Viral Fansite Korea Ricuh di GDA 2024 hingga Netizen Lapor ke Imigrasi
Situasi tersebut membuat banyak penonton mengeluh dan membagikannya ke media sosial. Netizen pun ramai-ramai bersuara bahkan ada yang menemukan akun fansite yang diduga dari oknum perusuh di Golden Disc Awards 2024.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com pada Senin (8/1) pagi, beberapa akun yang diungkap netizen sudah menghilang dari Twitter atau X. Ada pula yang langsung mengunci atau buat akun medsos private.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada pula akun mencuit dalam bahasa Indonesia untuk meminta maaf buat keributan. Namun, ia mengklaim ada banyak kesalahpahaman dari video yang beredar di medsos. Akun tersebut diduga dari oknum yang memberikan jari tengah kepada penonton atau petugas keamanan di venue GDA 2024.
Di sisi lain, banyak netizen Indonesia yang melaporkan banyak oknum itu kepada Ditjen Imigrasi mengenai kelakuan kurang menyenangkan dan berpotensi bahaya mereka di lokasi GDA 2024.
Kejadian tersebut tak hanya ramai di media sosial Indonesia. Situasi itu juga diperbincangkan di forum online Korea Selatan. Banyak warga Korea Selatan (Knetz) mengkritik tingkah barbar oknum saat hadiri acara di Indonesia.
"Saya suka cara orang di sana tak peduli untuk membagikan wajah okum di internet LOL. Sungguh mengesankan," kata netine.
"Sungguh memalukan bagi Korea," timpal yang lain.
"Saya khawatir dengan penjaga yang didorong. Gimana kalau dia terluka. Saya harap mereka mengajukan tuntutan. Saya benar-benar marah. Saya tak percaya orang Korea di sana menjadi pecundang sama seperti di negara sendiri."
(tim)Golden Disk Awards 2024 telah selesai diselenggarakan di Jakarta International Stadium pada Sabtu (6/1) malam. Belasan Kpop idol datang ke Indonesia dan tampil langsung lewat acara penghargaan musik itu.
Banyak pula idola Kpop yang untuk pertama kali datang ke Indonesia lewat acara tersebut, seperti NewJeans, ZEROBASEONE, IVE hingga Keena FIFTY FIFTY.
Lihat Juga : |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, momen tersebut tak sepenuhnya bisa dinikmati seluruh penonton di lokasi. Kejadian kurang menyenangkan terjadi dirasakan sejumlah penonton bahkan petugas keamanan di sana.
Banyak video viral menampilkan aksi kekerasan bahkan anarkis dari beberapa oknum ketika Golden Disc Awards 2024 berlangsung. Oknum-oknum itu diduga fansites atau daeri karena tampak membawa kamera profesional di venue.
Kekerasan dan aksi anarkis diduga berawal dari penggunaan kamera profesional yang sejak awal dilarang promotor hingga berujung mengganggu penonton lain di venue.
Fansite merupakan penggemar yang kerap menghadiri bahkan mengikuti jadwal resmi idola Kpop untuk tampil di depan publik. Mereka tak hanya hadir, tapi juga mengambil gambar sang idola dan membagikannya ke media sosial.
Sementara itu, daeri adalah mereka yang secara khusus mengambil foto-foto artis di konser dan nantinya dijual kepada publik.
Lihat Juga : |
Dalam video-video yang beredar, para oknum tampak berteriak-teriak dalam bahasa Korea, berbicara kata-kata kasar kepada penonton, memberikan jari tengah turut memiliki arti cacian, hingga terlibat kontak fisik dengan petugas keamanan di lokasi acara.
Tak hanya itu, ada pula oknum yang tiba-tiba menarik petugas keamanan hingga terjatuh. Terlihat pula oknum sambil berteriak-teriak dibawa petugas keluar dari venue.
Lanjut ke sebelah...
Netizen Lapor ke Ditjen Imigrasi
Ilustrasi fotografer/fansite. Sejumlah oknum yang diduga fansite idol Kpop membuat rusuh di venue Golden Disc Awards 2024 setelah melanggar aturan. (jarmoluk/Pixabay)
Situasi tersebut membuat banyak penonton mengeluh dan membagikannya ke media sosial. Netizen pun ramai-ramai bersuara bahkan ada yang menemukan akun fansite yang diduga dari oknum perusuh di Golden Disc Awards 2024.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com pada Senin (8/1) pagi, beberapa akun yang diungkap netizen sudah menghilang dari Twitter atau X. Ada pula yang langsung mengunci atau buat akun medsos private.
Ada pula akun mencuit dalam bahasa Indonesia untuk meminta maaf buat keributan. Namun, ia mengklaim ada banyak kesalahpahaman dari video yang beredar di medsos. Akun tersebut diduga dari oknum yang memberikan jari tengah kepada penonton atau petugas keamanan di venue GDA 2024.
Di sisi lain, banyak netizen Indonesia yang melaporkan banyak oknum itu kepada Ditjen Imigrasi mengenai kelakuan kurang menyenangkan dan berpotensi bahaya mereka di lokasi GDA 2024.
Kejadian tersebut tak hanya ramai di media sosial Indonesia. Situasi itu juga diperbincangkan di forum online Korea Selatan. Banyak warga Korea Selatan (Knetz) mengkritik tingkah barbar oknum saat hadiri acara di Indonesia.
"Saya suka cara orang di sana tak peduli untuk membagikan wajah okum di internet LOL. Sungguh mengesankan," kata netine.
"Sungguh memalukan bagi Korea," timpal yang lain.
"Saya khawatir dengan penjaga yang didorong. Gimana kalau dia terluka. Saya harap mereka mengajukan tuntutan. Saya benar-benar marah. Saya tak percaya orang Korea di sana menjadi pecundang sama seperti di negara sendiri."


