Helikopter yang Dinaiki Raffi Ahmad di Bali Nyaris Kecelakaan

CNN Indonesia
Selasa, 20 Jan 2026 11:00 WIB
Helikopter yang dinaiki Raffi Ahmad di Bali Utara nyaris mengalami kecelakaan karena cuaca buruk. (CNN Indonesia/Khaira Ummah)
Jakarta, CNN Indonesia --

Raffi Ahmad disebut sukses menenangkan rombongan saat helikopter yang mereka naiki di Bali Utara mengalami gangguan akibat cuaca buruk dan nyaris kecelakaan.

Hal itu diungkap oleh manajer Raffi Ahmad, Prio Bagja Anugrah, dalam unggahan di media sosial pada Jumat (16/1). Raffi naik helikopter tersebut bersama pengusaha asal Bali, Gusti Ngurah Anom alias Ajik Krisna.

Dalam video yang klipnya diambil dari dalam dan luar helikopter, terlihat situasi menjadi menegangkan seiring dengan helikopter yang tampak kewalahan menghadapi terpaan angin kencang.

Dari video warga setempat yang diikutkan dalam video tersebut, terdengar warga juga ikut khawatir helikopter itu akan jatuh setelah sempat terlihat oleng dan terbang agak rendah mendekati persawahan.

Namun setelah beberapa lama, helikopter tersebut kembali bisa naik ke atas dan melanjutkan penerbangannya.

"Alhamdulillah Allah masih berikan kami keselamatan. Tetap tenang dalam kondisi apapun. Berusaha, berserah, dan berpasrah," tulis Prio. "Terima kasih Pak Pilot yang terus berusaha keluar dari kabut yang tebal dan bisa membawa kami pulang.

"Terima kasih juga Aa Bos selalu memberikan energi positif dan menenangkan kami semua," lanjutnya sembari menyebut akun Raffi Ahmad. "Dari atas kami pasrah, apalagi melihat warga yang berlarian saat heli sudah mendekat ke area persawahan."

Seperti diberitakan detikBali pada Senin (19/1), Anom mengatakan penerbangan itu bertujuan mengecek pembangunan UMKM.

Sebelum terbang, mereka sudah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan memang mendapatkan informasi bahwa cuaca dinilai sedang tidak bagus.

"Jadi sudah berkoordinasi dengan teman-teman di BMKG memang cuacanya lagi kurang bagus. Nah tetapi karena waktunya Raffi hanya ada kemarin untuk ke Bali dan berkunjung ke Bali Utara melihat persiapan pembangunan lahan UMKM, jadi mau enggak mau ya kita berkoordinasi dengan pihak helikopter," kata Anom dalam video pernyataannya.

Raffi Ahmad disebut mendarat di Bandara Ngurah Rai sekitar pukul 07.30 WITA, dan langsung melanjutkan perjalanan dengan helikopter ke Bali Utara. Cuaca mulai mendung dan gerimis sekitar pukul 10.00 WITA.

Karena Raffi harus kembali ke Solo pukul 11.00 WITA, penerbangan dari Bali Utara ke Bandara Ngurah Rai tetap dilanjutkan. Pada saat perjalanan balik inilah, kejadian tersebut terjadi.

"Kabut terlalu gelap. Sangat gelap. Bahkan apapun kami enggak lihat. Sama sekali enggak melihat apa di bawah itu, semua itu gelap. Hanya kabut. Nah kurang lebih sepuluh menit pesawat itu, helikopter itu berputar, putar, putar. Nah saya sendiri sangat tegang waktu itu," kata pebisnis pemilik pusat oleh-oleh terkenal di Bali itu.

"Nah waktu itu pilot bilang aman, baik-baik saja. Masih aman. Dan di sini saya harus acungkan jempol dan berterima kasih kepada pilot. Pilotnya sangat jago. Dan ternyata dia sudah pengalaman terbang sangat tinggi," imbuhnya.

(end)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK