5 Hal yang Beneran Nyata dari Late Night with the Devil
CNN Indonesia
Minggu, 02 Feb 2025 05:50 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Meski fiksi, sebagian dari yang ada dalam film Late Night with the Devil benar-benar ada di dunia nyata. (dok. IFC Films via YouTube)
Jakarta, CNN Indonesia --
Late Night with the Devilmenjadi sensasi di kalangan pencinta film horor. Film ini menawarkan kejadian mistis yang terjadi dalam sebuah acara televisi yang berupaya untuk mendongkrak rating.
Dalam penyajiannya, Late Night with the Devil menggunakan kombinasi yang dikenal sebagai found footage dan film dokumenter dengan tema nuansa 70-an.
Late Night with the Devil ditulis dan digarap oleh kakak-adik sineas asal Australia, Colin Cairnes dan Cameron Cairnes. Meski fiksi, sebagian dari yang ada dalam film tersebut benar-benar ada di dunia nyata.
Berikut 5 hal nyata dari Late Night with the Devil:
1. Johnny Carson
Nama Johnny Carson sering disebut dalam Late Night with the Devil, terutama acara The Tonight Show Starring Johnny Carson. Acara tersebut bukanlah fiktif.
Acara The Tonight Show Starring Johnny Carson merupakan acara televisi bincang larut malam yang disiarkan NBC pertama kali pada 1 Oktober 1962 hingga 22 Mei 1992, dan dipandu oleh Johnny Carson.
The Tonight Show Starring Johnny Carson adalah acara yang memberikan format modern dari acara bincang larut malam, mulai dari monolog, sketsa, hingga penampilan bintang tamu.
The New Yorker pernah memberitakan, acara ini adalah acara paling menguntungkan di televisi pada dekade '70-an, sama seperti latar yang digunakan oleh Late Night with the Devil.
Kala itu, The Tonight Show Starring Johnny Carson disebut menghasilkan pendapatan setiap tahunnya sebesar US$50-60 juta yang setara dengan US$293-351 juta pada 2025 atau setara dengan Rp4,7 triliun (US$1=Rp16.355).
The Grove disebut dalam narasi pada awal Late Night with the Devil. Klub tersebut bukan karangan semata, tetapi memang benar ada di dunia nyata.
Klub yang bernama Bohemian Grove tersebut merupakan klub pria yang didirikan sejak 1878 di Monte Rio, California. Komunitas ini biasanya menggelar pertemuan tiap Juli pada saat musim panas.
Pertemuan tersebut akan berlangsung lebih dari dua minggu di sebuah perkemahan dan dihadiri berbagai nama pria tenar di dunia, beberapa di antaranya Presiden AS Ronald Reagan, jurnalis Harvey Hancock, Presiden AS Richard Nixon, dan peraih Nobel Kimia Glenn T. Seaborg.
Klub ini juga sempat terkenal karena menjadi lokasi pertemuan Manhattan Project pada September 1942 yang melibatkan fisikawan J. Robert Oppenheimer.
Seperti yang dikisahkan dalam Late Night with the Devil, klub ini juga memiliki serangkaian kegiatan misterius yang cuma bisa diikuti oleh para membernya.
Beberapa kegiatan tersebut mulai dari sekadar upacara penghormatan kepada pelindung kawasan tersebut, hingga pementasan dengan kostum.
Klub ini bahkan juga memiliki maskot berupa burung hantu yang melambangkan kebijaksanaan, sekaligus menjadi nama dan simbol acara Jack Delroy dalam Late Night with the Devil.
Late Night with the Devil mengenalkan karakter penulis yang juga parapsikolog bernama Dr June Ross-Mitchell. Ia datang ke acara tersebut bersama seorang penyintas bunuh diri massal sebuah kultus, Lilly.
Parapsikologi bukan karangan belaka, melainkan studi yang mempelajari dugaan fenomena psikis seperti telepati, prekognisi, telekinesis, dan berbagai hal paranormal lainnya.
Ilmu ini banyak dinilai sebagai pseudosains, atau pengetahuan yang dianggap sebagai sesuatu yang ilmiah tapi tidak menggunakan atau sulit dibuktikan secara kaidah ilmiah.
Parapsikologi kerap dikritik karena mengklaim studi mereka masuk akal tapi kurang memiliki bukti yang meyakinkan, bahkan lebih dari satu abad penelitian untuk membuktikan keberadaan fenomena psikis.
Dalam Late Night with the Devil, Jack Delroy mengundang mantan pesulap yang kemudian menjadi pembongkar trik-trik sihir bernama Carmichael Haig.
Karakter Carmichael Haig ini diduga terinspirasi oleh sosok James Randi. Ia merupakan seorang mantan pesulap yang kemudian berubah menjadi skeptis terhadap klaim paranormal dan pseudosains.
Randi kerap kali tampil dalam acara favorit Cairnes bersaudara di Australia, The Don Lane Show.
"Kami punya pembawa acara bincang-bincang larut malam kami sendiri bernama Don Lane yang merupakan orang Amerika. Dan banyak insiden di acara itu yang menginspirasi penulisan Late Night With The Devil," kata Cameron Cairnes.
"Don Lane sangat ingin tahu tentang hal-hal supernatural. Setiap ada kesempatan, dia akan mengundang paranormal dan pesulap dan pembengkok sendok, karakter-karakter semacam itu," lanjutnya.
Abraxas merupakan sosok yang diyakini merasuki Lilly D'Abo dan membuat gaduh acara Night Owls with Jack Delroy. Nama Abraxas ini disebut disembah oleh komunitas yang dikuti Lilly.
Abraxas sendiri sebenarnya adalah kata mistik dalam sistem Gnostik Basilides, yang ditemukan dalam sejumlah buku dari era Yunani Kuno.
Kata ini dianggap sebagai jimat atau mantra tertentu, serta dikaitkan dengan ucapan "abracadabra" yang sering diucapkan oleh para pesulap.
Ada sejumlah spekulasi dan konspirasi yang beredar terkait Abraxas, yakni ia adalah sebagai dewa asal Mesir Kuno atau seorang iblis.
Late Night with the Devilmenjadi sensasi di kalangan pencinta film horor. Film ini menawarkan kejadian mistis yang terjadi dalam sebuah acara televisi yang berupaya untuk mendongkrak rating.
Dalam penyajiannya, Late Night with the Devil menggunakan kombinasi yang dikenal sebagai found footage dan film dokumenter dengan tema nuansa 70-an.
Late Night with the Devil ditulis dan digarap oleh kakak-adik sineas asal Australia, Colin Cairnes dan Cameron Cairnes. Meski fiksi, sebagian dari yang ada dalam film tersebut benar-benar ada di dunia nyata.
Berikut 5 hal nyata dari Late Night with the Devil:
1. Johnny Carson
Nama Johnny Carson sering disebut dalam Late Night with the Devil, terutama acara The Tonight Show Starring Johnny Carson. Acara tersebut bukanlah fiktif.
Acara The Tonight Show Starring Johnny Carson merupakan acara televisi bincang larut malam yang disiarkan NBC pertama kali pada 1 Oktober 1962 hingga 22 Mei 1992, dan dipandu oleh Johnny Carson.
The Tonight Show Starring Johnny Carson adalah acara yang memberikan format modern dari acara bincang larut malam, mulai dari monolog, sketsa, hingga penampilan bintang tamu.
The New Yorker pernah memberitakan, acara ini adalah acara paling menguntungkan di televisi pada dekade '70-an, sama seperti latar yang digunakan oleh Late Night with the Devil.
Kala itu, The Tonight Show Starring Johnny Carson disebut menghasilkan pendapatan setiap tahunnya sebesar US$50-60 juta yang setara dengan US$293-351 juta pada 2025 atau setara dengan Rp4,7 triliun (US$1=Rp16.355).
The Grove disebut dalam narasi pada awal Late Night with the Devil. Klub tersebut bukan karangan semata, tetapi memang benar ada di dunia nyata.
Klub yang bernama Bohemian Grove tersebut merupakan klub pria yang didirikan sejak 1878 di Monte Rio, California. Komunitas ini biasanya menggelar pertemuan tiap Juli pada saat musim panas.
Pertemuan tersebut akan berlangsung lebih dari dua minggu di sebuah perkemahan dan dihadiri berbagai nama pria tenar di dunia, beberapa di antaranya Presiden AS Ronald Reagan, jurnalis Harvey Hancock, Presiden AS Richard Nixon, dan peraih Nobel Kimia Glenn T. Seaborg.
Klub ini juga sempat terkenal karena menjadi lokasi pertemuan Manhattan Project pada September 1942 yang melibatkan fisikawan J. Robert Oppenheimer.
Seperti yang dikisahkan dalam Late Night with the Devil, klub ini juga memiliki serangkaian kegiatan misterius yang cuma bisa diikuti oleh para membernya.
Beberapa kegiatan tersebut mulai dari sekadar upacara penghormatan kepada pelindung kawasan tersebut, hingga pementasan dengan kostum.
Klub ini bahkan juga memiliki maskot berupa burung hantu yang melambangkan kebijaksanaan, sekaligus menjadi nama dan simbol acara Jack Delroy dalam Late Night with the Devil.
Hal-hal yang Beneran Nyata dari Late Night with the Devil
Late Night with the Devil mengenalkan karakter penulis yang juga parapsikolog bernama Dr June Ross-Mitchell. Ia datang ke acara tersebut bersama seorang penyintas bunuh diri massal sebuah kultus, Lilly. (dok. IFC Films via YouTube)
3. Parapsikolog
Late Night with the Devil mengenalkan karakter penulis yang juga parapsikolog bernama Dr June Ross-Mitchell. Ia datang ke acara tersebut bersama seorang penyintas bunuh diri massal sebuah kultus, Lilly.
Parapsikologi bukan karangan belaka, melainkan studi yang mempelajari dugaan fenomena psikis seperti telepati, prekognisi, telekinesis, dan berbagai hal paranormal lainnya.
Ilmu ini banyak dinilai sebagai pseudosains, atau pengetahuan yang dianggap sebagai sesuatu yang ilmiah tapi tidak menggunakan atau sulit dibuktikan secara kaidah ilmiah.
Parapsikologi kerap dikritik karena mengklaim studi mereka masuk akal tapi kurang memiliki bukti yang meyakinkan, bahkan lebih dari satu abad penelitian untuk membuktikan keberadaan fenomena psikis.
Dalam Late Night with the Devil, Jack Delroy mengundang mantan pesulap yang kemudian menjadi pembongkar trik-trik sihir bernama Carmichael Haig.
Karakter Carmichael Haig ini diduga terinspirasi oleh sosok James Randi. Ia merupakan seorang mantan pesulap yang kemudian berubah menjadi skeptis terhadap klaim paranormal dan pseudosains.
Randi kerap kali tampil dalam acara favorit Cairnes bersaudara di Australia, The Don Lane Show.
"Kami punya pembawa acara bincang-bincang larut malam kami sendiri bernama Don Lane yang merupakan orang Amerika. Dan banyak insiden di acara itu yang menginspirasi penulisan Late Night With The Devil," kata Cameron Cairnes.
"Don Lane sangat ingin tahu tentang hal-hal supernatural. Setiap ada kesempatan, dia akan mengundang paranormal dan pesulap dan pembengkok sendok, karakter-karakter semacam itu," lanjutnya.
Abraxas merupakan sosok yang diyakini merasuki Lilly D'Abo dan membuat gaduh acara Night Owls with Jack Delroy. Nama Abraxas ini disebut disembah oleh komunitas yang dikuti Lilly.
Abraxas sendiri sebenarnya adalah kata mistik dalam sistem Gnostik Basilides, yang ditemukan dalam sejumlah buku dari era Yunani Kuno.
Kata ini dianggap sebagai jimat atau mantra tertentu, serta dikaitkan dengan ucapan "abracadabra" yang sering diucapkan oleh para pesulap.
Ada sejumlah spekulasi dan konspirasi yang beredar terkait Abraxas, yakni ia adalah sebagai dewa asal Mesir Kuno atau seorang iblis.