Lee Sun-kyun Terjerat Kasus Narkoba, Nasib Film Baru Terancam
CNN Indonesia
Rabu, 08 Nov 2023 17:45 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Kasus narkoba yang menjerat Lee Sun-kyun disebut berpotensi mengganggu rencana perilisan dua film baru sang aktor. (dok. Hodu&U Entertainment via Naver)
Jakarta, CNN Indonesia --
Film-film terbaru Lee Sun-kyun disebut dalam kondisi terombang-ambing setelah sang aktor terjerat dugaan kasus narkoba. Lee Sun-kyun hingga kini sudah dua kali diperiksa polisi dan bakal menjalani pemeriksaan ketiga.
Bintang Parasite dan Sleep tersebut sebelumnya sudah bersiap kembali ke layar lebar sedikitnya dalam dua film, yakni Project Silence dan The Land of Happiness, yang sudah menyelesaikan syuting hingga proses penyuntingan.
Salah satu manajer perusahaan produksi Project Silence mengatakan Lee Sun-kyun memerankan karakter inti dan sangat sulit untuk menghilangkan perannya dalam film tersebut.
Dalam film itu, Lee Sun-kyun berperan sebagai Cha Jeong-won, seorang pembantu presiden yang terjebak di jembatan yang runtuh dan harus berusaha menyelamatkan warga yang berjuang untuk bertahan hidup.
Lee Sun-kyun memiliki salah satu peran utama dalam film tersebut, hampir mustahil bagi pembuat film untuk mengeditnya, menurut orang dalam industri film.
"Karakter Lee Sun-kyun adalah pusat cerita dan tidak masuk akal jika mengedit adegannya. Itu akan menghancurkan keseluruhan cerita," ujar manajer perusahaan produksi yang enggan disebutkan namanya itu setelah menyaksikan pemutaran terbatas Project Silence.
"Sangat disayangkan bagi CJ ENM, aktor yang terlibat dalam film berbiaya tinggi itu terlibat kasus narkoba," ia menambahkan seperti diberitakan Korea JoongAng Daily pada Selasa (7/11).
Project Silence dilaporkan menelan biaya produksi 20 miliar won. Film itu sudah ditayangkan perdana di Festival Film Internasional Cannes dan mendapatkan tepuk tangan meriah di sana.
Perwakilan CJ ENM turut buka suara mengenai hal itu. Mereka mengatakan benar-benar membahas nasib film tersebut.
"Kami secara serius mendiskusikan masalah ini [waktu perilisan Project Silence] secara internal," kata juru bicara CJ ENM.
"Ini masalah sangat mendesak dan kami mengamati perkembangan penyelidikan. Kami belum mencapai titik untuk memulai diskusi tanggal perilisan Project Silence. Kami akan merespons ketika detail lebih lanjut [kasus] dipublikasikan polisi."
Lee Sun-kyun (kiri belakang) dalam film Korea Project Silence. (CJ ENM Studios, BLAAD Studios All Rights Reserved)
Kondisi serupa juga dialami The Land of Happiness. Juru bicara NEW selaku rumah produksi mengungkapkan jajarannya mengamati dengan saksama penyelidikan tersebut.
"Film tersebut kini dalam tahap post-produksi, dan kami belum mendiskusikan jadwal perilisan," tuturnya.
Dalam The Land of Happiness, Lee Sun-kyun menjadi salah satu pemeran utama bersama Jo Jung-suk, dan Yoo Jae-myung. Film tersebut menceritakan pengacara yang berusaha menyelamatkan seseorang dari insiden yang mengguncang sejarah modern.
Lanjut ke sebelah...
Kritikus film Kim Hern-sik berpendapat kedua film tersebut berpotensi tak dirilis sama sekali imbas kasus tersebut, "Ada kemungkinan kedua proyek Lee Sun-kyun tak akan pernah dirilis."
Korea Selatan menjadi salah satu negara paling ketat terhadap penampilan artis-artis terjerat masalah narkotika, seks, dan mengemudi dalam kondisi mabuk.
Tiga saluran penyiaran besar di Korea Selatan biasanya langsung melarang seluruh penampilan artis-artis yang terjerat tiga masalah tersebut.
Dalam kontrak kerja sama aktor dan rumah produksi di Korea disebut biasanya mencantumkan klausul, "jika aktor menyebabkan kontroversi sosial yang merugikan proyek, mereka bertanggung jawab bayar dua kali lipat dari yang diterima untuk tampil dalam proyek itu sebagai ganti rugi."
Namun, klausul itu sesungguhnya tak wajib ada atau diharuskan dalam kontrak. Belum diketahui lebih lanjut klausul itu ada atau tidak dalam kontrak yang diteken pihak Lee Sun-kyun dan rumah produksi untuk dua film terbarunya.
CJ ENM dan NEW selaku rumah produksi tidak berkomentar mengenai hal tersebut.
Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan, Lee Sun-kyun mengaku pernah mengonsumsi obat-obatan yang diberikan manajer industri hiburan dewasa di Gangnam. Namun, ia menegaskan tak pernah tahu obat itu adalah narkotika.
Di sisi lain, hasil tes reagan dan 100 helai rambut Lee Sun-kyun semuanya negatif narkoba setidaknya dalam 10 bulan terakhir.
Lee Sun-kyun mengaku bakal kooperatif dalam penyelidikan, sambil melaporkan manajer yang disebut melakukan blackmail kepadanya dalam beberapa waktu terakhir.
Jakarta, CNN Indonesia --
Film-film terbaru Lee Sun-kyun disebut dalam kondisi terombang-ambing setelah sang aktor terjerat dugaan kasus narkoba. Lee Sun-kyun hingga kini sudah dua kali diperiksa polisi dan bakal menjalani pemeriksaan ketiga.
Bintang Parasite dan Sleep tersebut sebelumnya sudah bersiap kembali ke layar lebar sedikitnya dalam dua film, yakni Project Silence dan The Land of Happiness, yang sudah menyelesaikan syuting hingga proses penyuntingan.
Salah satu manajer perusahaan produksi Project Silence mengatakan Lee Sun-kyun memerankan karakter inti dan sangat sulit untuk menghilangkan perannya dalam film tersebut.
Dalam film itu, Lee Sun-kyun berperan sebagai Cha Jeong-won, seorang pembantu presiden yang terjebak di jembatan yang runtuh dan harus berusaha menyelamatkan warga yang berjuang untuk bertahan hidup.
Lee Sun-kyun memiliki salah satu peran utama dalam film tersebut, hampir mustahil bagi pembuat film untuk mengeditnya, menurut orang dalam industri film.
"Karakter Lee Sun-kyun adalah pusat cerita dan tidak masuk akal jika mengedit adegannya. Itu akan menghancurkan keseluruhan cerita," ujar manajer perusahaan produksi yang enggan disebutkan namanya itu setelah menyaksikan pemutaran terbatas Project Silence.
"Sangat disayangkan bagi CJ ENM, aktor yang terlibat dalam film berbiaya tinggi itu terlibat kasus narkoba," ia menambahkan seperti diberitakan Korea JoongAng Daily pada Selasa (7/11).
Project Silence dilaporkan menelan biaya produksi 20 miliar won. Film itu sudah ditayangkan perdana di Festival Film Internasional Cannes dan mendapatkan tepuk tangan meriah di sana.
Perwakilan CJ ENM turut buka suara mengenai hal itu. Mereka mengatakan benar-benar membahas nasib film tersebut.
"Kami secara serius mendiskusikan masalah ini [waktu perilisan Project Silence] secara internal," kata juru bicara CJ ENM.
"Ini masalah sangat mendesak dan kami mengamati perkembangan penyelidikan. Kami belum mencapai titik untuk memulai diskusi tanggal perilisan Project Silence. Kami akan merespons ketika detail lebih lanjut [kasus] dipublikasikan polisi."
Lee Sun-kyun (kiri belakang) dalam film Korea Project Silence. (CJ ENM Studios, BLAAD Studios All Rights Reserved)
Kondisi serupa juga dialami The Land of Happiness. Juru bicara NEW selaku rumah produksi mengungkapkan jajarannya mengamati dengan saksama penyelidikan tersebut.
"Film tersebut kini dalam tahap post-produksi, dan kami belum mendiskusikan jadwal perilisan," tuturnya.
Dalam The Land of Happiness, Lee Sun-kyun menjadi salah satu pemeran utama bersama Jo Jung-suk, dan Yoo Jae-myung. Film tersebut menceritakan pengacara yang berusaha menyelamatkan seseorang dari insiden yang mengguncang sejarah modern.
Lanjut ke sebelah...
Film Baru Lee Sun-kyun Terancam Batal Rilis Imbas Kasus Narkoba
Kasus narkoba yang menjerat Lee Sun-kyun disebut berpotensi mengganggu rencana perilisan dua film baru sang aktor. (dok. Hodu&U Entertainment via Naver)
Kritikus film Kim Hern-sik berpendapat kedua film tersebut berpotensi tak dirilis sama sekali imbas kasus tersebut, "Ada kemungkinan kedua proyek Lee Sun-kyun tak akan pernah dirilis."
Korea Selatan menjadi salah satu negara paling ketat terhadap penampilan artis-artis terjerat masalah narkotika, seks, dan mengemudi dalam kondisi mabuk.
Tiga saluran penyiaran besar di Korea Selatan biasanya langsung melarang seluruh penampilan artis-artis yang terjerat tiga masalah tersebut.
Dalam kontrak kerja sama aktor dan rumah produksi di Korea disebut biasanya mencantumkan klausul, "jika aktor menyebabkan kontroversi sosial yang merugikan proyek, mereka bertanggung jawab bayar dua kali lipat dari yang diterima untuk tampil dalam proyek itu sebagai ganti rugi."
Namun, klausul itu sesungguhnya tak wajib ada atau diharuskan dalam kontrak. Belum diketahui lebih lanjut klausul itu ada atau tidak dalam kontrak yang diteken pihak Lee Sun-kyun dan rumah produksi untuk dua film terbarunya.
CJ ENM dan NEW selaku rumah produksi tidak berkomentar mengenai hal tersebut.
Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan, Lee Sun-kyun mengaku pernah mengonsumsi obat-obatan yang diberikan manajer industri hiburan dewasa di Gangnam. Namun, ia menegaskan tak pernah tahu obat itu adalah narkotika.
Di sisi lain, hasil tes reagan dan 100 helai rambut Lee Sun-kyun semuanya negatif narkoba setidaknya dalam 10 bulan terakhir.
Lee Sun-kyun mengaku bakal kooperatif dalam penyelidikan, sambil melaporkan manajer yang disebut melakukan blackmail kepadanya dalam beberapa waktu terakhir.