Ini 'Senjata' Kate Middleton Bisa Punya Pengaruh Besar
Kate Middleton disebut memiliki daya pikat dan kemisteriusan macam mendiang Ratu Elizabeth II, yang membuat calon ratu Inggris tersebut mampu menjadi pemengaruh abadi.
Hal itu diungkap pakar kerajaan Helena Chard menanggapi nama Kate Middleton masuk dalam jajaran 50 bintang Inggris versi British Vogue pada awal Desember 2025.
"Gaya, keanggunan, dan kemampuan Catherine untuk terhubung dengan orang-orang tentu saja membantu gelarnya sebagai 'influencer abadi' dengan gaya, keanggunan seperti model, dan pilihan fesyennya yang menjadikannya ikon fesyen global," kata Chard.
"Merek-merek dan desainer ternama semuanya berharap dapat mendandani Putri Wales dan merayakan 'efek Kate'," lanjutnya seperti diberitakan New York Post pada Kamis (1/1).
"Catherine meniru perpaduan antara keajaiban dan misteri mendiang Ratu Elizabeth. Keteguhan hatinya yang agung bersama dengan sikapnya yang baik, empatik, dan menenangkan adalah perpaduan sempurna yang memikat penggemar Kerajaan di seluruh dunia."
Pakar keluarga Kerajaan Inggris lainnya, Hilary Fordwich, berpendapat hal senada. Ia menyebut Middleton menjadi pilar kekuatan dan popularitas Istana berkat karakter Middleton yang solid dan bebas drama.
"Semakin jelas bahwa Putri Catherine yang selalu tegar benar-benar seorang bintang rock dan pilar kekuatan serta popularitas. Alih-alih hanya bertahan hidup dari kanker, ia berkembang dan itu terlihat," kata Fordwich.
"Ia benar-benar tampak menikmati hidup. Ketahanannya sangat menginspirasi banyak orang," lanjutnya. "Ia benar-benar mewujudkan semangat ketabahan, pengendalian diri, dan martabat Inggris, yang sangat dikagumi oleh publik."
"Dedikasinya pada tugas daripada drama yang terus-menerus benar-benar menjadikannya harta nasional. Ia mudah dipahami karena ia adalah sosok yang apa adanya, benar-benar otentik tanpa harus berpura-pura," katanya.
"Ia nyaman dengan dirinya sendiri, dengan keluarganya sendiri, dan dengan akar keluarganya, yang jelas-jelas kelas menengah, yang sebenarnya telah menjadi fondasi kuatnya daripada kelemahan. Ia tidak berpura-pura, ia benar-benar menjalani nilai-nilai keluarganya."
Kate Middleton bersama suaminya, Pangeran William, sebelumnya disebut akan membawa banyak perubahan besar bila nanti naik takhta menggantikan Raja Charles III.
Pangeran William dinilai akan melakukan "reformasi besar-besaran" begitu resmi naik takhta menjadi Raja William V dan benar-benar memengaruhi seluruh orang yang terkait dengan Kerajaan Inggris, mulai dari yang berhubungan darah hingga staf.
Salah satu reformasi yang akan dibawa William adalah dengan menghapus dan mencabut gelar kebangsawanan keluarganya sendiri yang tidak bekerja untuk Kerajaan Inggris atau bikin sulit kerajaan.
Pangeran William dan Kate Middleton juga disebut akan lebih banyak fokus pada isu-isu besar seperti perubahan iklim atau kesehatan mental dan dampaknya secara nasional juga global.
"William menganggap monarki di bawah ayahnya memancarkan keangkuhan dan tampak kehilangan arah, akibat kecintaan Charles pada seragam dan seremonial, sementara William meremehkan prioritas tugas di atas kesehatan dan kesejahteraan individu," kata pengamat kerajaan dari Daily Beast dan The Royalist Substack, Tom Sykes.
"Charles menganggap William mengabaikan elemen paling mendasar dari pekerjaan tersebut yakni hadir secara langsung di seluruh negeri, terlepas dari hujan atau cerah".
"Bagi William, terus menjalankan monarki seolah-olah masih merupakan institusi era Edward terasa absurd. Bagi Charles, pendekatan putranya yang lebih santai dapat terasa seperti kurangnya rasa hormat terhadap tugas dan tradisi."
(end)