3 Fakta Derpy si Harimau KPop Demon Hunters
KPop Demon Hunters menjadi film yang menarik perhatian begitu banyak penonton sejak tayang pada Juni 2025. Penonton memiliki karakter-karakter favorit, mulai dari para member HUNTR/X dan juga Saja Boys.
Namun, perhatian bukan hanya member girl group dan boy group yang menarik perhatian penggemar, hewan peliharaan Jinu Saja Boys, si harimau bernama Derpy, juga ikut menarik hati penonton dengan tingkah lucunya.
Lihat Juga : |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut fakta-fakta Derpy KPop Demon Hunters.
Peliharaan Jinu
Harimau biru bermata kuning tersebut merupakan hewan peliharaan Jinu yang merupakan leader grup Saja Boys. Jinu merupakan iblis yang menyamar sebagai idola K-pop untuk melawan HUNTR/X.
Meski tidak diketahui pasti asal usulnya, Derpy selalu mengikuti Jinu hingga membantunya mengirimkan pesan kepada Rumi, leader HUNTR/X. Namun, Derpy jadi setia mengikuti Rumi setelah pertarungan akhir.
Terinspirasi karya seni tradisional
Derpy dalam Kpop Demon Hunters terinspirasi langsung dari seni rakyat Korea, khususnya Jakhodo yang merupakan lukisan harimau dan burung murai atau Minhwa (seni rakyat) tradisional.
Dalam karya seni tersebut, penggambaran derpy mewakili kelas penguasa yang kuat.
Sementara itu, pada kepala Derpy terdapat burung bernama Sussie, yang mewakili rakyat jelata dalam dinamika simbolis yang ceria, di mana burung mural sering kali tampak berkuasa.
Kesukaan Presiden Lee Jae Myung
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, seperti diberitakan Korea Times pada Agustus 2025 mengaku tertarik dengan penggambaran Derpy.
Ia menilai bahwa film tersebut berhasil mengubah harimau yang biasanya menakutkan menjadi sesuatu yang lucu dan menggemaskan.
KPop Demon Hunters mengisahkan kehidupan sekelompok idola K-Pop perempuan yang diam-diam menyimpan identitas rahasia sebagai pemburu iblis.
Film animasi tersebut telah mencatatkan diri sebagai salah satu film Netflix terpopuler sepanjang masa dengan lebih dari 330 juta tayangan.
Meski awalnya dirilis di Netflix, film tersebut sempat terbatas di bioskop untuk pemutaran sing-along spesial, dan mendapatkan box office sekitar US$24,6 juta di Amerika Utara.
Keberhasilannya juga meluas ke soundtrack yang memecahkan rekor tangga lagu. Salah satunya lagu Golden menjadi nomor satu pertama girl group K-pop di Billboard Hot 100, dan film ini mencatatkan empat lagu soundtrack di Top 10 Hot 100 secara bersamaan.
(gis/chri)
