5 Fakta Ne Zha 2, Film Animasi China Pencetak Rekor Tayang Hari Ini
CNN Indonesia
Jumat, 21 Mar 2025 09:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ne Zha 2 resmi rilis di bioskop Indonesia hari ini, Jumat (21/3). (Coco Cartoon/Horgos Coloroom Pictures via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --
Ne Zha 2 resmi rilis di bioskop Indonesia hari ini, Jumat (21/3). Penayangan film animasi tersebut datang setelah menorehkan berbagai rekor dalam box office global.
Film animasi China itu bahkan sudah masuk lima besar film terlaris sepanjang masa dengan torehan box office US$2,085 miliar atau sekitar Rp34,1 triliun.
Capaian itu tidak lepas dari kesuksesan besar Ne Zha 2 di negeri sendiri. Film yang tayang di China sejak Hari Raya Imlek itu kini sudah mengumpulkan US$2,054 miliar hanya dari pasar domestik.
Pendapatan itu bertambah setelah Ne Zha 2 tayang di pasar internasional, termasuk di Hollywood. Pendapatan box office film itu di pasar internasional mencapai US$31 juta.
Ne Zha 2 mengisahkan jiwa Nezha dan Aobing yang terselamatkan usai bencana, tapi tubuh mereka akan hancur. Taiyi Zhenren berencana menggunakan teratai tujuh warna untuk tubuh mereka dapat kembali terbentuk.
Ne Zha 2 melanjutkan cerita film pertamanya, Ne Zha (2019), yang mengisahkan petualangan anak laki-laki melawan iblis karena terlahir dengan kekuatan unik.
Anak laki-laki bernama Ne Zha itu dicap oleh masyarakat sekitar sebagai monster. Namun, ia justru menjadi penyelamat bagi orang-orang yang takut kepadanya.
Film pertama itu menorehkan capaian impresif ketika tayang enam tahun lalu. Ne Zha meraih total box office US$742,7 juta dari biaya produksi US$22 juta.
Novel itu berlatar era peralihan Dinasti Shang dan Dinasti Zhou. Berbagai elemen diangkat dalam Fengshen Yanyi, seperti mitologi China, Konfusianisme, Taoisme, hingga dewa-dewa dan iblis China.
Ne Zha dalam novel itu dikisahkan sebagai putra mahkota yang lahir sebagai inkarnasi Lingzhu Zi dan ditakdirkan membantu Raja Wu dari Dinasti Zhou.
Lanjut ke sebelah...
3. Cetak berbagai rekor
Ne Zha 2 mencetak berbagai rekor box office sejak tayang pada akhir Januari 2025, seperti masuk lima besar film terlaris sepanjang masa. Film itu juga menjadi film animasi terlaris sepanjang masa, mengalahkan Inside Out 2.
Beberapa rekor lain yang diraih Ne Zha 2, yakni film berbahasa non-Inggris terlaris sepanjang masa, film terlaris 2025, hingga film terlaris di China sepanjang masa.
Meski digadang-gadang sebagai kebanggaan China dan rival Hollywood, Ne Zha 2 tetap memberikan penghormatan terhadap karya-karya animasi hit yang lebih dulu rilis.
Sebut saja adegan-adegan bertarung Ne Zha 2 yang terinspirasi dari anime legendaris Dragon Ball Z dan Saint Seiya.
Cerita dan momen emosional yang muncul dalam film itu juga disebut memiliki nuansa film-film Pixar, seperti seri Toy Story dan Soul (2020).
Ne Zha 2 diproduksi dengan total biaya 600 juta yuan atau sekitar Rp1,36 triliun, jauh melampaui biaya produksi film pertama.
Angka itu turut datang dari dana bantuan pemerintah Provinsi Sichuan yang mengalokasikan 300 juta yuan khusus untuk proyek budaya China.
Biaya produksi Ne Zha 2 juga mencatat rekor sebagai film animasi China dengan biaya termahal sepanjang masa, melampaui Deep Sea (2023) dengan 200 juta yuan.
Ne Zha 2 kemudian diproduksi selama lima tahun, dikerjakan lebih dari 4.000 orang dari 138 perusahaan animasi yang direkrut.
Ne Zha 2 resmi rilis di bioskop Indonesia hari ini, Jumat (21/3). Penayangan film animasi tersebut datang setelah menorehkan berbagai rekor dalam box office global.
Film animasi China itu bahkan sudah masuk lima besar film terlaris sepanjang masa dengan torehan box office US$2,085 miliar atau sekitar Rp34,1 triliun.
Capaian itu tidak lepas dari kesuksesan besar Ne Zha 2 di negeri sendiri. Film yang tayang di China sejak Hari Raya Imlek itu kini sudah mengumpulkan US$2,054 miliar hanya dari pasar domestik.
Pendapatan itu bertambah setelah Ne Zha 2 tayang di pasar internasional, termasuk di Hollywood. Pendapatan box office film itu di pasar internasional mencapai US$31 juta.
Ne Zha 2 mengisahkan jiwa Nezha dan Aobing yang terselamatkan usai bencana, tapi tubuh mereka akan hancur. Taiyi Zhenren berencana menggunakan teratai tujuh warna untuk tubuh mereka dapat kembali terbentuk.
Ne Zha 2 melanjutkan cerita film pertamanya, Ne Zha (2019), yang mengisahkan petualangan anak laki-laki melawan iblis karena terlahir dengan kekuatan unik.
Anak laki-laki bernama Ne Zha itu dicap oleh masyarakat sekitar sebagai monster. Namun, ia justru menjadi penyelamat bagi orang-orang yang takut kepadanya.
Film pertama itu menorehkan capaian impresif ketika tayang enam tahun lalu. Ne Zha meraih total box office US$742,7 juta dari biaya produksi US$22 juta.
Novel itu berlatar era peralihan Dinasti Shang dan Dinasti Zhou. Berbagai elemen diangkat dalam Fengshen Yanyi, seperti mitologi China, Konfusianisme, Taoisme, hingga dewa-dewa dan iblis China.
Ne Zha dalam novel itu dikisahkan sebagai putra mahkota yang lahir sebagai inkarnasi Lingzhu Zi dan ditakdirkan membantu Raja Wu dari Dinasti Zhou.
Lanjut ke sebelah...
Fakta-fakta Ne Zha 2
Ne Zha 2 resmi rilis di bioskop Indonesia hari ini, Jumat (21/3). (Enlight Pictures)
3. Cetak berbagai rekor
Ne Zha 2 mencetak berbagai rekor box office sejak tayang pada akhir Januari 2025, seperti masuk lima besar film terlaris sepanjang masa. Film itu juga menjadi film animasi terlaris sepanjang masa, mengalahkan Inside Out 2.
Beberapa rekor lain yang diraih Ne Zha 2, yakni film berbahasa non-Inggris terlaris sepanjang masa, film terlaris 2025, hingga film terlaris di China sepanjang masa.
Meski digadang-gadang sebagai kebanggaan China dan rival Hollywood, Ne Zha 2 tetap memberikan penghormatan terhadap karya-karya animasi hit yang lebih dulu rilis.
Sebut saja adegan-adegan bertarung Ne Zha 2 yang terinspirasi dari anime legendaris Dragon Ball Z dan Saint Seiya.
Cerita dan momen emosional yang muncul dalam film itu juga disebut memiliki nuansa film-film Pixar, seperti seri Toy Story dan Soul (2020).
Ne Zha 2 diproduksi dengan total biaya 600 juta yuan atau sekitar Rp1,36 triliun, jauh melampaui biaya produksi film pertama.
Angka itu turut datang dari dana bantuan pemerintah Provinsi Sichuan yang mengalokasikan 300 juta yuan khusus untuk proyek budaya China.
Biaya produksi Ne Zha 2 juga mencatat rekor sebagai film animasi China dengan biaya termahal sepanjang masa, melampaui Deep Sea (2023) dengan 200 juta yuan.
Ne Zha 2 kemudian diproduksi selama lima tahun, dikerjakan lebih dari 4.000 orang dari 138 perusahaan animasi yang direkrut.