Jakarta, CNN Indonesia -- Emerald Fennell melanjutkan kiprahnya sebagai penulis dan sutradara dengan membuat film panjang keduanya yang berjudul Saltburn mengikuti kesuksesan Promising Young Woman (2020).
Saltburn langsung memantik rasa ketertarikan saya karena saya langsung paham dengan dua pemeran utama yang ditulis oleh Fennell dalam lima menit pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oliver Quick (Barry Keoghan) merupakan mahasiswa Oxford yang masuk ke kampus tersebut melalui jalur beasiswa. Ia digambarkan sebagai mahasiswa cupu yang sulit bergaul dan beradaptasi dengan lingkungan baru.
Namun, di menit-menit awal tersebut, ada sosok yang menarik perhatian Oliver. Ia adalah Felix Catton (Jacob Elordi) si mahasiswa kaya raya, populer, dan playboy. Oliver pun "haus" dengan sosok Felix.
Dalam suatu kejadian yang kurang beruntung menguntungkan bagi si bocah penuh privilege, Oliver akhirnya masuk ke dalam lingkaran pertemanan Felix. Mungkin bisa dibilang Felixlah "memelihara" Oliver setelah mendengar kisah kehidupan teman barunya yang nahas.
[Gambas:Video CNN]
Kondisi keluarga Oliver yang hancur itu membuatnya tidak ingin pulang ke rumah saat liburan musim panas. Felix, sebagai teman yang baik, mengajaknya untuk tinggal sementara di rumah keluarganya di Saltburn.
Oliver pun berkenalan dengan para penghuni Saltburn, yaitu James (Richard E. Grant) dan Elspeth Catton (Rosamund Pike), Venetia Catton (Alison Oliver) yang merupakan adik Felix, sepupu Felix dari Amerika bernama Farleigh Start (Archie Madekwe), dan teman Elspeth bernama Pamela (Carey Mulligan).
 Oliver (Barry Keoghan) bersama keluarga Felix (Jacob Elordi) di Saltburn. (dok. Amazon Prime Video) |
Sekitar setengah perjalanan menonton Saltburn saya cukup bertanya-tanya ke manakah Fennell ingin membawa arah cerita film ini. Apalagi, saya tidak melihat sinopsis atau trailer sama sekali sebelum menonton, jadi saya menonton tanpa ekspektasi apa pun.
Namun, ketika perbuatan Oliver satu per satu tersingkap, barulah saya bisa menikmatinya sambil merasa agak jijik--dalam konotasi yang baik.
Menjadikan Barry Keoghan sebagai Oliver merupakan pilihan yang tepat karena dia menyuguhkan akting sebagai cogil (cowok gila) tanpa cela. Dari wajah naturalnya saja Keoghan sudah punya bakat sebagai cogil.
Berkat penulisan dan penyutradaraan Fennell dikombinasikan dengan kemampuan akting, Keoghan mampu membuat penonton jijik dengan perbuatannya. Pembaca pasti tahu adegan mana yang saya maksud: bak mandi, kuburan, dan tarian kemenangan.
[Gambas:Youtube]
Lanjut ke sebelah...
Review Film: Saltburn
Saltburn langsung memantik ketertarikan di menit-menit awal, tapi aftertaste-nya tidak begitu membekas. (dok. Amazon Prime Video)
Kegilaan Keoghan ini kemudian dipertemukan dengan Jacob Elordi yang punya ketampanan di atas rata-rata. Belum lagi dia punya tubuh yang tinggi dan ideal.
Wajah dan tubuh Elordilah wujud sebenarnya dari stereotipe cowok gaul yang sering jadi playboy di film-film Hollywood. Gestur Elordi berakting sebagai Felix bahkan terlihat sangat nyaman dan luwes menjadi cowok stereotip itu.
Belum lagi "kesempurnaan" Felix ini semakin ditekankan melalui sinematografi dari Linus Sandgren yang bisa menangkap kecantikan manusia itu.
 Felix Catton (Jacob Elordi) si cowok kaya raya dan playboy yang baik hati. (dok. Amazon Prime Video) |
Sandgren patut diapresiasi karena memberikan shot demi shot yang cantik untuk para pemerannya, termasuk Oliver yang mengerikan. Tidak hanya itu, Sandgren juga membuat Saltburn yang awalnya digambarkan indah, namun ternyata menyimpan kengerian di tiap sudut rumahnya.
Satu lagi scene stealer dari Saltburn adalah penampilan dari Rosamund Pike yang berperan sebagai ibu Felix bernama Elspeth yang digambarkan dulunya merupakan seorang model.
Pike juga tampaknya sudah fasih dalam memerankan karakter cegil (cewek gila). Tentu saja yang dimaksud adalah kiprahnya dalam Gone Girl. She's still THE cegil, but with a different vibe.
Kini Rosamund Pike menjadi ibu-ibu gila yang menikah dengan pria berdarah biru yang sangat judmental. Dari mulut Elspeth keluar segala komentar dan keluhan tentang segala hal. Menariknya, Elspeth cerewet tapi tetap dengan tingkah laku a la orang Inggris.
 Penampilan Rosamund Pike sebagai Elspeth Catton menjadi scene stealer di Saltburn. (dok. Amazon Prime Video) |
Sayangnya saya kurang puas dengan bagaimana Emerald Fennell menyelesaikan akhir dari Saltburn.
Saya merasa penjelasan panjang lebar di akhir dari Oliver itu tidak perlu. Karena, sudah cukup dijelaskan lewat apa yang dilakukan oleh Oliver sepanjang film.
Bagi saya aftertaste yang tersisa dari menonton Saltburn hanyalah kelakuan Barry Keoghan sebagai Oliver si cogil yang obsesif, psikopat, ngeri sekaligus menjijikkan. Tapi, tidak dengan ceritanya.
[Gambas:Video CNN]