Daftar 10 Film Indonesia Terlaris Paruh Pertama 2023, Horor Berjaya

CNN Indonesia
Rabu, 30 Agu 2023 19:02 WIB
Daftar 10 Film Indonesia Terlaris Paruh Pertama 2023, Horor Berjaya
Berikut 10 film Indonesia terlaris pada paruh pertama 2023 yang ditempati Sewu Dino di posisi puncak. (Screenshot dari Instagram @sewudinomovie)

3. Suzzana: Malam Jumat Kliwon

Film yang dibintangi Luna Maya itu sudah tembus 1.020.550 penonton enam hari setelah tayang di layar lebar.

Berdasarkan data terbaru, Suzzana: Malam Jumat Kliwon berhasil mengumpulkan 2.082.569 penonton dan menempati posisi ketiga.

Cerita Suzzanna: Malam Jumat Kliwon berlatar pada 1980-an tentang pasangan kekasih bernama Suzzanna (Luna Maya) dan Surya (Achmad Megantara). Mereka telah menjalin hubungan sejak lama dan saling menyayangi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hubungan Suzzanna dan Surya juga menapaki babak baru ketika mereka berencana menikah. Namun, rencana itu terganjal masalah besar karena orang tua Suzzanna ternyata terlilit utang.

Demi melunasi utang tersebut, Suzzanna menjadi istri kedua Raden Aryo (Tio Pakusadewo), juragan sekaligus orang terkaya di desa. Sayangnya, Suzzanna malah disantet istri pertama karena cemburu.

[Gambas:Youtube]



4. Ketika Berhenti di Sini

Film terbaru Prilly Latuconsina dan Bryan Domani yang tayang perdana 27 Juli itu tercatat telah mengumpulkan lebih dari satu juta penonton di pekan perdana penayangannya.

Berdasarkan data terbaru, Ketika Berhenti di Sini sukses mengumpulkan 1.604.359 penonton dan menempati posisi keempat di daftar film Indonesia terlaris.

Drama garapan sutradara Umay Shahab ini menjadi film non-horor pertama yang menempati lima besar film Indonesia terlaris paruh pertama 2023.

Film ini mengisahkan hidup Anindita Semesta (Prilly Latuconsina) yang tak sengaja bertemu Edison Kartasasmita (Bryan Domani) dan kemudian menjalin cinta.

Suatu ketika Ed mengalami kecelakaan dan meninggal dunia. Anindita pun dibayangi perasaan bersalah sebelum ia bertemu dengan Ifan Randuwana (Refal Hady), sahabat kecilnya.

Di saat bersamaan, Dita juga menemukan kacamata bernama LOOK dengan teknologi Augmented Reality (AR), sehingga memungkinkannya untuk "bertemu" kembali dengan sosok Ed.

[Gambas:Youtube]

5. Buya Hamka Vol. 1

Buya Hamka juga menjadi film non-horor yang menempati sepuluh besar film Indonesia terlaris paruh pertama 2023.

Film yang dibintangi Vino G. Bastian dan Laudya Cynthia Bella ini mengisi posisi kelima berkat mengumpulkan 1.297.893 penonton.

Buya Hamka bagian pertama mengisahkan berbagai momen penting kehidupan Buya Hamka (Vino G. Bastian) dalam kurun waktu 1933 hingga 1945.

Kala itu, Hamka dipercaya sebagai ketua pengurus Muhammadiyah di Makassar. Peran dan gayanya dalam memimpin berhasil memberikan berbagai kemajuan bagi organisasi hingga namanya begitu harum.

Ia juga aktif menulis berbagai karya roman, satu genre yang ditekuni kala itu. Beberapa cerita roman yang dikerjakan oleh Hamka, seperti Di Bawah Lindungan Ka'bah hingga Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.

[Gambas:Youtube]

6. Khanzab

Khanzab menjadi salah satu film horor Indonesia yang tayang dalam periode libur lebaran 2023. Di momen itu, film arahan Anggy Umbara ini mengumpulkan total 1.166.706 penonton setelah satu bulan tayang di bioskop.

Khanzab mengangkat cerita dengan latar peristiwa pembantaian dukun santet di Banyuwangi pada 1988. Kala itu, ayah Rahayu (Yasamin Jasem) merupakan salah satu korban karena dituduh sebagai dukun santet.

Rahayu yang saat itu masih kecil harus menerima keadaan ayahnya yang dipenggal, sehingga mengalami trauma berat.

Ia pun memutuskan untuk pergi meninggalkan Banyuwangi bersama ibu tiri dan adiknya. Mereka pindah ke rumah masa kecil Rahayu di kawasan Jetis.

Namun, keluarga Rahayu dikucilkan karena isu kematian ayahnya menyebar dengan cepat. Ia dan adiknya dituduh anak seorang dukun santet sehingga kerap membuatnya tak nyaman.

Rahayu akhirnya berusaha meringankan beban dalam hati dengan mulai rutin salat. Namun, trauma dan rasa takut masih menguasai dirinya sehingga ibadah Rahayu kerap terganggu.

[Gambas:Youtube]

Lanjut ke sebelah...

Jakarta, CNN Indonesia --

Sepuluh film Indonesia terbaru berhasil merajai layar lebar dan menjadi film Indonesia terlaris pada paruh pertama 2023 jika dihitung berdasarkan jumlah penonton.

Daftar ini dibuat berdasarkan keterangan pers dari XXI yang dihimpun melalui situs filmindonesia.or.id per Senin (28/8).

Film horor masih menguasai sebagian besar daftar tersebut, sebut saja Sewu Dino, Waktu Maghrib, Khanzab, hingga Suzzanna: Malam Jumat Kliwon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sewu Dino masih menjadi film yang menduduki peringkat pertama film Indonesia terlaris sepanjang 2023 dengan lebih dari 4,8 juta penonton.

Sementara, Suzzanna: Malam Jumat Kliwon yang baru tayang pada awal Agustus lalu sukses merangsek ke posisi ketiga berkat perolehan 2 juta lebih penonton.

Berikut 10 film Indonesia terlaris pada paruh pertama 2023.

[Gambas:Video CNN]



1. Sewu Dino

Sewu Dino hingga kini masih menempati posisi pertama film Indonesia terlaris hingga paruh pertama 2023.

Berdasarkan data terbaru pada Senin (28/8), Sewu Dino berhasil mengumpulkan 4.886.406 penonton selama49 hari penayangan sebelum turun layar.

Sewu Dino mengisahkan Sri (Mikha Tambayong), seorang perempuan desa yang mendapat pekerjaan sebagai perawat di sebuah keluarga. Ia harus mengurus seorang anak yang sakit karena kena santet Sewu Dino.

Mereka tidak bisa lari dari gubuk tersebut karena terikat perjanjian mistis dengan Mbah Karsa Atmojo, dan mereka harus selesaikan ritual sampai hari ke-1000. Jika melanggar, kematian menanti mereka.

[Gambas:Youtube]

2. Waktu Maghrib

Waktu Maghrib sesungguhnya menguasai box office Indonesia pada awal 2023 sebelum Sewu Dino tayang. Film arahan Sidharta Tata ini berhasil bertahan di bioskop sekitar dua bulan sejak tayang perdana pada 9 Februari.

Film ini akhirnya bergeser ke tempat kedua setelah mengumpulkan 2.403.711 penonton sebelum turun layar pada April 2023.

Waktu Maghrib menceritakan Adi (Ali Fikry), Saman (Bima Sena), dan Ayu (Nafiza Fatia Rani) yang tinggal di Desa Jatijajar, sebuah desa terpencil di Jawa Tengah. Adi dan Saman sering terlambat masuk sekolah karena kerap membantu keluarga kerja di ladang.

Sehingga, keduanya sering dihukum Bu Woro (Aulia Sarah), guru mereka yang disiplin dan galak. Suatu hari, kekesalan Adi dan Saman terhadap Bu Woro memuncak dan menyumpahi gurunya agar mati saja. Sumpah ini terucap bersamaan dengan berkumandangnya adzan Maghrib.

Tak lama sesudahnya, Bu Woro meninggal secara mengenaskan. Sejak itu, Adi dan Saman mengalami teror supranatural yang mengerikan.

[Gambas:Youtube]

Lanjut ke sebelah...

10 Film Indonesia Terlaris Paruh Pertama 2023

Berikut 10 film Indonesia terlaris pada paruh pertama 2023. (dok. Soraya Intercine Film via IMDb)

3. Suzzana: Malam Jumat Kliwon

Film yang dibintangi Luna Maya itu sudah tembus 1.020.550 penonton enam hari setelah tayang di layar lebar.

Berdasarkan data terbaru, Suzzana: Malam Jumat Kliwon berhasil mengumpulkan 2.082.569 penonton dan menempati posisi ketiga.

Cerita Suzzanna: Malam Jumat Kliwon berlatar pada 1980-an tentang pasangan kekasih bernama Suzzanna (Luna Maya) dan Surya (Achmad Megantara). Mereka telah menjalin hubungan sejak lama dan saling menyayangi.

Hubungan Suzzanna dan Surya juga menapaki babak baru ketika mereka berencana menikah. Namun, rencana itu terganjal masalah besar karena orang tua Suzzanna ternyata terlilit utang.

Demi melunasi utang tersebut, Suzzanna menjadi istri kedua Raden Aryo (Tio Pakusadewo), juragan sekaligus orang terkaya di desa. Sayangnya, Suzzanna malah disantet istri pertama karena cemburu.

[Gambas:Youtube]



4. Ketika Berhenti di Sini

Film terbaru Prilly Latuconsina dan Bryan Domani yang tayang perdana 27 Juli itu tercatat telah mengumpulkan lebih dari satu juta penonton di pekan perdana penayangannya.

Berdasarkan data terbaru, Ketika Berhenti di Sini sukses mengumpulkan 1.604.359 penonton dan menempati posisi keempat di daftar film Indonesia terlaris.

Drama garapan sutradara Umay Shahab ini menjadi film non-horor pertama yang menempati lima besar film Indonesia terlaris paruh pertama 2023.

Film ini mengisahkan hidup Anindita Semesta (Prilly Latuconsina) yang tak sengaja bertemu Edison Kartasasmita (Bryan Domani) dan kemudian menjalin cinta.

Suatu ketika Ed mengalami kecelakaan dan meninggal dunia. Anindita pun dibayangi perasaan bersalah sebelum ia bertemu dengan Ifan Randuwana (Refal Hady), sahabat kecilnya.

Di saat bersamaan, Dita juga menemukan kacamata bernama LOOK dengan teknologi Augmented Reality (AR), sehingga memungkinkannya untuk "bertemu" kembali dengan sosok Ed.

[Gambas:Youtube]

5. Buya Hamka Vol. 1

Buya Hamka juga menjadi film non-horor yang menempati sepuluh besar film Indonesia terlaris paruh pertama 2023.

Film yang dibintangi Vino G. Bastian dan Laudya Cynthia Bella ini mengisi posisi kelima berkat mengumpulkan 1.297.893 penonton.

Buya Hamka bagian pertama mengisahkan berbagai momen penting kehidupan Buya Hamka (Vino G. Bastian) dalam kurun waktu 1933 hingga 1945.

Kala itu, Hamka dipercaya sebagai ketua pengurus Muhammadiyah di Makassar. Peran dan gayanya dalam memimpin berhasil memberikan berbagai kemajuan bagi organisasi hingga namanya begitu harum.

Ia juga aktif menulis berbagai karya roman, satu genre yang ditekuni kala itu. Beberapa cerita roman yang dikerjakan oleh Hamka, seperti Di Bawah Lindungan Ka'bah hingga Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.

[Gambas:Youtube]

6. Khanzab

Khanzab menjadi salah satu film horor Indonesia yang tayang dalam periode libur lebaran 2023. Di momen itu, film arahan Anggy Umbara ini mengumpulkan total 1.166.706 penonton setelah satu bulan tayang di bioskop.

Khanzab mengangkat cerita dengan latar peristiwa pembantaian dukun santet di Banyuwangi pada 1988. Kala itu, ayah Rahayu (Yasamin Jasem) merupakan salah satu korban karena dituduh sebagai dukun santet.

Rahayu yang saat itu masih kecil harus menerima keadaan ayahnya yang dipenggal, sehingga mengalami trauma berat.

Ia pun memutuskan untuk pergi meninggalkan Banyuwangi bersama ibu tiri dan adiknya. Mereka pindah ke rumah masa kecil Rahayu di kawasan Jetis.

Namun, keluarga Rahayu dikucilkan karena isu kematian ayahnya menyebar dengan cepat. Ia dan adiknya dituduh anak seorang dukun santet sehingga kerap membuatnya tak nyaman.

Rahayu akhirnya berusaha meringankan beban dalam hati dengan mulai rutin salat. Namun, trauma dan rasa takut masih menguasai dirinya sehingga ibadah Rahayu kerap terganggu.

[Gambas:Youtube]

Lanjut ke sebelah...

10 Film Indonesia Terlaris Paruh Pertama 2023 BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2 3