Paduan Suara Anak Indonesia TRCC Juara Umum Kompetisi Internasional
CNN Indonesia
Sabtu, 15 Jul 2023 19:38 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Paduan suara anak The Resonanz Children's Choir jadi juara umum kompetisi Leonardo Da Vinci International Choral Festival di Firenze, Italia, Jumat (14/7). (Arsip The Resonanz Children's Choir)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kelompok paduan suara anak The Resonanz Children's Choir (TRCC) menjadi juara umum (Grand Prix) kompetisi paduan suara Internasional, Leonardo Da Vinci International Choral Festival di Firenze, Italia, pada Jumat (14/7).
Tak hanya satu piala, mereka juga mendapatkan piala lainnya karena menjadi juala kategori D (Children's Choir) dengan nilai 94,3 dan juara kategori G (Popular, Folk, Gospel, Barbershop, Jazz, and Modern Ensemble) dengan nilai 95,5.
Kelompok yang berkekuatan 51 penyanyi berusia 8-16 tahun tersebut juga juga mendapatkan penghargaan sebagai paduan suara dengan koreografi terbaik.
Berdasarkan keterangan yang diterima pada Sabtu (15/7), mereka dilatih tim pelatih sekaligus konduktor yang terdiri atas Luciana Dharmadi Oendoen, Rainier Revireino dan David Hartono Chendra, dengan arahan dari direktur artistik, Avip Priatna.
Semua piala tersebut mereka raih setelah tampil dalam dua kategori, yakni Children's Choir dan Popular, Folk, Gospel, Barbershop, Jazz, and Modern Ensemble.
Pada kategori D (Children's choir), TRCC menampilkan tiga lagu pilihan bebas terikat yaitu: Mejikuhibiniu, lagu yang diciptakan khusus untuk koor anak-anak, karya komposer Indonesia Fero Aldiansya Stefanus.
Dua lagu lainnya adalah Der Psalm 23 karya komposer Austria Franz Schubert, dan lagu Ihauteri Habanerak karya komposer Spanyol David Azurza. Pada kategori ini, TRCC dipimpin oleh konduktor Luciana Dharmadi Oendoen.
TRCC mengenakan pakaian adat Sumatra Barat ketika tampil di kompetisi paduan suara Leonardo Da Vinci International Choral Festival di Kota Firenze, Italia, Jumat (14/7). (Arsip The Resonanz Children's Choir)
Sedangkan dalam kategori G (Popular, Folk, Gospel, Barbershop, Jazz, and Modern Ensemble) TRCC menampilkan lagu Guapparia karya Libero Bovio yang dipopulerkan penyanyi Italia Mario Merola. Lagu tersebut diaransemen secara khusus untuk TRCC oleh Vatara A. Silalahi.
Selain lagu tersebut, TRCC juga membawakan lagu Steal Away, lagu berjenis Afro-American Spiritual yang diaransemen untuk paduan suara sejenis oleh komposer Amerika Gwyneth Walker. Lagu tersebut merupakan salah satu dari beberapa lagu yang diiringi dengan piano oleh pianis Daniel Adipradhana.
Dalam kategori G, TRCC juga menampilkan lagu tradisional Indonesia yang berasal dari Minang, Tak Tong Tong, yang diaransemen Fero Aldiansya Stefanus. Mereka pun tampil dalam balutan kostum yang terinspirasi baju tradisional Minang. TRCC tampil dipimpin konduktor Rainier Revireino.
Lanjut ke sebelah...
Keberhasilan di dua kategori itu membuat TRCC masuk kek babak Grand Prix dan bersaing dengan enam paduan suara lainnya, beberapa di antaranya adalah Bitung City Chorale dan Cantoria Universidad De Puerto Rico en Arecibo.
Ada pula Chamber Choir of The Academy Music - University of East Sarajevo, Kem B'ix, Mahidol University Choir dan North Sulawesi GMIM Male Choir yang bersaing dalam babak itu.
TRCC menampilkan dua buah lagu untuk babak Grand Prix, yaitu Gnothi Safton, lagu berbahasa Yunani karangan komposer Amerika Jim Populis, dan sebuah lagu karya orisinil untuk paduan suara anak dari komponis Fero Aldiansya Stefanus, 137 Hip Street.
Penampilan itu pun begitu memukau hingga akhirnya keluar menjadi pemenang.
"Pencapaian TRCC kali ini adalah sesuatu yang sangat istimewa, mengingat tim TRCC yang kali ini berlomba adalah para anggota yang relatif baru, yang merupakan angkatan yang ketika awal latihan mengalami dampak pandemi Covid-19," kata Direktur Artistik TRCC Avip Priatna.
"Ini pertama kalinya angkatan ini mengikuti kompetisi di luar negeri. Kami semua bersyukur berkat kerja keras dan semangat yang luar biasa, dengan segala tantangan yang ada, anak-anak ini tetap dapat memberikan hasil yang maksimal."
The Resonanz Children's Choir (TRCC) adalah salah satu paduan suara yang pernah memenangkan kompetisi paduan suara European Grand Prix for Choral Singing - EGP 2018, sebuah kompetisi paduan suara tertua dan tersulit di dunia.
TRCC didirikan Avip Priatna Mag. Art. pada 2007 dan menjadi bagian The Resonanz Music Studio (TRMS) yang juga menaungi Batavia Madrigal Singers (BMS).
Kelompok paduan suara anak The Resonanz Children's Choir (TRCC) menjadi juara umum (Grand Prix) kompetisi paduan suara Internasional, Leonardo Da Vinci International Choral Festival di Firenze, Italia, pada Jumat (14/7).
Tak hanya satu piala, mereka juga mendapatkan piala lainnya karena menjadi juala kategori D (Children's Choir) dengan nilai 94,3 dan juara kategori G (Popular, Folk, Gospel, Barbershop, Jazz, and Modern Ensemble) dengan nilai 95,5.
Kelompok yang berkekuatan 51 penyanyi berusia 8-16 tahun tersebut juga juga mendapatkan penghargaan sebagai paduan suara dengan koreografi terbaik.
Berdasarkan keterangan yang diterima pada Sabtu (15/7), mereka dilatih tim pelatih sekaligus konduktor yang terdiri atas Luciana Dharmadi Oendoen, Rainier Revireino dan David Hartono Chendra, dengan arahan dari direktur artistik, Avip Priatna.
Semua piala tersebut mereka raih setelah tampil dalam dua kategori, yakni Children's Choir dan Popular, Folk, Gospel, Barbershop, Jazz, and Modern Ensemble.
Pada kategori D (Children's choir), TRCC menampilkan tiga lagu pilihan bebas terikat yaitu: Mejikuhibiniu, lagu yang diciptakan khusus untuk koor anak-anak, karya komposer Indonesia Fero Aldiansya Stefanus.
Dua lagu lainnya adalah Der Psalm 23 karya komposer Austria Franz Schubert, dan lagu Ihauteri Habanerak karya komposer Spanyol David Azurza. Pada kategori ini, TRCC dipimpin oleh konduktor Luciana Dharmadi Oendoen.
TRCC mengenakan pakaian adat Sumatra Barat ketika tampil di kompetisi paduan suara Leonardo Da Vinci International Choral Festival di Kota Firenze, Italia, Jumat (14/7). (Arsip The Resonanz Children's Choir)
Sedangkan dalam kategori G (Popular, Folk, Gospel, Barbershop, Jazz, and Modern Ensemble) TRCC menampilkan lagu Guapparia karya Libero Bovio yang dipopulerkan penyanyi Italia Mario Merola. Lagu tersebut diaransemen secara khusus untuk TRCC oleh Vatara A. Silalahi.
Selain lagu tersebut, TRCC juga membawakan lagu Steal Away, lagu berjenis Afro-American Spiritual yang diaransemen untuk paduan suara sejenis oleh komposer Amerika Gwyneth Walker. Lagu tersebut merupakan salah satu dari beberapa lagu yang diiringi dengan piano oleh pianis Daniel Adipradhana.
Dalam kategori G, TRCC juga menampilkan lagu tradisional Indonesia yang berasal dari Minang, Tak Tong Tong, yang diaransemen Fero Aldiansya Stefanus. Mereka pun tampil dalam balutan kostum yang terinspirasi baju tradisional Minang. TRCC tampil dipimpin konduktor Rainier Revireino.
Lanjut ke sebelah...
The Resonanz Children's Choir Juara Umum di Italia
Paduan suara anak The Resonanz Children's Choir jadi juara umum kompetisi Leonardo Da Vinci International Choral Festival di Firenze, Italia, Jumat (14/7). (Arsip The Resonanz Children's Choir)
Keberhasilan di dua kategori itu membuat TRCC masuk kek babak Grand Prix dan bersaing dengan enam paduan suara lainnya, beberapa di antaranya adalah Bitung City Chorale dan Cantoria Universidad De Puerto Rico en Arecibo.
Ada pula Chamber Choir of The Academy Music - University of East Sarajevo, Kem B'ix, Mahidol University Choir dan North Sulawesi GMIM Male Choir yang bersaing dalam babak itu.
TRCC menampilkan dua buah lagu untuk babak Grand Prix, yaitu Gnothi Safton, lagu berbahasa Yunani karangan komposer Amerika Jim Populis, dan sebuah lagu karya orisinil untuk paduan suara anak dari komponis Fero Aldiansya Stefanus, 137 Hip Street.
Penampilan itu pun begitu memukau hingga akhirnya keluar menjadi pemenang.
"Pencapaian TRCC kali ini adalah sesuatu yang sangat istimewa, mengingat tim TRCC yang kali ini berlomba adalah para anggota yang relatif baru, yang merupakan angkatan yang ketika awal latihan mengalami dampak pandemi Covid-19," kata Direktur Artistik TRCC Avip Priatna.
"Ini pertama kalinya angkatan ini mengikuti kompetisi di luar negeri. Kami semua bersyukur berkat kerja keras dan semangat yang luar biasa, dengan segala tantangan yang ada, anak-anak ini tetap dapat memberikan hasil yang maksimal."
The Resonanz Children's Choir (TRCC) adalah salah satu paduan suara yang pernah memenangkan kompetisi paduan suara European Grand Prix for Choral Singing - EGP 2018, sebuah kompetisi paduan suara tertua dan tersulit di dunia.
TRCC didirikan Avip Priatna Mag. Art. pada 2007 dan menjadi bagian The Resonanz Music Studio (TRMS) yang juga menaungi Batavia Madrigal Singers (BMS).