Russell Brand Tunda Tur Imbas Dugaan Pelecehan Seksual
CNN Indonesia
Selasa, 19 Sep 2023 06:45 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Dugaan pelecehan seksual terhadap 4 perempuan buat Russell Brand tunda tur dan rencana terbitkan buku baru ditangguhkan. (Getty Images/AFP/Christopher Polk)
Sementara itu, Russell Brand dengan tegas membantah tuduhan itu melalui video "So, This Is Happenning" yang diunggah ke YouTube. Ia juga mengunggah video sanggahan ke media sosialnya.
"Saya menerima dua surat yang sangat mengganggu, atau sebuah surat dan email. Satu dari perusahaan TV media arus utama, satu dari koran, yang membuat daftar serangkaian serangan yang sangat mengerikan dan agresif," kata Russell Brand lewat Instagram pada Sabtu (16/9).
"Namun, di tengah rangkaian serangan luar biasa dan agak tidak beraturan ini, ada beberapa tuduhan sangat serius yang saya bantah sepenuhnya," lanjutnya dengan tegas.
Brand mengatakan tuduhan dibuat ketika wajahnya masih muncul di mana-mana. Mantan suami Katy Perry ini pun bahkan mengakui sempat menjalani pergaulan bebas.
Namun, kata Brand, hubungannya dengan perempuan mana pun di masa lalu selalu berdasarkan persetujuan.
"Tuduhan ini berkaitan dengan saat saya bekerja di media arus utama, saat saya selalu tampil di surat kabar, saat saya bermain film," kata komedian 48 tahun itu.
"Seperti yang telah saya tulis secara ekstensif di buku-buku saya, saya sangat, sangat melakukan pergaulan bebas," ungkapnya.
"Selama masa pergaulan bebas itu hubungan yang saya miliki benar-benar selalu atas dasar suka sama suka," ujar Brand.
Russell Brand pernah mengakui ketika dia berjuang melawan kecanduan narkoba dan seks. ia pun juga mengaku memiliki masalah kesehatan mental. Sejak saat itu, dia menciptakan sebuah medium yang berfokus untuk membahas kesehatan mental.
Sehingga, dia melihat kejujurannya ini sebagai celah bagi orang lain untuk melayangkan tuduhan kriminal kepadanya.
"Apa yang saya bantah dengan serius adalah tuduhan kriminal yang sangat, sangat serius ini," tegasnya.
(chri)
Jakarta, CNN Indonesia --
Russell Brand menunda tur live bertajuk Bipolarisation usai dituduh melakukan pelecehan seksual. Satu jadwal yang langsung terdampak adalah penampilan di Theatre Royal Windsor pada Selasa (19/9).
Kabar penundaan itu diumumkan promotor tour live Russell Brand, tanpa memberikan detail alasan atau tanggal baru penampilan komedian tersebut.
"Kami menunda beberapa acara penggalangan dana amal yang tersisa. Kami tidak suka melakukannya, tapi kami tahu kalian akan memahaminya," keterangan promotor seperti diberitakan Variety, Senin (18/9).
Russell Brand awalnya dijadwalkan tampil di Theatre Royal Windsor dengan tiket yang disebut-sebut sudah ludes terjual. Namun, agenda tersebut kini ditunda setelah aktor sekaligus komedian itu diduga melakukan pelecehan seksual di masa lalu.
Tuduhan pertama muncul dari investigasi bersama The Times of London, The Sunday Times dan dokumenter Channel 4 Dispatches. Mereka menemukan empat perempuan menuduh Brand melakukan pelecehan seksual, dan satu kasus pemerkosaan.
Salah satu korban yang enggan disebut namanya itu menuding Russell melecehkannya di London, Inggris, ketika masih berusia 16 tahun, sedangkan komedian itu berusia 31 tahun.
Selain itu, dua tuduhan lain disebut terjadi di Los Angeles, Amerika Serikat. Salah satu perempuan dirawat di rumah sakit di hari yang sama dengan pelecehan tersebut.
BBC dan Banijay, saluran yang bekerja sama dengan komedian itu saat pelecehan diduga terjadi, juga melakukan penyelidikan atas tuduhan tersebut.
Rencana penerbitan buku baru terancam
Tak hanya tur, Russell Brand juga terancam kehilangan kesepakatan atas Recovery: The Workbook: A practical Guide to Finding Freedom from Our Addictions yang dijadwalkan terbit Desember 2023.
Bluebird, anak perusahaan Pan Macmillan, mengatakan tengah menangguhkan rencana penerbitan buku yang jadi lanjutan dari buku self-help Recovery: Freedom from Our Addictions Russell Brand yang terbit pada 2017.
"Ini adalah tuduhan yang sangat serius. Berdasarkan hal tersebut, Bluebird telah mengambul keputusan menghentikan sementara rencana penerbitan dengan Russell Brand," pernyataan penerbit itu.
Lanjut ke sebelah...
Bantahan Russell Brand
Russel Brand membantah dugaan pelecehan dan menegaskan semua hubungan atas persetujuan dua belah pihak. (AFP PHOTO/Frederic J. Brown)
Sementara itu, Russell Brand dengan tegas membantah tuduhan itu melalui video "So, This Is Happenning" yang diunggah ke YouTube. Ia juga mengunggah video sanggahan ke media sosialnya.
"Saya menerima dua surat yang sangat mengganggu, atau sebuah surat dan email. Satu dari perusahaan TV media arus utama, satu dari koran, yang membuat daftar serangkaian serangan yang sangat mengerikan dan agresif," kata Russell Brand lewat Instagram pada Sabtu (16/9).
"Namun, di tengah rangkaian serangan luar biasa dan agak tidak beraturan ini, ada beberapa tuduhan sangat serius yang saya bantah sepenuhnya," lanjutnya dengan tegas.
Brand mengatakan tuduhan dibuat ketika wajahnya masih muncul di mana-mana. Mantan suami Katy Perry ini pun bahkan mengakui sempat menjalani pergaulan bebas.
Namun, kata Brand, hubungannya dengan perempuan mana pun di masa lalu selalu berdasarkan persetujuan.
"Tuduhan ini berkaitan dengan saat saya bekerja di media arus utama, saat saya selalu tampil di surat kabar, saat saya bermain film," kata komedian 48 tahun itu.
"Seperti yang telah saya tulis secara ekstensif di buku-buku saya, saya sangat, sangat melakukan pergaulan bebas," ungkapnya.
"Selama masa pergaulan bebas itu hubungan yang saya miliki benar-benar selalu atas dasar suka sama suka," ujar Brand.
Russell Brand pernah mengakui ketika dia berjuang melawan kecanduan narkoba dan seks. ia pun juga mengaku memiliki masalah kesehatan mental. Sejak saat itu, dia menciptakan sebuah medium yang berfokus untuk membahas kesehatan mental.
Sehingga, dia melihat kejujurannya ini sebagai celah bagi orang lain untuk melayangkan tuduhan kriminal kepadanya.
"Apa yang saya bantah dengan serius adalah tuduhan kriminal yang sangat, sangat serius ini," tegasnya.