Drake Merasa Dipermalukan Kendrick Lamar di Super Bowl dan Piala Oscar

CNN Indonesia
Senin, 21 Apr 2025 11:55 WIB
Drake Merasa Dipermalukan Kendrick Lamar di Super Bowl dan Piala Oscar
Dalam gugatab, Drake tuding Kendrick Lamar mencemarkan nama baiknya lewat penampilan Not Like Us di Super Bowl halftime dan Grammy Awards. (AFP/Tommaso Boddi)

CNN sebelumnya melaporkan penampilan Lamar di Super Bowl memperoleh rata-rata 133,5 juta penonton, menjadikannya "penampilan paruh waktu Super Bowl yang paling banyak ditonton sepanjang sejarah" menurut Fox, penyiar acara besar tersebut.

Menurut Hollywood Reporter, Grammy menarik 15,4 juta penonton saat ditayangkan pada Januari 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

UMG telah berulang kali membantah tuduhan pencemaran nama baik Drake, dan klaimnya bahwa label tersebut membayar untuk menggelembungkan streaming lagu tersebut secara daring.

Label mengatakan gugatan Drake "tidak masuk akal." UMG mengatakan gugatan tersebut dapat membatasi perlindungan kebebasan berbicara bagi artis musik.

Drake diberikan kemenangan prosedural pada awal bulan ini, ketika Hakim Jeannette Vargas menolak upaya UMG untuk menghentikan proses pencarian fakta hukum yang dikenal sebagai "discovery (penemuan)."

Hakim Vargas mengatakan Drake dapat melanjutkan dan mengejar dokumen UMG tentang penampilan Super Bowl, Grammy Awards, kontrak rekaman Lamar, dan banyak lagi.

"Dengan pengungkapan yang sekarang sedang berlangsung, Drake akan mengungkap bukti pelanggaran UMG, dan UMG akan dimintai pertanggungjawaban atas konsekuensi keputusan yang tidak dipikirkan dengan matang," kata pengacara Drake, Michael Gottlieb.

Mengenai putusan baru-baru ini, UMG mengatakan, "Drake secara pribadi juga akan menjadi sasaran pengungkapan. Seperti kata pepatah lama, 'hati-hati dengan apa yang Anda inginkan.'"

Pengacara rapper asal Kanada tersebut pun merespons bahwa, "Drake tahu persis apa yang dia minta: kebenaran dan pertanggungjawaban."

Gugatan tersebut masih dalam tahap awal. Jika tidak ada penyelesaian di luar pengadilan, yang umum terjadi dalam kasus pencemaran nama baik, persidangan kemungkinan akan dimulai pada pertengahan 2026.

(chri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Drake menuding Kendrick Lamar telah mencemarkan nama baiknya melalui penampilan menyanyikan Not Like Us di Super Bowl halftime dan Grammy Awards beberapa waktu lalu.

CNN memberitakan tudingan itu dituangkan dalam berkas pengadilan, gugatan baru yang diajukan pada Rabu (16/4), termasuk untuk labelnya sendiri Universal Music Group (UMG), setelah gugat lagu Not Like Us pada Januari 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Acara bergengsi dan berbiaya tinggi ini memperkenalkan pendengar baru pada lagu yang diduga mencemarkan nama baik tersebut," tulis pengacara Drake dalam berkas gugatan tersebut.

"Tidak hanya streaming Recording tersebut meningkat secara signifikan setelah dua acara budaya besar ini, tetapi ancaman terhadap Drake dan keluarganya juga meningkat."

Label Drake saat ini, Republic Records, merupakan salah satu divisi dalam UMG. Sedangkan Kendrick Lamar, yang tak tertulis dalam gugatan, merupakan artis Interscope Records yang juga salah satu divisi dari UMG.

UMG berpendapat gugatan tersebut harus dibatalkan dan mosi mereka masih tertunda.

[Gambas:Video CNN]



"Drake, yang tidak diragukan lagi merupakan salah satu artis paling berprestasi di dunia dan telah menjalin hubungan yang sukses selama 16 tahun, disesatkan oleh perwakilan hukumnya untuk mengambil satu langkah hukum yang tidak masuk akal demi langkah hukum lainnya," kata UMG kepada CNN.

Perselisihan Drake dan Kendrick Lamar bermula dari perseteruan epik tahun lalu saling melontarkan hinaan yang semakin bersifat pribadi dan tidak terverifikasi dalam serangkaian lagu.

Dalam Not Like Us, Lamar menuding Drake adalah seorang "pedofil bersertifikat," sebuah tuduhan yang dibantah keras oleh Drake.

"Lagu itu disiarkan kepada audiens terbesar untuk pertunjukan paruh waktu Super Bowl yang pernah ada. Itu adalah pertunjukan paruh waktu Super Bowl pertama, dan mudah-mudahan akan menjadi yang terakhir, yang diatur untuk membunuh karakter artis lain," tulis pengacara Drake.

Selama Super Bowl, Lamar tidak secara eksplisit menyebutkan kalimat "pedofil bersertifikat", tetapi menyanyikan bagian rap lainnya saat ia menuduh Drake menargetkan gadis-gadis muda.

Dalam gugatan terbaru, pengacara Drake berpendapat bahwa Lamar tidak mengucapkan lirik lagu yang paling terkenal karena, "hampir semua orang mengerti bahwa itu adalah pencemaran nama baik."

Mereka kini mengklaim kerugian pihak Drake bertambah karena, "momen Lamar menatap langsung ke kamera saat menyebut Drake dan menyatakan bahwa Drake 'menyukai mereka saat muda' ... menjadi meme viral."

Seminggu sebelum Super Bowl, di Grammy, Lamar membawa pulang lima penghargaan, termasuk rekaman tahun ini dan lagu tahun ini.

Ia tidak membawakan Not Like Us selama upacara tersebut, tetapi potongan lagu diputar pada beberapa kesempatan saat Lamar memenangkan Grammy-nya, dan penonton bernyanyi bersama dengan kalimat kontroversial lainnya tentang Drake.

Lanjut ke sebelah...

UMG Nilai Gugatan Drake Tidak Masuk Akal

Dalam gugatab, Drake tuding Kendrick Lamar mencemarkan nama baiknya lewat penampilan Not Like Us di Super Bowl halftime dan Grammy Awards. (AFP/Chris Delmas)

CNN sebelumnya melaporkan penampilan Lamar di Super Bowl memperoleh rata-rata 133,5 juta penonton, menjadikannya "penampilan paruh waktu Super Bowl yang paling banyak ditonton sepanjang sejarah" menurut Fox, penyiar acara besar tersebut.

Menurut Hollywood Reporter, Grammy menarik 15,4 juta penonton saat ditayangkan pada Januari 2025.

UMG telah berulang kali membantah tuduhan pencemaran nama baik Drake, dan klaimnya bahwa label tersebut membayar untuk menggelembungkan streaming lagu tersebut secara daring.

Label mengatakan gugatan Drake "tidak masuk akal." UMG mengatakan gugatan tersebut dapat membatasi perlindungan kebebasan berbicara bagi artis musik.

Drake diberikan kemenangan prosedural pada awal bulan ini, ketika Hakim Jeannette Vargas menolak upaya UMG untuk menghentikan proses pencarian fakta hukum yang dikenal sebagai "discovery (penemuan)."

Hakim Vargas mengatakan Drake dapat melanjutkan dan mengejar dokumen UMG tentang penampilan Super Bowl, Grammy Awards, kontrak rekaman Lamar, dan banyak lagi.

"Dengan pengungkapan yang sekarang sedang berlangsung, Drake akan mengungkap bukti pelanggaran UMG, dan UMG akan dimintai pertanggungjawaban atas konsekuensi keputusan yang tidak dipikirkan dengan matang," kata pengacara Drake, Michael Gottlieb.

Mengenai putusan baru-baru ini, UMG mengatakan, "Drake secara pribadi juga akan menjadi sasaran pengungkapan. Seperti kata pepatah lama, 'hati-hati dengan apa yang Anda inginkan.'"

Pengacara rapper asal Kanada tersebut pun merespons bahwa, "Drake tahu persis apa yang dia minta: kebenaran dan pertanggungjawaban."

Gugatan tersebut masih dalam tahap awal. Jika tidak ada penyelesaian di luar pengadilan, yang umum terjadi dalam kasus pencemaran nama baik, persidangan kemungkinan akan dimulai pada pertengahan 2026.


HALAMAN:
1 2