Slipknot Suka Kena Julid dan Dengki di Kampung Sendiri
CNN Indonesia
Sabtu, 12 Agu 2023 00:20 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Slipknot mengaku bahwa mereka masih suka kena sinis dan pandangan miring dari warga kampung halaman mereka sendiri, Iowa. (AFP/LEE CELANO)
Jakarta, CNN Indonesia --
Slipknot ternyata masih suka kena sinis dan pandangan miring dari warga kampung halaman mereka sendiri di negara bagian Iowa, AS, meski sudah berstatus band sukses di kancah dunia.
Saat berbincang dengan Zach Sang Show yang diberitakan NME pada Rabu (9/8), vokalis Slipknot, Corey Taylor, mengaku mereka juga kena dengki dari musisi Iowa yang tak sesukses mereka.
"Kami masih sangat dihakimi dalam rentang waktu yang amat lama tentang siapa kami sebenarnya," kata Taylor.
Ia mengaitkan sentimen ini dengan beberapa faktor, termasuk konservatisme yang semakin kuat di negara bagian tersebut dalam memandang musik heavy metal.
Selain itu, terdapat faktor kecemburuan dari musisi lokal asal Iowa yang tidak pernah mencapai tingkat kesuksesan yang sama dengan Slipknot.
"Kami berasal dari pinggiran dan citra serta musik kami mewakili sesuatu yang, hingga saat ini, masih kontroversial bagi sebagian besar orang di Iowa," kata Taylor.
"Masih banyak sekali orang di Iowa yang malu dengan fakta bahwa Slipknot berasal dari sana dan itu karena kebangkitan baru dari nilai konservatif yang penuh dengan omong kosong tersebut," sambungnya.
"Saya mengenal sejumlah rekan selama 30 tahun, ketika saya bertemu mereka, mereka masih memandangiku dengan sinis." kata Taylor.
Taylor juga memberikan pandangan tentang dinamika di dalam kancah musik lokal. Menurut pengakuannya, Iowa masih diliputi dengan rasa kebencian dari sesama musisi terkait upaya untuk mencapai kesuksesan.
"Ada begitu banyak orang yang penuh kepahitan di kota sialan itu, dan mereka seolah enggan menerima fakta bahwa mereka tidak menginginkan itu [kesuksesan] sebanyak yang kami inginkan," jelas Taylor.
Lanjut ke sebelah...
Vokalis kelahiran Des Moines, Iowa, tersebut mengamini jika Iowa masih dipenuhi dengan grup musik menjanjikan.
Taylor menyebut skena musik Des Moines memiliki anomali yang nyaris menyerupai Seattle di awal 1990-an, ketika band-band rock alternatif seperti Nirvana dan Pearl Jam muncul dari kota tersebut.
"Tetapi entah dengan alasan apa, mereka tidak berjuang cukup keras, bahkan ketika kami berhasil, dan kami mencoba untuk menyoroti skena musik Des Moines, karena itu hampir mirip dengan momen pseudo-Seattle yang aneh," kata Taylor.
Ia pun mengaku sempat membantu para band tersebut untuk meraih kesuksesan yang sama dengan Slipknot. Namun hal itu tidak berhasil karena etos kerja dari para grup musik di Des Moines yang tidak teruji.
Slipknot adalah band heavy metal yang terbentuk di Des Moines, Iowa, AS pada 1995 oleh pemain perkusi Shawn Crahan, drummer Joey Jordison, dan bassis Paul Gray.
Setelah beberapa pergantian personel pada awal tahun-tahun pembentukannya, band ini menetapkan sembilan anggota selama lebih dari satu dekade yakni Crahan, Jordison, Gray, Craig Jones, Mick Thomson, Corey Taylor, Sid Wilson, Chris Fehn, dan Jim Root.
Slipknot dikenal karena kostum mereka yang berkarakter, gaya musik agresif, serta pertunjukan live yang energik.
Corey Taylor sendiri telah bergabung dengan Slipknot sejak 1997, untuk menggantikan vokalis pertama Anders Colsefni. Sejak bergabung, Taylor menjadi bagian penting dalam tujuh album penuh yang dirilis Slipknot.
Beberapa di antaranya, yakni Slipknot (1999), Iowa (2001), All Hope Is Gone (2008), We Are Not Your Kind (2019), hingga album rilisan tahun lalu berjudul The End, So Far (2022).
Slipknot ternyata masih suka kena sinis dan pandangan miring dari warga kampung halaman mereka sendiri di negara bagian Iowa, AS, meski sudah berstatus band sukses di kancah dunia.
Saat berbincang dengan Zach Sang Show yang diberitakan NME pada Rabu (9/8), vokalis Slipknot, Corey Taylor, mengaku mereka juga kena dengki dari musisi Iowa yang tak sesukses mereka.
"Kami masih sangat dihakimi dalam rentang waktu yang amat lama tentang siapa kami sebenarnya," kata Taylor.
Ia mengaitkan sentimen ini dengan beberapa faktor, termasuk konservatisme yang semakin kuat di negara bagian tersebut dalam memandang musik heavy metal.
Selain itu, terdapat faktor kecemburuan dari musisi lokal asal Iowa yang tidak pernah mencapai tingkat kesuksesan yang sama dengan Slipknot.
"Kami berasal dari pinggiran dan citra serta musik kami mewakili sesuatu yang, hingga saat ini, masih kontroversial bagi sebagian besar orang di Iowa," kata Taylor.
"Masih banyak sekali orang di Iowa yang malu dengan fakta bahwa Slipknot berasal dari sana dan itu karena kebangkitan baru dari nilai konservatif yang penuh dengan omong kosong tersebut," sambungnya.
"Saya mengenal sejumlah rekan selama 30 tahun, ketika saya bertemu mereka, mereka masih memandangiku dengan sinis." kata Taylor.
Taylor juga memberikan pandangan tentang dinamika di dalam kancah musik lokal. Menurut pengakuannya, Iowa masih diliputi dengan rasa kebencian dari sesama musisi terkait upaya untuk mencapai kesuksesan.
"Ada begitu banyak orang yang penuh kepahitan di kota sialan itu, dan mereka seolah enggan menerima fakta bahwa mereka tidak menginginkan itu [kesuksesan] sebanyak yang kami inginkan," jelas Taylor.
Lanjut ke sebelah...
Dibantu, tapi Gagal
Slipknot mengaku bahwa mereka masih suka kena sinis dan pandangan miring dari warga kampung halaman mereka sendiri, Iowa. (CNNIndonesia/Ryan Hidayatullah)
Vokalis kelahiran Des Moines, Iowa, tersebut mengamini jika Iowa masih dipenuhi dengan grup musik menjanjikan.
Taylor menyebut skena musik Des Moines memiliki anomali yang nyaris menyerupai Seattle di awal 1990-an, ketika band-band rock alternatif seperti Nirvana dan Pearl Jam muncul dari kota tersebut.
"Tetapi entah dengan alasan apa, mereka tidak berjuang cukup keras, bahkan ketika kami berhasil, dan kami mencoba untuk menyoroti skena musik Des Moines, karena itu hampir mirip dengan momen pseudo-Seattle yang aneh," kata Taylor.
Ia pun mengaku sempat membantu para band tersebut untuk meraih kesuksesan yang sama dengan Slipknot. Namun hal itu tidak berhasil karena etos kerja dari para grup musik di Des Moines yang tidak teruji.
Slipknot adalah band heavy metal yang terbentuk di Des Moines, Iowa, AS pada 1995 oleh pemain perkusi Shawn Crahan, drummer Joey Jordison, dan bassis Paul Gray.
Setelah beberapa pergantian personel pada awal tahun-tahun pembentukannya, band ini menetapkan sembilan anggota selama lebih dari satu dekade yakni Crahan, Jordison, Gray, Craig Jones, Mick Thomson, Corey Taylor, Sid Wilson, Chris Fehn, dan Jim Root.
Slipknot dikenal karena kostum mereka yang berkarakter, gaya musik agresif, serta pertunjukan live yang energik.
Corey Taylor sendiri telah bergabung dengan Slipknot sejak 1997, untuk menggantikan vokalis pertama Anders Colsefni. Sejak bergabung, Taylor menjadi bagian penting dalam tujuh album penuh yang dirilis Slipknot.
Beberapa di antaranya, yakni Slipknot (1999), Iowa (2001), All Hope Is Gone (2008), We Are Not Your Kind (2019), hingga album rilisan tahun lalu berjudul The End, So Far (2022).