Sutradara Bahas Soal Nasib Lucy Gray di Prekuel The Hunger Games

CNN Indonesia
Sabtu, 25 Nov 2023 10:00 WIB
Sutradara Bahas Soal Nasib Lucy Gray di Prekuel The Hunger Games
Sutradara The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes menjawab nasib Lucy Gray yang menjadi misteri di film prekuel tersebut. (Lionsgate/Murray Close)

"Pada momen itulah kita sungguh melihat Snow melalui serangkaian emosi untuk pertama kalinya dan turun menuju kegelapan yang kita tahu akan menjadi pandangan Snow di kemudian hari," lanjutnya.

Lawrence memuji penampilan Tom dalam adegan itu. Bagi dia, adegan itu menggambarkan bagaimana ketakutan digigit ular bercampur dengan kemarahan karena dikhianati dan sedih karena ditinggal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kombinasi itu yang kemudian membuat karakter Snow menyadari bahwa dirinya tak bisa lagi mempercayai orang lain setelah orang terakhir yang ia percaya nyatanya mengkhianatinya.

Sementara itu soal kelanjutan seri waralaba The Hunger Games, Lawrence mengaku dengan senang hati bakal siap mengeksekusi naskah bila Suzanne Collins memberikannya gambaran cerita, walau hanya awalan.

"Mungkin saja. Kenyataannya, bila itu datang dari Suzanne, maka saya akan sangat tertarik. Namun itu karena dia selalu menulis dari landasan tema tertentu dan kemudian membangun cerita berdasarkan ide yang ingin ia ceritakan," kata Lawrence.

"Jadi, jika [ide] itu ada dan kemudian dia memiliki cerita yang ingin diceritakan, saya akan dengan senang hati untuk kembali lagi, meskipun itu masih awal." lanjutnya.



The Ballad of Songbirds and Snakes merupakan hasil adaptasi novel berjudul sama garapan Suzanne Collins. Film prekuel Hunger Games itu kembali diarahkan Francis Lawrence dengan naskah garapan Michael Lesslie dan Michael Arndt.

Deretan bintang Hollywood papan atas turut meramaikan film ini, seperti Tom Blyth, Rachel Zegler, Peter Dinklage, Hunter Schafer, Josh Andres Riveira, Jason Schwartzman, dan Viola Davis.

The Hunger Games: The Ballad of Songbirds and Snakes tayang sejak 15 November di bioskop Indonesia.

(aca/end)
Jakarta, CNN Indonesia --

Artikel ini mengandung spoiler/beberan.

Sutradara The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes, Francis Lawrence, menyebut nasib Lucy Gray di film prekuel tersebut memang disengaja menjadi misteri.

Dalam wawancara dengan Hollywood Reporter, Selasa (21/11), Lawrence juga mengakui dirinya tidak membahas soal nasib karakter yang diperankan oleh Rachel Zegler itu kepada penulis asli The Hunger Games, Suzanne Collins.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak. Kami belum membicarakannya. Gagasan keseluruhannya memang itu menjadi sebuah misteri," kata Lawrence.

Dalam The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes Chapter 3, Lucy Gray dikisahkan berjalan di hutan bersama Coriolanus Snow (Tom Blyth).

Saat itu, Lucy menyadari Snow menyembunyikan sesuatu ketika pria itu keceplosan menyebut telah membunuh tiga orang, bukan dua seperti yang ia ketahui sebelumnya.

Lucy yang mulai curiga dan merasa tak aman, mencoba tetap tenang mengikuti Snow masuk ke sebuah pondok untuk berteduh dari hujan yang datang.

[Gambas:Video CNN]



Meski masih hujan, Lucy kemudian mengatakan kepada Snow ia hendak mencari tanaman bernama Katniss di hutan. Snow pun mengizinkannya.

Namun setelah beberapa lama, Snow menyadari Lucy tak jua kembali. Ia mulai mencari ke hutan dan memanggil namanya. Snow pun hanya menemukan syal milik Lucy.

Saat mengambil syal tersebut, mendadak ular muncul dan menggigit Snow. Sembari marah-marah, ia berhalusinasi melihat Lucy Gray dan menembakinya.

Dalam adegan itu, Snow digambarkan mengalami gangguan psikologis dan mengalami perubahan pada karakternya. Hingga ketika Snow kembali ke Capitol, ia tak pernah tahu keberadaan Lucy.

"Saya suka dengan adegan itu [di hutan]. Itu adegan favorit saya dalam film ini," kata Lawrence.

Lanjut ke sebelah...

Peluang Kelanjutan The Hunger Games

Sutradara The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes menjawab nasib Lucy Gray yang menjadi misteri di film prekuel tersebut. (Lionsgate/Murray Close)

"Pada momen itulah kita sungguh melihat Snow melalui serangkaian emosi untuk pertama kalinya dan turun menuju kegelapan yang kita tahu akan menjadi pandangan Snow di kemudian hari," lanjutnya.

Lawrence memuji penampilan Tom dalam adegan itu. Bagi dia, adegan itu menggambarkan bagaimana ketakutan digigit ular bercampur dengan kemarahan karena dikhianati dan sedih karena ditinggal.

Kombinasi itu yang kemudian membuat karakter Snow menyadari bahwa dirinya tak bisa lagi mempercayai orang lain setelah orang terakhir yang ia percaya nyatanya mengkhianatinya.

Sementara itu soal kelanjutan seri waralaba The Hunger Games, Lawrence mengaku dengan senang hati bakal siap mengeksekusi naskah bila Suzanne Collins memberikannya gambaran cerita, walau hanya awalan.

"Mungkin saja. Kenyataannya, bila itu datang dari Suzanne, maka saya akan sangat tertarik. Namun itu karena dia selalu menulis dari landasan tema tertentu dan kemudian membangun cerita berdasarkan ide yang ingin ia ceritakan," kata Lawrence.

"Jadi, jika [ide] itu ada dan kemudian dia memiliki cerita yang ingin diceritakan, saya akan dengan senang hati untuk kembali lagi, meskipun itu masih awal." lanjutnya.

[Gambas:Photo CNN]



The Ballad of Songbirds and Snakes merupakan hasil adaptasi novel berjudul sama garapan Suzanne Collins. Film prekuel Hunger Games itu kembali diarahkan Francis Lawrence dengan naskah garapan Michael Lesslie dan Michael Arndt.

Deretan bintang Hollywood papan atas turut meramaikan film ini, seperti Tom Blyth, Rachel Zegler, Peter Dinklage, Hunter Schafer, Josh Andres Riveira, Jason Schwartzman, dan Viola Davis.

The Hunger Games: The Ballad of Songbirds and Snakes tayang sejak 15 November di bioskop Indonesia.


HALAMAN:
1 2