Penjelasan 5 Hal Penting Parasyte: The Grey, Heidi hingga Ending

CNN Indonesia
Senin, 15 Apr 2024 05:56 WIB
Penjelasan 5 Hal Penting Parasyte: The Grey, Heidi hingga Ending
Artikel ini mengandung spoiler karena menjelaskan hal-hal penting, seperti parasit Heidi hingga ending Parasyte: The Grey. (Netflix/Cho Wonjin)
Jakarta, CNN Indonesia --

Artikel ini mengandung spoiler/beberan.

Parasyte: The Grey merupakan serial terbaru dari Yeon Sang-ho, sutradara Train to Busan hingga Hellbound. Ia bersama Ryu Yong-jae menuliskan naskah yang terinspirasi dari manga Parasyte karya Hitoshi Iwaaki.

Dalam versi Parasyte: The Grey, kisah fokus pada seorang perempuan bernama Jeong Su-in (Jeon So-nee), salah satu yang terinfeksi parasit misterius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Su-in berbeda dengan banyak manusia lain karena ia tak sepenuhnya diambil alih parasit. Ia dengan parasit itu bahkan hidup berdampingan dan bisa berkomunikasi meski melalui mediator.

Kisah tersebut tampak serupa tapi berbeda dengan karya original Hitoshi Iwaaki. Dalam manga dan hasil adaptasi live action lainnya, karakter utama Parasyte adalah laki-laki bernama Shinichi Izumi.

Menariknya, karakter Shinichi Izumi muncul dalam Parasyte: The Grey yang membuat semesta Parasyte berpotensi dikembangkan lebih lanjut di masa mendatang.

Berikut penjelasan beberapa hal penting terkait latar waktu, parasit, dan ending Parasyte: The Grey.

[Gambas:Video CNN]



Latar waktu dan tempat

Parasyte: The Grey merupakan kisah baru dalam semesta Parasyte. Garapan Yeon Sang-ho ini bukan menuangkan langsung kisah dalam komik atau animasi Parasyte dalam medium live action.

Jika Parasyte menceritakan serangan parasit di Jepang, Parasyte: The Grey mengambil latar di Korea Selatan, dan fokus pada kota Namil. Seperti yang dijelaskan pada awal manga Parasyte, organisme yang ditemukan di Jepang juga muncul di negara lain.

Sehingga, Parasyte: The Grey menggunakan konsep tersebut untuk memperluas kisah Parasyte dengan spin-off yang berbasis di Korea Selatan.

Aturan mengenai cara kerja parasit yang dijelaskan dalam manga juga berlaku di Parasyte: The Grey, meskipun dengan beberapa perbedaan kecil.

Teknik melalui helai rambut yang digunakan dalam Parasyte direferensikan dalam Parasyte: The Grey dan memainkan peran penting dalam K-drama tersebut.

Sehingga dapat diasumsikan garis waktu Parasyte: The Grey terjadi bersamaan dengan kejadian di manga, dan kisah Su-in hampir tidak bersinggungan dengan cerita Shinichi Izumi.

Dalam manga original, Shinichi tidak diceritakan meninggalkan Jepang dan ke Korea untuk menangani situasi tersebut. Ia hanya diceritakan sedang dalam keadaan hibernasi.

Namun, pada akhirnya Shinichi Izumi (Masaki Suda) muncul dalam Parasyte: The Grey. Kemunculan itu jadi bukti sesungguhnya kedua karakter utama itu dalam kontinuitas yang sama meski awalnya tak bersinggungan.

Lanjut ke sebelah...

Penjelasan Lengkap soal Heidi Parasyte: The Grey

Artikel ini mengandung spoiler karena menjelaskan hal-hal penting, seperti parasit Heidi hingga ending Parasyte: The Grey. (Netflix/Cho Wonjin)

Heidi

Dalam semesta Parasyte, para parasit hanya punya satu tujuan, yakni masuk ke kepala manusia, memakan otaknya, dan mengambil alih seluruh kehidupan inangnya. Sehingga, jika manusia yang jadi inang mati, parasit juga mengalami kematian.

Namun, parasit yang masuk dalam Shinichi Izumi dalam manga dan juga Jeong Su-in dalam Parasyte: The Grey gagal mengambil alih otak mereka dengan situasi yang berbeda-beda.

Parasit dalam Jeong Su-in hanya bisa mengambil alih sedikit karena harus menyembuhkan luka parah yang dialami inangnya terlebih dulu. Hal itu dilakukan supaya ia juga tetap bisa hidup dalam Jeong Su-in.

Dampaknya, ia tak bisa mengambil alih sepenuhnya kehidupan Su-in dan malah membentuk simbiosis dengan host-nya tersebut.
Kondisi itu menimbulkan teka-teki menarik yang tidak terlihat di manga, anime, atau film live-action Jepang sebelumnya.

Asal usul nama

Parasyte: The Grey mengembangkan dan mengaitkan situasi tersebut dengan Dr. Jekyll and Mr. Hyde yang biasa dijadikan rujukan pada seseorang yang menampilkan dua sisi berbeda pada karakter atau sifatnya.

Hal itu pula yang kemudian menjadi rujukan untuk nama Heidi. Semua bermula dari Kang-woo (Koo Kyo-hwan) yang melihat perbedaan karakter dalan Jeong Su-in dan mengaitkannya dengan Jekyll dan Hyde.

Parasyte: The Grey Jeon So-nee as Jeong Su-in in Parasyte: The Grey Cr. Cho Wonjin/Netflix © 2024Parasit Heidi ketika muncul mengambil alih Jeong Su-in. (Netflix/Cho Wonjin)

Hal itu dikarenakan Su-in dan karakter benar-benar berbeda, mulai dari suara parasit yang lebih rendah hingga karakternya yang begitu dingin dan amat tegas. 

Hingga Kang-woo pada akhirnya memberikan nama Heidi untuk "sisi lain" dalam Jeong Su-in. Baik parasit dan Jeong Su-in pun pada akhirnya juga menggunakan nama Heidi itu.

Kisah tersebut berbeda dengan Migi dalam manga Parasyte. Parasit dalam tubuh Shinichi Izumi diberi nama Migi karena merujuk pada tangan kanan yang "dikuasai" parasit tersebut. Migi (右) dalam bahasa Jepang berarti "kanan."



Kekuatan

Imbas gagal memakan seluruh otak Jeong Su-in, Heidi hanya bisa mengambil alih kesadaran sekitar 15 menit. Ketika Heidi muncil, Jeong Su-in kehilangan kesadaran dan sama sekali tak memiliki ingatan atas hal-hal yang dilakukan parasit.

Heidi pun hanya muncul ketika Jeong Su-in dalam bahaya. Kemunculannya untuk memastikan keselamatan Jeong Su-in karena berdampak pula pada hidupnya sendiri.

Apabila Heidi terlalu sering muncul, semakin lama pula waktu istirahat yang diperlukan keduanya. Situasi tersebut sekilas sama dengan Migi dalam manga yang membutuhkan sekitar empat jam tidur setiap hari untuk bisa berfungsi dengan baik.

Cara komunikasi

Heidi muncul dari hadapan Su-in ketika sedang menyerang parasit lain, tetapi ia tidak pernah berbicara dengan host-nya itu real time seperti yang dilakukan Migi dan Shinichi.

Beberapa cara dilakukan Heidi dan Su-in untuk bisa berkomunikasi satu dengan yang lain, dimulai dari Su-in meninggalkan pertanyaan di buku catatan dan dibalas dengan penjelasan Heidi di sana.

Heidi juga kerap menitipkan pesan melalui Kang-woo untuk disampaikan atau diberikan kepada Su-in. Hingga dalam satu kesempatan keduanya bertemu bertatap muka ketika Su-in benar-benar tak sadarkan diri.

Lanjut ke sebelah...

LIHAT SELENGKAPNYA