Mackenyu, Aktor Jepang Pemeran Zoro yang Ahli Bela Diri
CNN Indonesia
Jumat, 01 Sep 2023 15:40 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Mackenyu merupakan aktor Jepang yang memiliki kemampuan bela diri di atas rata-rata hingga didapuk menjadi Zoro dalam serial One Piece. (AFP/MICHAEL TRAN)
Jakarta, CNN Indonesia --
Mackenyu dipercaya untuk memerankan karakter Roronoa Zoro untuk serial live action One Piece. Perannya itu menuntut Mackenyu untuk menggunakan tiga pedang yang menjadi kekuatan utama Zoro.
Aktor asal Jepang itu bahkan menjalani pelatihan khusus untuk menggunakan tiga pedang. Pelatihan itu dinilai berat meskipun Mackenyu pernah beberapa kali memerankan karakter yang memakai pedang.
"Saya memiliki pengalaman menggunakan dua pedang secara bersamaan dan pernah melakukan live-action menggunakan pedang di masa lalu, tetapi ketika [pedangnya] ada tiga, itu beda cerita," kata Mackenyu kepada Games Radar pada Juli lalu.
"Latihan yang saya lakukan untuk One Piece itu spesifik untuk Zoro dan kemampuan yang dibutuhkan untuk benar-benar menjadi dirinya," lanjutnya.
Mackenyu menjadi salah satu dari lima karakter utama serial live action One Piece bersama Iñaki Godoy sebagai Luffy, Emily Rudd sebagai Nami, Jacob Romero Gibson sebagai Usopp, dan Taz Skylar sebagai Sanji.
Sebelum berperan dalam serial One Piece, Mackenyu sudah memiliki jam terbang yang tinggi di industri perfilman Jepang. Ia pun juga sudah beberapa kali terlibat dalam beberapa proyek film layar lebar Hollywood.
Aktor kelahiran 1996 itu memulai karier aktingnya pada 2015 dengan berperan di film Hollywood berjudul Take a Chance. Ia menjadi pemeran utama film panjang itu dan menjadi lawan main mendiang ayahnya, Sonny Chiba.
Sedangkan, film perdana Mackenyu di Jepang adalah dengan berperan sebagai seorang Kamen Rider. Ia berperan sebagai Eiji Tomari alias Kamen Rider Drive dalam film Kamen Rider Drive: Surprise Future yang juga tayang pada 2015.
Namanya semakin melambung ketika berperan dalam dua film pertama Chihayafuru pada 2016. Ia juga kembali memerankan karakternya yang bernama Arata Wataya untuk menutup trilogi Chihayafuru pada 2018.
Karakternya di Chihayafuru memiliki tempat yang spesial di hati Mackenyu hingga ia memilih nama panggung Mackenyu Arata khusus untuk di Jepang.
Sejak saat itu, Mackenyu meneruskan profesi aktingnya di Jepang dengan membintangi sejumlah film dan serial. Ia juga dikenal sebagai salah satu aktor yang sering membintangi film live action.
Beberapa di antaranya, seperti JoJo's Bizarre Adventure: Diamond Is Unbreakable Chapter I (2017), Rurnouni Kenshin: The Final (2021), hingga Fullmetal Alchemist: The Revenge of Scar (2022).
Setelah sibuk berkarier di Jepang, Mackenyu mencoba peruntungannya di Hollywood. Aktor berusia 26 tahun itu kembali membintangi film produksi Hollywood ketika membintangi Pacific Rim: Uprising (2018) sebagai Cadet Ryoichi dan Knights of the Zodiac (2023) sebagai Pegasus Seiya.
Ketertarikannya dengan dunia perfilman tidak jauh-jauh berkat pengaruh ayahnya, Sonny Chiba, yang merupakan salah satu aktor ternama di Jepang. Dari ayahnya ini jugalah yang membuat Mackenyu menggeluti seni bela diri, seperti karate.
Memiliki kemampuan bela diri di atas rata-rata membuat Mackenyu dipercaya untuk membintangi sejumlah film action. Salah satunya ketika berperan sebagai Yukishiro Enishi dalam film Rurouni Kenshin: The Final.
Dalam film tersebut, terjadi pertarungan pedang yang sengit antara karakternya melawan Himura Kenshin yang diperankan Takeru Satoh. Adegan tersebut menunjukkan kelincahan, kecepatan, ketepatan, serta kebolehan Mackenyu dan Satoh dalam koreografi adegan aksi.
Soal kehidupan pribadi Mackenyu, ia juga memiliki seorang adik laki-laki yang juga merupakan seorang aktor. Adiknya, bernama Gordon Maeda, merupakan aktor kelahiran tahun 2000.
Mackenyu dan Gordon memiliki hubungan saudara yang sangat dekat hingga keduanya mengumumkan telah menikah dengan pasangan masing-masing di waktu yang bersamaan.
Istri keduanya pun hamil dan melahirkan di waktu yang berdekatan. Mackenyu dikabarkan menyambut kelahiran anak pertamanya pada akhir Juli lalu.
Mackenyu dipercaya untuk memerankan karakter Roronoa Zoro untuk serial live action One Piece. Perannya itu menuntut Mackenyu untuk menggunakan tiga pedang yang menjadi kekuatan utama Zoro.
Aktor asal Jepang itu bahkan menjalani pelatihan khusus untuk menggunakan tiga pedang. Pelatihan itu dinilai berat meskipun Mackenyu pernah beberapa kali memerankan karakter yang memakai pedang.
"Saya memiliki pengalaman menggunakan dua pedang secara bersamaan dan pernah melakukan live-action menggunakan pedang di masa lalu, tetapi ketika [pedangnya] ada tiga, itu beda cerita," kata Mackenyu kepada Games Radar pada Juli lalu.
"Latihan yang saya lakukan untuk One Piece itu spesifik untuk Zoro dan kemampuan yang dibutuhkan untuk benar-benar menjadi dirinya," lanjutnya.
Mackenyu menjadi salah satu dari lima karakter utama serial live action One Piece bersama Iñaki Godoy sebagai Luffy, Emily Rudd sebagai Nami, Jacob Romero Gibson sebagai Usopp, dan Taz Skylar sebagai Sanji.
Sebelum berperan dalam serial One Piece, Mackenyu sudah memiliki jam terbang yang tinggi di industri perfilman Jepang. Ia pun juga sudah beberapa kali terlibat dalam beberapa proyek film layar lebar Hollywood.
Aktor kelahiran 1996 itu memulai karier aktingnya pada 2015 dengan berperan di film Hollywood berjudul Take a Chance. Ia menjadi pemeran utama film panjang itu dan menjadi lawan main mendiang ayahnya, Sonny Chiba.
Sedangkan, film perdana Mackenyu di Jepang adalah dengan berperan sebagai seorang Kamen Rider. Ia berperan sebagai Eiji Tomari alias Kamen Rider Drive dalam film Kamen Rider Drive: Surprise Future yang juga tayang pada 2015.
Namanya semakin melambung ketika berperan dalam dua film pertama Chihayafuru pada 2016. Ia juga kembali memerankan karakternya yang bernama Arata Wataya untuk menutup trilogi Chihayafuru pada 2018.
Karakternya di Chihayafuru memiliki tempat yang spesial di hati Mackenyu hingga ia memilih nama panggung Mackenyu Arata khusus untuk di Jepang.
Mackenyu merupakan aktor Jepang yang memiliki kemampuan bela diri di atas rata-rata hingga didapuk menjadi Zoro dalam serial One Piece. (AFP/APU GOMES)
Sejak saat itu, Mackenyu meneruskan profesi aktingnya di Jepang dengan membintangi sejumlah film dan serial. Ia juga dikenal sebagai salah satu aktor yang sering membintangi film live action.
Beberapa di antaranya, seperti JoJo's Bizarre Adventure: Diamond Is Unbreakable Chapter I (2017), Rurnouni Kenshin: The Final (2021), hingga Fullmetal Alchemist: The Revenge of Scar (2022).
Setelah sibuk berkarier di Jepang, Mackenyu mencoba peruntungannya di Hollywood. Aktor berusia 26 tahun itu kembali membintangi film produksi Hollywood ketika membintangi Pacific Rim: Uprising (2018) sebagai Cadet Ryoichi dan Knights of the Zodiac (2023) sebagai Pegasus Seiya.
Ketertarikannya dengan dunia perfilman tidak jauh-jauh berkat pengaruh ayahnya, Sonny Chiba, yang merupakan salah satu aktor ternama di Jepang. Dari ayahnya ini jugalah yang membuat Mackenyu menggeluti seni bela diri, seperti karate.
Memiliki kemampuan bela diri di atas rata-rata membuat Mackenyu dipercaya untuk membintangi sejumlah film action. Salah satunya ketika berperan sebagai Yukishiro Enishi dalam film Rurouni Kenshin: The Final.
Dalam film tersebut, terjadi pertarungan pedang yang sengit antara karakternya melawan Himura Kenshin yang diperankan Takeru Satoh. Adegan tersebut menunjukkan kelincahan, kecepatan, ketepatan, serta kebolehan Mackenyu dan Satoh dalam koreografi adegan aksi.
Soal kehidupan pribadi Mackenyu, ia juga memiliki seorang adik laki-laki yang juga merupakan seorang aktor. Adiknya, bernama Gordon Maeda, merupakan aktor kelahiran tahun 2000.
Mackenyu dan Gordon memiliki hubungan saudara yang sangat dekat hingga keduanya mengumumkan telah menikah dengan pasangan masing-masing di waktu yang bersamaan.
Istri keduanya pun hamil dan melahirkan di waktu yang berdekatan. Mackenyu dikabarkan menyambut kelahiran anak pertamanya pada akhir Juli lalu.