Jakarta, CNN Indonesia -- Agnez Mo dan Ahmad Dhani saling berseteru di tengah kasus hak cipta yang digugat Ari Bias. Kasus itu terkait dengan gugatan bahwa Agnez Mo melanggar hak cipta karena membawakan lagu Bilang Saja.
Polemik itu berawal dari putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat yang memenangkan penulis lagu Ari Bias pada 30 Januari 2025. Dalam putusan itu, Agnez Mo diwajibkan membayar denda Rp1,5 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan Ari Bias disambut positif Ahmad Dhani yang ikut mendukung penulis lagu tersebut sejak awal gugatan bersama Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI). Dhani pun beberapa kali memberikan komentar via media sosial pribadinya.
"Saya sudah setahun berusaha menghubungi Agnez, tapi tidak direspons. Dan saya tidak bisa menghalangi anggota @aksibersatu untuk menuntut keadilan," tulis Ahmad Dhani lewat Instagram.
Persoalan itu mulai memanas saat Agnez Mo akhirnya buka suara mengenai putusan. Ia menyatakan bakal melakukan kasasi atas putusan tersebut.
[Gambas:Video CNN]
Agnez Mo juga menanggapi perkara itu dalam pernyataan terbuka. Ia mengatakan bahwa kebenaran akan "menemukan jalannya" dan menyinggung mereka yang serakah demi kepentingan sendiri.
"Berdiri teguh untuk memihak kebenaran yang sesungguhnya memang tidak pernah mudah. Tidak peduli seberapa tepat dan adilnya pendirian kita, akan selalu ada orang-orang yang memilih untuk menyalahpahami dan memelintir kata-kata, bahkan menyerang karakter kita, semua karena keserakahan dan kepentingan mereka pribadi," tulis Agnez.
"Namun bahaya yang sebenarnya datang dari mereka yang dengan lantang berteriak "demi keadilan" tapi tingkah lakunya bertolak belakang, tanpa malu-malu menyebarkan kebohongan demi kebohongan," lanjutnya.
Ahmad Dhani kemudian membalas pernyataan itu, terutama ucapan Agnez soal pihak serakah. Ia mempertanyakan seperti apa keserakahan yang dimaksud sang solois.
Dhani juga membalas bertanya tentang bayaran yang diterima Agnez Mo setiap kali manggung sambil membawakan lagu-lagu penulis lain, seperti Ari Bias.
"Keserakahan bagaimana? Selama ini pencipta lagunya nol kok, enggak dapat apa-apa. Mungkin serakahnya di nol itu kali ya," ujar Ahmad Dhani.
"Coba Agnez suruh jawab, berapa miliar rupiah yang ia dapatkan dari hasil menyanyikan lagu-lagu pencipta lagu ini?" sambungnya.
Lanjut ke sebelah...
Balasan Ahmad Dhani
Berikut kronologi Agnez Mo dan Ahmad Dhani saling berseteru di tengah kasus hak cipta yang digugat Ari Bias. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Agnez Mo kemudian blak-blakan terkait kasus hak cipta itu dalam wawancara dengan Deddy Corbuzier pada Selasa (17/2).
Ia mengaku tidak mengikuti perkembangan kasus itu karena sibuk promosi single Get Loose di Amerika Serikat. Agnez Mo bahkan menegaskan baru tahu digugat Ari Bias dari sang ibunda pada Agustus 2024.
Selain itu, ia merasa pada kasus ini terjadi masih berlandaskan dengan UU dan peraturan yang lama, yang mewajibkan penyelenggara untuk membayar royalti 2 persen dari penjualan tiket.
"Saat itu gue ada dua manajemen di Indonesia dan AS. Jadi pada saat gue di AS, tentu gue enggak pernah terlalu ngomong sama manajemen [Indonesia]," ujar Agnez Mo dalam video yang tayang pada Selasa (17/2).
"Mereka [pihak Ari Bias] bilang mereka kontak, gue enggak pernah dengar sama sekali. Gue dengar itu sekitar bulan Agustus kalau tidak salah. Bahkan, tahu enggak yang ngomong sama gue siapa? My mom," sambungnya.
[Gambas:Video CNN]
Agnez Mo kemudian membahas beberapa topik lain, seperti usahanya menghubungi pihak penyelenggara yang mengundangnya pada Mei 2024.
Ia juga menilai kasus dengan Ari Bias bukan tentang pelanggaran hak cipta, tetapi justru performing rights. Selain itu, Agnez Mo pun mengaku tidak pernah menerima uang royalti dari lagu tersebut.
Agnez Mo melanjutkan manuvernya dengan datang langsung ke Kementerian Hukum. Ia menyambangi kementerian itu untuk belajar lebih lanjut tentang Undang-undang Hak Cipta. Ia pun mengajukan kasasi terkait perkara dengan Ari Bias.
Sedangkan Ahmad Dhani semakin gencar melontarkan komentar-komentar terkait kasus hak cipta di media sosial. Ia bahkan sempat mengunggah ulang cuplikan wawancara Agnez Mo di siniar Deddy Corbuzier, dan menyelipkan komentar balasan.
Dhani juga menekankan bahwa etika moral berada di atas hukum dalam salah satu unggahannya di media sosial.
"Etika moral di atas hukum. Tidak punya moral jangan bicara hukum," tulis Dhani di salah satu unggahan.