Martin Scorsese Puji 'Duet Maut' Barbie dan Oppenheimer
CNN Indonesia
Kamis, 12 Okt 2023 23:45 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Martin Scorsese memuji 'duet maut' Barbie dan Oppenheimer yang jadi fenomena box office beberapa waktu lalu. (AFP Photo/Tiziana Fabi)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sutradara Martin Scorsese memuji kiprah duet film Barbie dan Oppenheimer dalam meningkatkan minat penonton untuk mendatangi bioskop beberapa waktu lalu. Penayangan bersamaan dua film tersebut juga menjadi bak fenomena tengah tahun ini.
Dalam wawancara bersama The Hindustan Times, Senin (9/10), Scorsese menyebut kehadiran dua film tersebut sebagai perfect storm.
"Menurut saya kombinasi Oppenheimer dan Barbie adalah sesuatu yang istimewa," kata Scorsese, seperti diberitakan Deadline, Senin (9/10).
"Itu terlihat seperti, saya sebenarnya benci kata itu, tapi itu seperti perfect storm," imbuhnya.
Perfect storm biasanya menggambarkan kombinasi peristiwa atau hal yang tidak biasa terjadi, tetapi menghasilkan situasi yang luar biasa baik atau juga sangat buruk.
Scorsese menilai kehadiran duet dua film yang juga dikenal sebagai Barbenheimer tersebut datang di waktu yang tepat, yakni di pertengahan musim panas setelah masa pandemi Covid-19.
"Hal itu terjadi pada waktu yang tepat. Dan yang paling penting adalah banyak orang pergi menonton film-film itu di bioskop," kata Scorsese.
Meski mengaku belum menonton kedua film tersebut, Scorsese mengklaim selalu menggemari karya Nolan dan pernah bekerja dengan Robbie untuk film The Wolf of Wall Street.
Ia kemudian memuji kedua film yang memiliki kisah dan latar belakang sangat berbeda justru dapat menawarkan gagasan baru yang muncul lewat bioskop.
"Bagaimana itu bisa pas secara sempurna - sebuah film dengan nilai hiburan yang sepenuhnya berwarna-warni - dan film dengan segala keseriusan dan kekuatan, yang sebagian besarnya berkisah tentang akhir peradaban kita," jelas Scorsese.
"Anda tidak bisa lagi memiliki film yang selain berlawanan untuk hadir dan kerja bersama," tambahnya.
Dalam pandangan Nolan, duet sukses Barbenheimer akan memberikan celah bagi sineas-sineas di masa depan untuk menyajikan karya serupa di industri film populer.
"Ini memberikan sedikit harapan untuk munculnya film lain yang berbeda, berbeda dari apa yang terjadi dalam 20 tahun terakhir, selain dari karya-karya besar yang dilakukan di sinema independen," pungkas Scorsese.
Lanjut ke sebelah...
Demam Barbie dan Oppenheimer mendatangkan atensi lebih dari banyak pesohor sejak kemunculannya di bioskop. Sebelum Scorsese, aktor Tom Cruise hingga sutradara Quentin Tarantino juga memberikan dukungannya untuk kedua film tersebut.
Pendapat Scorsese tentang Barbie dan Oppenheimer juga sejalan dengan komentar sutradara Francis Ford Coppola yang menyebut fenomena "Barbenheimer" sebagai "kemenangan bagi dunia perfilman."
Barbie dan Oppenheimer ditayangkan pada satu tanggal yang sama, di Indonesia pada 19 Juli dan AS pada 21 Juli.
Rencana perilisan bersamaan sudah jadi perbincangan di media sosial beberapa waktu terakhir. Selain momen "double feature" yang tidak selalu terjadi setiap tahun, kedua film itu juga mempunyai nuansa dan basis penggemar yang kontras.
Barbie cenderung mengusung konsep yang penuh warna layaknya boneka ikonis Mattel, sedangkan Oppenheimer digadang-gadang bernuansa serius seperti film garapan Christopher Nolan lainnya.
Netizen kemudian ramai-ramai menamai peristiwa penayangan serentak itu dengan istilah "Barbenheimer", sebuah akronim yang disusun dari kata Barbie dan Oppenheimer.
Film yang masing-masing disutradarai oleh Greta Gerwig dan Christopher Nolan itu terbukti meraih kesuksesan besar di box office.
Barbie kini berada di posisi 14 film terlaris sepanjang sejarah dengan mengumpulkan lebih dari US$1,43 miliar. Capaian itu membuat film yang dibintangi Margot Robbie tersebut menjadi film terlaris pada tahun ini.
Sementara itu, Oppenheimer berada di posisi tiga, tepat di belakang The Super Mario Bros. Movie. Film yang dibintangi Cillian Murphy itu sudah mengantongi lebih dari US$939,1 juta sejak tayang 19 Juli.
Total pendapatan tersebut juga membuat film yang dibintangi Emily Blunt, Robert Downey Jr., dan Florence Pug ini menjadi film biopik terlaris setelah menyalip Bohemian Rhapsody yang mengumpulkan US$910,8 juta.
Jakarta, CNN Indonesia --
Sutradara Martin Scorsese memuji kiprah duet film Barbie dan Oppenheimer dalam meningkatkan minat penonton untuk mendatangi bioskop beberapa waktu lalu. Penayangan bersamaan dua film tersebut juga menjadi bak fenomena tengah tahun ini.
Dalam wawancara bersama The Hindustan Times, Senin (9/10), Scorsese menyebut kehadiran dua film tersebut sebagai perfect storm.
"Menurut saya kombinasi Oppenheimer dan Barbie adalah sesuatu yang istimewa," kata Scorsese, seperti diberitakan Deadline, Senin (9/10).
"Itu terlihat seperti, saya sebenarnya benci kata itu, tapi itu seperti perfect storm," imbuhnya.
Perfect storm biasanya menggambarkan kombinasi peristiwa atau hal yang tidak biasa terjadi, tetapi menghasilkan situasi yang luar biasa baik atau juga sangat buruk.
Scorsese menilai kehadiran duet dua film yang juga dikenal sebagai Barbenheimer tersebut datang di waktu yang tepat, yakni di pertengahan musim panas setelah masa pandemi Covid-19.
"Hal itu terjadi pada waktu yang tepat. Dan yang paling penting adalah banyak orang pergi menonton film-film itu di bioskop," kata Scorsese.
Meski mengaku belum menonton kedua film tersebut, Scorsese mengklaim selalu menggemari karya Nolan dan pernah bekerja dengan Robbie untuk film The Wolf of Wall Street.
Ia kemudian memuji kedua film yang memiliki kisah dan latar belakang sangat berbeda justru dapat menawarkan gagasan baru yang muncul lewat bioskop.
"Bagaimana itu bisa pas secara sempurna - sebuah film dengan nilai hiburan yang sepenuhnya berwarna-warni - dan film dengan segala keseriusan dan kekuatan, yang sebagian besarnya berkisah tentang akhir peradaban kita," jelas Scorsese.
"Anda tidak bisa lagi memiliki film yang selain berlawanan untuk hadir dan kerja bersama," tambahnya.
Dalam pandangan Nolan, duet sukses Barbenheimer akan memberikan celah bagi sineas-sineas di masa depan untuk menyajikan karya serupa di industri film populer.
"Ini memberikan sedikit harapan untuk munculnya film lain yang berbeda, berbeda dari apa yang terjadi dalam 20 tahun terakhir, selain dari karya-karya besar yang dilakukan di sinema independen," pungkas Scorsese.
Lanjut ke sebelah...
Rekor Box Office Barbie dan Oppenheimer
Martin Scorsese memuji 'duet maut' Barbie dan Oppenheimer yang jadi fenomena box office beberapa waktu lalu. (Arsip Universal Pictures dan Warner Bros. Picture)
Demam Barbie dan Oppenheimer mendatangkan atensi lebih dari banyak pesohor sejak kemunculannya di bioskop. Sebelum Scorsese, aktor Tom Cruise hingga sutradara Quentin Tarantino juga memberikan dukungannya untuk kedua film tersebut.
Pendapat Scorsese tentang Barbie dan Oppenheimer juga sejalan dengan komentar sutradara Francis Ford Coppola yang menyebut fenomena "Barbenheimer" sebagai "kemenangan bagi dunia perfilman."
Barbie dan Oppenheimer ditayangkan pada satu tanggal yang sama, di Indonesia pada 19 Juli dan AS pada 21 Juli.
Rencana perilisan bersamaan sudah jadi perbincangan di media sosial beberapa waktu terakhir. Selain momen "double feature" yang tidak selalu terjadi setiap tahun, kedua film itu juga mempunyai nuansa dan basis penggemar yang kontras.
Barbie cenderung mengusung konsep yang penuh warna layaknya boneka ikonis Mattel, sedangkan Oppenheimer digadang-gadang bernuansa serius seperti film garapan Christopher Nolan lainnya.
Netizen kemudian ramai-ramai menamai peristiwa penayangan serentak itu dengan istilah "Barbenheimer", sebuah akronim yang disusun dari kata Barbie dan Oppenheimer.
Film yang masing-masing disutradarai oleh Greta Gerwig dan Christopher Nolan itu terbukti meraih kesuksesan besar di box office.
Barbie kini berada di posisi 14 film terlaris sepanjang sejarah dengan mengumpulkan lebih dari US$1,43 miliar. Capaian itu membuat film yang dibintangi Margot Robbie tersebut menjadi film terlaris pada tahun ini.
Sementara itu, Oppenheimer berada di posisi tiga, tepat di belakang The Super Mario Bros. Movie. Film yang dibintangi Cillian Murphy itu sudah mengantongi lebih dari US$939,1 juta sejak tayang 19 Juli.
Total pendapatan tersebut juga membuat film yang dibintangi Emily Blunt, Robert Downey Jr., dan Florence Pug ini menjadi film biopik terlaris setelah menyalip Bohemian Rhapsody yang mengumpulkan US$910,8 juta.