CT Ungkap Penonton TV Turun 4 Persen Tiap Tahun: Sekarang Era TikTok

CNN Indonesia
Rabu, 14 Jan 2026 16:49 WIB
Chairman CT Corp Chairul Tanjung (CT) ungkap penonton TV menurun setiap tahun seiring pergeseran konsumsi informasi ke media sosial.
Chairman CT Corp Chairul Tanjung (CT) ungkap penonton TV menurun setiap tahun seiring pergeseran konsumsi informasi ke media sosial. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Chairman CT Corp Chairul Tanjung (CT) mengungkap perubahan besar dalam lanskap media. Penonton televisi disebut terus menurun setiap tahun seiring pergeseran konsumsi informasi ke media sosial.

Menurutnya, saat ini media telah memasuki era TikTok yang digemari lintas generasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setiap tahun, tahun lalu penonton televisi turun 4 persen. Khususnya di generasi millennial dan zillennial serta generasi alpha," kata CT saat menghadiri acara peringatan HUT-50 Surat Kabar Kampus UI (SKKUI) Salemba di Fakultas Kedokteran UI, Jakarta Pusat, Rabu (14/1).

CT menjelaskan pergeseran media berlangsung bertahap. Media cetak lebih dulu tergeser televisi, lalu beralih ke media digital, dan kini bergerak ke media sosial. Bahkan, media digital pun mulai menghadapi tantangan serupa.

"Media cetak praktis sudah tidak dibaca. Televisi pun sudah mulai turun. Digital pun pelan-pelan mulai tergerus. Sekarang sosial media, TikTok merajai," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

Ia menilai TikTok menjadi sumber informasi paling cepat saat ini dan digunakan hampir seluruh kelompok usia, dari generasi alpha hingga baby boomers. Peran media sosial itu juga terlihat dalam peristiwa besar.

"Kita tahu waktu Agustus (2025) kemarin terjadi demonstrasi yang besar. Live TikTok itu menjadi sangat luar biasa," kata CT seraya menyinggung kebijakan penghentian sementara siaran langsung saat itu.

Melihat perubahan tersebut, CT mendorong mahasiswa untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, termasuk dalam praktik jurnalisme dan aktivisme kampus. Ia menilai media berbasis media sosial dapat menjadi sarana yang lebih efektif bagi mahasiswa.

"Mahasiswa-mahasiswa UI bisa menjadi personalized journalism melalui social media, melalui Instagram, melalui TikTok, melalui apa pun, YouTube dan sebagainya," ujarnya.

CT juga menyampaikan harapan agar mahasiswa mempersiapkan diri sebagai calon pemimpin bangsa dengan membangun pola pikir, semangat, dan daya juang sejak dini.

Dalam catatan sejarah kampus, Chairul Tanjung dikenal sebagai Ketua Dewan Mahasiswa Universitas Indonesia terakhir, sebelum struktur organisasi kemahasiswaan mengalami perubahan.

(del/chri)