Danny-Michael Philippou, dari YouTuber Prank Jadi Sutradara Talk to Me

CNN Indonesia
Minggu, 27 Agu 2023 14:17 WIB
Danny-Michael Philippou, dari YouTuber Prank Jadi Sutradara Talk to Me
Kisah Talk to Me yang mampu membuat penonton menahan nafas digarap oleh dua YouTuber Australia yang gemar melakukan prank, Danny dan Michael Philippou. (Getty Images via AFP/MATT WINKELMEYER)

Sementara itu, Danny mengembangkan naskah yang kemudian menjadi Talk to Me semasa ia masih bekerja dalam kanal YouTube mereka, RackaRacka.

"Konten di YouTube adalah konten yang sangat spesifik yang dibuat untuk audiens yang sangat spesifik," kata Danny.

"Saya tidak merasa bisa benar-benar kreatif atau personal dalam hal itu. Menulis Talk to Me seperti proses yang bersifat pribadi dan terapeutik," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini Danny mengenang konten-konten prank milik mereka di YouTube sebagai masa lalu yang "sangat aneh". Apalagi saat mengingat bagaimana prank mobil penuh air mereka membuahkan sanksi hukum pelanggaran lalu lintas.

"Kami pada masa itu sedang menulis film dan menyiapkan pra-produksi, sementara Michael ditangkap karena soal mobil penuh air," kata Danny.

"Kami akhirnya mengaku bersalah atas beberapa dakwaan, tapi tidak pada beberapa dakwaan lainnya, dan akhirnya kami cuma dikenai denda," lanjutnya.

Kini film debut mereka, Talk to Me, sukses digaet A24 dan tayang perdana di Sundance Film Festival yang kemudian membuahkan banyak ulasan positif. Michael menyebut sambutan itu terasa sungguh "tak nyata".



"Semua ini telah menjadi pintu yang kami coba buka sepanjang hidup kami dan Sundance langsung membukanya," kata Michael.

Talk to Me pun menuai pendapatan box office terbilang baik. Film bujet rendah sebesar US$4,5 juta itu tercatat sudah mengantongi US$54 juta, lebih dari sepuluh kali lipat.

Setelah Talk to Me, Danny mengakui sedang dalam penulisan naskah film horor lainnya yang diberi tajuk Bring Her Back. Selain itu, Danny juga mengerjakan proyek lainnya.

"Film horornya yang paling dekat, tapi kami punya sekitar 15 film lainnya juga." kata Michael.

[Gambas:Youtube]



(end)
Jakarta, CNN Indonesia --

Film Talk to Me menarik minat pencinta horor. Kisahnya yang mampu membuat penonton menahan nafas ini digarap oleh dua YouTuber yang gemar melakukan prank alias lelucon asal Australia, Danny dan Michael Philippou.

Entertainment Weekly menyebut salah satu prank yang terkenal dari kakak-adik ini adalah saat keduanya mengendarai sebuah mobil yang diisi air dengan penuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya melakukannya sebagai lelucon!" kata Philippou. "Malah kemudian itu menjadi hal yang besar,"

Mereka berdua disebut mengembangkan minat pada film horor semasa keduanya tumbuh di Adelaide, Australia.

Semasa SMA, dua pria yang kini berusia 30 tahun itu kerap membuat video pendek. Pada 2013, mereka pun membuat kanal YouTube sendiri.

"Kami dulu selalu menonton yang tidak semestinya kami tonton," kata Danny.

"Itu terasa sebagai sebuah peralihan, proses pendewasaan, untuk melihat sesuatu yang menghantui dan sungguh menakutimu sepanjang hidup," lanjutnya.

[Gambas:Video CNN]



Pengalaman bermain dengan penyuntingan video dan ide-ide kreatif selama mengelola kanal YouTube keduanya semakin terlatih saat mereka mendapatkan pekerjaan dalam proyek milik sutradara Jennifer Kent pada 2014.

Kala itu, keduanya mendapatkan pekerjaan di film horor dari Kent, The Babadook. Michael bekerja sebagai runner, sementara Danny di bagian pencahayaan.

Michael mengaku dia sukarela mengerjakan film demi sensasi berada di lokasi syuting.

"Tak ada yang akan menolak untuk bisa mengerjakan apapun sebebasnya," kata Michael. "Jadi saya akan melakukan semua pengambilan gambar ini secara gratis,"

"Salah satu produser bilang, 'film berikutnya kau akan dibayar'. Dan itu adalah The Babadook. Itu kali pertama saya melihat seorang sutradara sungguh peduli dengan apa yang dia buat," katanya.

"Jen sangat peduli pada setiap frame adegan. Dia bukan hanya di sana karena dibayar. Dia di sana untuk menciptakan seni, dan saya sungguh mengagumi dirinya karena itu," kata Michael.

Lanjut ke sebelah...

Ada Film Horor Lainnya

Kisah Talk to Me yang mampu membuat penonton menahan nafas digarap oleh dua YouTuber Australia yang gemar melakukan prank, Danny dan Michael Philippou. (A24)

Sementara itu, Danny mengembangkan naskah yang kemudian menjadi Talk to Me semasa ia masih bekerja dalam kanal YouTube mereka, RackaRacka.

"Konten di YouTube adalah konten yang sangat spesifik yang dibuat untuk audiens yang sangat spesifik," kata Danny.

"Saya tidak merasa bisa benar-benar kreatif atau personal dalam hal itu. Menulis Talk to Me seperti proses yang bersifat pribadi dan terapeutik," lanjutnya.

Kini Danny mengenang konten-konten prank milik mereka di YouTube sebagai masa lalu yang "sangat aneh". Apalagi saat mengingat bagaimana prank mobil penuh air mereka membuahkan sanksi hukum pelanggaran lalu lintas.

"Kami pada masa itu sedang menulis film dan menyiapkan pra-produksi, sementara Michael ditangkap karena soal mobil penuh air," kata Danny.

"Kami akhirnya mengaku bersalah atas beberapa dakwaan, tapi tidak pada beberapa dakwaan lainnya, dan akhirnya kami cuma dikenai denda," lanjutnya.

Kini film debut mereka, Talk to Me, sukses digaet A24 dan tayang perdana di Sundance Film Festival yang kemudian membuahkan banyak ulasan positif. Michael menyebut sambutan itu terasa sungguh "tak nyata".

[Gambas:Video CNN]



"Semua ini telah menjadi pintu yang kami coba buka sepanjang hidup kami dan Sundance langsung membukanya," kata Michael.

Talk to Me pun menuai pendapatan box office terbilang baik. Film bujet rendah sebesar US$4,5 juta itu tercatat sudah mengantongi US$54 juta, lebih dari sepuluh kali lipat.

Setelah Talk to Me, Danny mengakui sedang dalam penulisan naskah film horor lainnya yang diberi tajuk Bring Her Back. Selain itu, Danny juga mengerjakan proyek lainnya.

"Film horornya yang paling dekat, tapi kami punya sekitar 15 film lainnya juga." kata Michael.

[Gambas:Youtube]




HALAMAN:
1 2