan lanskap media di masa kini lewat peran studio dan layanan pemutar digital.
[Gambas:Video CNN]
Menurut seruan aksi para penulis itu, poros industri film yang kini lebih berfokus kepada layanan streaming justru mengubah nasib para aktor di balik layar.
Perubahan tersebut membuat para penulis naskah kehilangan banyak peluang pekerjaan serta kerap dilibatkan dalam produksi tayangan dengan upah kurang layak.
Merespons tuntutan tersebut, The Alliance of Motion Pictures and Television Producers yang mewakili manajemen studio-studio raksasa macam Disney, NBC, dan Warner Bros. Discovery pun menyatakan siap mendengar permintaan para penulis naskah.
Mereka bersedia untuk meningkatkan penawaran, namun tidak bersedia memenuhi permintaan-permintaan tertentu yang diharapkan oleh serikat WGA.
Merujuk dari laporan CNN, WGA telah memberi isyarat bahwa aksi mogok kerja ini dapat berlangsung selama berbulan-bulan.