Aaron Taylor-Johnson Jawab Rumor Soal Jadi James Bond
CNN Indonesia
Minggu, 20 Agu 2023 02:59 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Pada awal Januari 2023, nama Aaron Taylor-Johnson dilaporkan menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Daniel Craig sebagai James Bond. (Getty Images via AFP/EMMA MCINTYRE)
Jakarta, CNN Indonesia --
Aaron Taylor-Johnson mengakui dirinya kurang tertarik bermain dalam peran besar di sebuah waralaba raksasa, setelah namanya menjadi salah satu kandidat James Bond.
Dalam wawancara dengan Esquire yang dirilis ET pada Senin (14/8), pemeran Pietro Maximoff di Avengers: Age of Ultron (2015) ini menyebut dirinya tak ingin menghabiskan waktu dalam pekerjaan.
"Saya ingin, sejujurnya, bersama anak-anak saya. Saya tak ingin dijauhi dari mereka," kata Taylor-Johnson yang juga mengakui dirinya menolak tawaran bermain di "waralaba yang sangat besar".
Taylor-Johnson mengakui bahwa dirinya bergelut soal keputusan menolak tawaran bermain peran besar dalam waralaba raksasa yang tak ia sebutkan itu.
Namun ia menyadari dirinya belum siap untuk menjalani peran dan tanggung jawab tersebut. Apalagi ia kini sudah memiliki dua anak dari pernikahan dengan sutradara Sam Taylor-Johnson, serta jadi ayah tiri untuk dua anak pernikahan Sam sebelumnya.
Menurut Taylor-Johnson, menjadi aktor yang terpaku dengan pekerjaannya adalah sangat membosankan, meski ia mengakui banyak orang memimpikan menjadi aktor yang bermain dalam banyak film.
"Saya yakin orang-orang memimpikan hal itu. Bila kau ingin melakukannya, itu bagus. Tapi itu tak memberikan kepuasan batin bagi saya," kata Aaron Taylor-Johnson.
"Saya menikmati hal yang normal, hal-hal keseharian. Membangunkan anak-anak saya saat pagi, membawa mereka ke sekolah dan kegiatan lainnya. Itu nafkah batin bagi saya," lanjutnya.
Sementara itu, Aaron Taylor-Johnson menyebut bahwa dirinya harus memiliki keyakinan terlebih dulu sebelum menerima sebuah tawaran pekerjaan.
Ia mempercayakan pada intuisinya soal menentukan apakah ia akan mengiyakan tawaran yang datang, atau menolaknya.
"Saya tak pernah membuat sebuah keputusan berdasarkan pandangan orang lain, atau penilaian mereka, atau ekspektasi mereka," kata Aaron Taylor-Johnson.
Lanjut ke sebelah...
Pada awal Januari 2023, nama Aaron Taylor-Johnson dilaporkan menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Daniel Craig sebagai James Bond dalam film waralaba 007 selanjutnya.
Dilansir melalui laporan Daily Mail via New York Post, Rabu (4/1), Taylor-Johnson disebut sudah menghadap dengan produser Barbara Broccoli untuk mendiskusikan peran tersebut.
Bahkan dalam laporan serupa, aktor Bullet Train dan Avengers: Age of Ultron itu juga sempat menghadiri audisi rahasia pada 2022.
Audisi yang dilakukan oleh Taylor-Johnson itu dideskripsikan "berjalan dengan sangat baik", meski belum ada konfirmasi resmi soal kabar terkait.
"Aaron sedang menjalani sebuah tes layar untuk menjadi Bond selanjutnya di September 2023 mendatang, produser Barbara juga sangat menyukainya," ujar salah seorang sumber kepada the Sun pada November lalu.
Kabar audisi pemilihan aktor untuk menggantikan Daniel Craig mulai mencuat sejak aktor asal Inggris itu mengumumkan mundur sebagai Bond setelah film No Time to Die (2021).
Secara total, Craig telah membintangi lima film James Bond, dimulai dari Casino Royale pada 2006. Ia sejatinya sudah mengutarakan ingin mengakhiri peran tersebut tak lama setelah film keempatnya, Spectre, rilis pada 2015.
Keinginan itu akhirnya terealisasi melalui film kelima sekaligus final dari karakternya, No Time to Die pada 2021.
Sementara itu, hingga kini dua produser waralaba 007, Barbara Broccoli dan Michael G. Wilson, masih belum buka suara mengenai nama-nama calon pengganti Daniel Craig. Mereka hanya mengungkapkan persyaratan utama bagi aktor yang ingin menjadi Bond.
Persyaratan itu adalah siap berkomitmen jangka panjang dan menyadari karakter Bond adalah urusan bisnis yang sangat penting bagi rumah produksi Eon Productions.
Jakarta, CNN Indonesia --
Aaron Taylor-Johnson mengakui dirinya kurang tertarik bermain dalam peran besar di sebuah waralaba raksasa, setelah namanya menjadi salah satu kandidat James Bond.
Dalam wawancara dengan Esquire yang dirilis ET pada Senin (14/8), pemeran Pietro Maximoff di Avengers: Age of Ultron (2015) ini menyebut dirinya tak ingin menghabiskan waktu dalam pekerjaan.
"Saya ingin, sejujurnya, bersama anak-anak saya. Saya tak ingin dijauhi dari mereka," kata Taylor-Johnson yang juga mengakui dirinya menolak tawaran bermain di "waralaba yang sangat besar".
Taylor-Johnson mengakui bahwa dirinya bergelut soal keputusan menolak tawaran bermain peran besar dalam waralaba raksasa yang tak ia sebutkan itu.
Namun ia menyadari dirinya belum siap untuk menjalani peran dan tanggung jawab tersebut. Apalagi ia kini sudah memiliki dua anak dari pernikahan dengan sutradara Sam Taylor-Johnson, serta jadi ayah tiri untuk dua anak pernikahan Sam sebelumnya.
Menurut Taylor-Johnson, menjadi aktor yang terpaku dengan pekerjaannya adalah sangat membosankan, meski ia mengakui banyak orang memimpikan menjadi aktor yang bermain dalam banyak film.
"Saya yakin orang-orang memimpikan hal itu. Bila kau ingin melakukannya, itu bagus. Tapi itu tak memberikan kepuasan batin bagi saya," kata Aaron Taylor-Johnson.
"Saya menikmati hal yang normal, hal-hal keseharian. Membangunkan anak-anak saya saat pagi, membawa mereka ke sekolah dan kegiatan lainnya. Itu nafkah batin bagi saya," lanjutnya.
Sementara itu, Aaron Taylor-Johnson menyebut bahwa dirinya harus memiliki keyakinan terlebih dulu sebelum menerima sebuah tawaran pekerjaan.
Ia mempercayakan pada intuisinya soal menentukan apakah ia akan mengiyakan tawaran yang datang, atau menolaknya.
"Saya tak pernah membuat sebuah keputusan berdasarkan pandangan orang lain, atau penilaian mereka, atau ekspektasi mereka," kata Aaron Taylor-Johnson.
Lanjut ke sebelah...
Syarat Jadi James Bond
Pada awal Januari 2023, nama Aaron Taylor-Johnson dilaporkan menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Daniel Craig sebagai James Bond. (AFP/MICHAEL TRAN)
Pada awal Januari 2023, nama Aaron Taylor-Johnson dilaporkan menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Daniel Craig sebagai James Bond dalam film waralaba 007 selanjutnya.
Dilansir melalui laporan Daily Mail via New York Post, Rabu (4/1), Taylor-Johnson disebut sudah menghadap dengan produser Barbara Broccoli untuk mendiskusikan peran tersebut.
Bahkan dalam laporan serupa, aktor Bullet Train dan Avengers: Age of Ultron itu juga sempat menghadiri audisi rahasia pada 2022.
Audisi yang dilakukan oleh Taylor-Johnson itu dideskripsikan "berjalan dengan sangat baik", meski belum ada konfirmasi resmi soal kabar terkait.
"Aaron sedang menjalani sebuah tes layar untuk menjadi Bond selanjutnya di September 2023 mendatang, produser Barbara juga sangat menyukainya," ujar salah seorang sumber kepada the Sun pada November lalu.
Kabar audisi pemilihan aktor untuk menggantikan Daniel Craig mulai mencuat sejak aktor asal Inggris itu mengumumkan mundur sebagai Bond setelah film No Time to Die (2021).
Secara total, Craig telah membintangi lima film James Bond, dimulai dari Casino Royale pada 2006. Ia sejatinya sudah mengutarakan ingin mengakhiri peran tersebut tak lama setelah film keempatnya, Spectre, rilis pada 2015.
Keinginan itu akhirnya terealisasi melalui film kelima sekaligus final dari karakternya, No Time to Die pada 2021.
Sementara itu, hingga kini dua produser waralaba 007, Barbara Broccoli dan Michael G. Wilson, masih belum buka suara mengenai nama-nama calon pengganti Daniel Craig. Mereka hanya mengungkapkan persyaratan utama bagi aktor yang ingin menjadi Bond.
Persyaratan itu adalah siap berkomitmen jangka panjang dan menyadari karakter Bond adalah urusan bisnis yang sangat penting bagi rumah produksi Eon Productions.