G-Dragon Konser di Jakarta 25 dan 26 Juli, Catat Hal Perlu Disiapkan
Promotor melarang penggemar untuk menginap di venue acara. Penonton konser juga dilarang membawa koper, tas punggung (backpack) serta tas berukuran besar (melebihi 20cm x 30 cm) lainnya ke area konser.
Sebagai catatan, tidak disediakan tempat penitipan barang di lokasi acara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di laman resmi, promotor menyatakan mereka bersama dan artis tidak bertanggung jawab atas peristiwa kehilangan, pencurian, atau perusakan barang atau kecelakaan yang terjadi di area manapun di dalam lokasi acara pada saat penyelenggaraan acara dan karena sebab apa pun.
Penonton juga dilarang melemparkan barang ke panggung yang berpotensi membuat artis terluka atau mengganggu pertunjukan acara.
Berikut beberapa barang yang dilarang masuk ke lokasi konser G-Dragon: makanan dan minuman, kamera profesional, DSLR, perekam, kamera polaroid, GoPro, drone, iPad/tablet, tongkat selfie, tripod, botol minum, dan parfum.
Barang lainnya yang turut dilarang dibawa masuk adalah payung lebih dari 25 cm, bangku/kursi sendiri, senter dan laser pointers, spanduk, bendera lebih dari A4, senjata dan benda tajam, minuman beralkohol, rokok, vape, e-cigarettes, serta alat yang berpotensi menimbulkan kebisingan.
Konser Ubermensch di Indonesia bakal digelar di Indonesia Arena yang memiliki kapasitas sekitar 16.500 penonton. Selain Indonesia, G-Dragon juga menyambangi Malaysia dan Filipina untuk lawatan di Asia Tenggara.
Tur dunia itu menjadi rangkaian comeback leader BIGBANG tersebut usai merilis single Power pada 31 Oktober 2024. Ia juga telah merilis Home Sweet Home feat. Taeyang dan Daesung pada November 2024.
G-Dragon juga resmi comeback dengan merilis album solo berjudul Ubermensch pada Selasa (25/2). Ubermensch menjadi album solo terbaru leader BIGBANG itu setelah 12 tahun.
(chri)G-Dragon akan konser di Jakarta dua hari bulan ini. Leader BIGBANG itu akan gelar konser solo bertajuk G-Dragon 2025 World Tour Ubermensch di Indonesia Arena pada 25 dan 26 Juli.
Konser itu jadi dua hari setelah acara yang awalnya dijadwalkan berlangsung pada 26 Juli tersebut tiketnya langsung sold out kurang dari satu jam sejak penjualan dimulai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konser tersebut tambah hari di 25 Juli dan tiket untuk additional show itu pun dipastikan ludes terjual dalam waktu singkat.
Setelah penggemar berhasil mengamankan tiket nonton, beberapa hal perlu diperhatikan jelang konser Ubermensch G-Dragon di Jakarta.
VVIP dan VIP menjadi kategori yang memiliki benefits. Pemilik tiket VVIP bisa ikut send off dan sound check, sedangkan VIP hanya bisa mengikuti sound check. Kedua kategori ini juga akan mendapatkan photocard eksklusif.
Seluruh benefits itu hanya bisa diklaim di lokasi acara saat konser berlangsung.
Setiap pemilik tiket kategori VVIP dan VIP akan mendapatkan nomor antrean sedangkan untuk pemilik tiket kategori CAT 1, CAT 2, CAT 3, CAT 4 dan Power Box akan mendapatkan nomor kursi.
Nomor antrean dan nomor kursi akan muncul di e-ticket h-7 atau tujuh hari sebelum konser dimulai.
E-ticket yang diterima penonton nantinya ditukarkan menjadi wristband. Jadwal penukaran wristband akan diumumkan CK Entertainment dan Big Ground Entertainment selaku promotor dalam pengumuman terpisah.
Penonton hanya perlu memastikan bawa KTP/KK/paspor/SIM/kartu pelajar asli sesuai dengan data yang tertera di e-ticket saat penukaran wristband. E-ticket menggunakan sistem barcode dan berlaku hanya untuk satu kali penukaran.
Sehingga, penonton sebaiknya tidak membagikan dan menyebarluaskan nomor barcode di dalam e-ticket dalam bentuk unggahan foto atau e-mail dan lainnya. Barcode yang tercantum pada e-ticket bersifat rahasia.
Apabila penukaran diwakilkan, maka e-ticket wajib dicetak dan diserta surat kuasa yang ditandatangani langsung di atas materai Rp10 ribu, fotokopi kartu identitas yang namanya tercantum di e-ticket.
Lanjut ke sebelah...
Larangan dari Promotor Konser G-Dragon di Jakarta
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dilarang jelang konser Ubermensch G-Dragon di Indonesia Arena pada 25 dan 26 Juli. (Galaxy Corporation)
Promotor melarang penggemar untuk menginap di venue acara. Penonton konser juga dilarang membawa koper, tas punggung (backpack) serta tas berukuran besar (melebihi 20cm x 30 cm) lainnya ke area konser.
Sebagai catatan, tidak disediakan tempat penitipan barang di lokasi acara.
Di laman resmi, promotor menyatakan mereka bersama dan artis tidak bertanggung jawab atas peristiwa kehilangan, pencurian, atau perusakan barang atau kecelakaan yang terjadi di area manapun di dalam lokasi acara pada saat penyelenggaraan acara dan karena sebab apa pun.
Penonton juga dilarang melemparkan barang ke panggung yang berpotensi membuat artis terluka atau mengganggu pertunjukan acara.
Berikut beberapa barang yang dilarang masuk ke lokasi konser G-Dragon: makanan dan minuman, kamera profesional, DSLR, perekam, kamera polaroid, GoPro, drone, iPad/tablet, tongkat selfie, tripod, botol minum, dan parfum.
Barang lainnya yang turut dilarang dibawa masuk adalah payung lebih dari 25 cm, bangku/kursi sendiri, senter dan laser pointers, spanduk, bendera lebih dari A4, senjata dan benda tajam, minuman beralkohol, rokok, vape, e-cigarettes, serta alat yang berpotensi menimbulkan kebisingan.
Konser Ubermensch di Indonesia bakal digelar di Indonesia Arena yang memiliki kapasitas sekitar 16.500 penonton. Selain Indonesia, G-Dragon juga menyambangi Malaysia dan Filipina untuk lawatan di Asia Tenggara.
Tur dunia itu menjadi rangkaian comeback leader BIGBANG tersebut usai merilis single Power pada 31 Oktober 2024. Ia juga telah merilis Home Sweet Home feat. Taeyang dan Daesung pada November 2024.
G-Dragon juga resmi comeback dengan merilis album solo berjudul Ubermensch pada Selasa (25/2). Ubermensch menjadi album solo terbaru leader BIGBANG itu setelah 12 tahun.

