Jakarta, CNN Indonesia -- Scooter Braun baru-baru ini kembali ramai diperbincangkan setelah sejumlah musisi beken yang selama ini jadi klien lama dikabarkan hengkang dari manajemen besutannya, Scooter Braun Projects.
Justin Bieber menjadi penyanyi pertama yang diisukan berpisah dengan Scooter Braun setelah bekerja sama 15 tahun. Namun, rumor itu telah dibantah sumber dari kedua pihak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demi Lovato kemudian mengikuti jejak dengan berpisah dari Braun setelah empat tahun bekerja sama. Kabar ini bahkan sudah dikonfirmasi sumber, seperti diberitakan Variety pada Senin (21/8).
Tak lama kemudian, giliran Ariana Grande yang disebut berpisah dengan manajer kawakan itu. Kabar tersebut pertama kali dilaporkan oleh Billboard dan jurnalis Puck, Matthew Belloni.
Scooter Braun merupakan nama yang cukup beken di industri musik Amerika. Ia dikenal sebagai pengusaha yang berkecimpung sebagai manajer, pendiri label rekaman, hingga investor perusahaan.
[Gambas:Video CNN]
Braun mengawali karier dengan menjadi penyelenggara pesta di berbagai acara. Ia pernah mengerjakan proyek sebagai penyelenggara pesta untuk tur Ludacris dan Eminem.
Sejak saat itu, ia mulai berkenalan dengan orang-orang penting di industri musik Amerika. Braun juga mendapat proyek yang semakin besar seiring waktu, seperti saat teken kerja sama mengerjakan video musik Ludacris feat. Pontiac berjudul Two Miles an Hour.
Pada 2007, Braun mendirikan perusahaan hiburan dan pemasaran bernama SB Projects. Perusahaan tersebut mencakup berbagai lini bisnis yang meliputi Schoolboy Records, SB Management, dan Sheba Publishing.
Grup perusahaan itu juga mencakup Raymond-Braun Media Group (RBMG), perusahaan patungan antara Braun dan Usher.
Lanjut ke sebelah...
Profil Scooter Braun
Profil Scooter Braun, manajer musisi ternama, seperti Justin Bieber, Ariana Grande dan Demi Lovato, yang dikabarkan mulai ditinggalkan artisnya. (Getty Images via AFP/Bennett Raglin)
Perusahaan yang didirikan oleh Scooter Braun itu lalu berkembang menjadi rumah bagi banyak musisi beken Amerika. Justin Bieber menjadi salah satu musisi yang merintis karier dengan bantuan Braun sebagai manajer.
Braun terlibat dalam karier Bieber sejak awal, termasuk saat sang penyanyi meniti karier di Atlanta. Hingga pada suatu waktu, Braun mendorong Bieber dan ibunya untuk pindah dari Kanada ke Amerika Serikat yang berbuah karier gemilang.
Justin Bieber bergabung dengan label Island Def Jam yang bekerja sama dengan RBMG. Setelah itu, musisi yang bergabung dengan manajemen Braun semakin melimpah dari berbagai genre.
Sebut saja Ariana Grande yang meneken kerja sama pada awal 2013. Braun juga mengurus karier sederet musisi kenamaan, mulai dari PSY, Tori Kelly, Carly Rae Jepsen, Martin Garrix, Black Eyed Peas, hingga David Guetta.
Braun juga banyak terlibat dalam kiprah Ithaca Holdings, perusahaan induk SB Projects yang mengakuisisi label Big Machine Label Group. Label musik itu memegang hak atas enam album yang direkam dan ditulis Taylor Swift.
Kepemilikan Big Machine Label Group itu juga berujung kisruh antara Scooter Braun dengan Taylor Swift. Sebab, Taylor Swift merasa dirugikan karena dipersulit saat ingin membeli dan memegang hak secara penuh atas semua asetnya.
Pada 2021, Braun mulai mengeksplorasi industri Kpop ketika HYBE mengakuisisi Ithaca Holdings lewat HYBE America. Sebagai bagian dari penjualan, Braun didapuk menjadi CEO HYBE America dan bergabung dengan dewan direksi HYBE.
[Gambas:Photo CNN]