Jakarta, CNN Indonesia -- Emma Stone merespons kritikan untuk adegan seks dalam Poor Things, film terbarunya. Ia berpendapat adegan seks menjadi bagian penting dari alur cerita karakter yang membuatnya memenangkan piala Golden Globe Awards 2024 itu.
Ia mengatakan keputusan memasukkan adegan seks dalam film itu banyak dibahas selama pembuatan film. Semua dinilai berkaitan dengan cara Bella, karakternya, memahami tubuhnya dan bagaimana orang lain mendambakannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagian besar dari hal itu adalah kejujuran terhadap pengalaman Bella. Itu [seks] jelas bagian besar dari pengalaman dan pertumbuhannya, yang menurut saya, juga untuk sebagian besar orang dalam hidupnya," kata Emma Stone.
"Salah satu hal yang telah kami bicarakan sejak awal dan menurut saya sangat penting adalah bahwa Bella benar-benar bebas dan tanpa rasa malu terhadap tubuhnya," ucapnya seperti diberitakan CNN pada Rabu (17/1).
Pernyataan itu disampaikan menjawab penilaian pembawa acara Radio 4 BBC Samira Ahmed bahwa adegan seks dalam Poor Things "cukup cabul," dan "tidak biasa untuk Hollywood saat ini."
[Gambas:Video CNN]
Dalam Poor Things, Emma Stone berperan sebagai Bella Baxter yang merupakan anak asuh dokter spesialis bedah Godwin Baxter (Willem Dafoe).
Namun, Bella awalnya adalah perempuan biasa yang sedang hamil tapi sempat meninggal dunia karena bunuh diri. Bella bisa hidup lagi setelah otaknya diganti dengan otak bayi yang masih hidup.
Sehingga, ketika bangkit, Bella memiliki pikiran seperti bayi pada awalnya dan perlahan berkembang. Hal tersebut yang kemudian diyakini jadi dasar penting untuk memasukkan adegan seks dalam Poor Things.
"Dia tak tahu harus malu dengan hal-hal ini atau menutupinya, atau tidak punya pengalaman sepenuhnya dalam hal apa pun," ungkap ibu satu anak ini.
"Jadi jika kamera menghindari hal tersebut, atau berkata seperti, 'Baiklah, kita hentikan semua ini karena masyarakat kita berfungsi dengan cara tertentu'... rasanya seperti mengurangi kejujuran tentang Bella, katanya.
Ia juga buka suara mengenai adegan ketelanjangan yang dilakukan untuk film tersebut. Emma Stone menegaskan semua ia lakukan sebagai bentuk totalitas dalam menghidupkan karakter yang dipercayakan kepadanya.
"Saya bukan orang yang hanya ingin telanjang sepanjang waktu, tapi saya ingin menghormati karakter semaksimal mungkin. Itu adalah bagian perjalanannya, jadi siapa saya bisa mengatakan hal itu memalukan?" dia menambahkan.
Lanjut ke sebelah...
Sutradara Jawab Kritikan atas Adegan Seks di Poor Things
Emma Stone buka suara usai adegan seks dalam Poor Things dikritik. Menurutnya, adeganitu penting untuk plot pertumbuhan karakternya. (Element Pictures/Atsushi Nishijima/Yorgos Lanthimos)
Tak hanya Emma Stone, sutradara Yorgos Lanthimos juga secara langsung membela adegan seks dalam Poor Things ketika berbincang langsung dengan pembawa acara BBC. Ia awalnya sempat ditanya mengenai ada atau tidak kekhawatiran terkait adegan itu.
Kekhawatiran yang dimaksud adalah kemungkinan penggambaran konstitusi sebagai pengalaman belajar yang begitu bebas dibandingkan dengan realitas prostitusi sebagai eksploitasi besar-besaran terhadap perempuan.
"Tidak juga," jawab Lanthimos. "Itu tonenya sama seperti bagian film lainnya."
"Ada logika di baliknya yang didukung penuh oleh perjalanannya dan caranya menerima dunia dan mendidik dirinya sendiri," tambahnya.
"Saya tidak mengerti bagaimana Anda malah menghubungkannya dengan prostitusi kontemporer atau sejarah... Ceritanya sangat jelas," Lanthimos menegaskan.
[Gambas:Photo CNN]
Poor Things merupakan film black comedy yang diadaptasi dari novel karya penulis Alasdair Gray. Yorgos Lanthimos menjadi sutradara film tersebut berdasarkan naskah yang ditulis oleh Tony McNamara.
Emma Stone didapuk menjadi pemeran utama film tersebut. Sedangkan Mark Ruffalo, Willem Dafoe, Ramy Youssef, Christopher Abbott, dan Jerrod Carmichael menjadi lawan main Stone dalam Poor Things.
Poor Things tayang perdana di Venice International Film Festival 2023 dan memenangkan penghargaan Golden Lion.
Setelah itu, film tersebut juga berkeliling festival lain, seperti New York Film Festival, Busan International Film Festival, hingga Sitges Film Festival dan tayang umum di AS pada 8 Desember 2023.
 Salah satu adegan Emma Stone sebagai Bella Baxter dalam film Poor Things (2023). (Element Pictures/Atsushi Nishijima/Yorgos Lanthimos) |
Poor Things diberi label untuk dewasa sebab menampilkan adegan seks, ketelanjangan, adegan-adegan disturbing, gore, dan kata-kata kasar.
Hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai penayangan Poor Things di Indonesia.