Kuasa Hukum Sebut Insanul Fahmi Ingin Balik ke Istri Sah
Insanul Fahmi disebut berharap bisa kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa, setelah segala huru-hara skandalnya yang menyeret Inara Rusli.
Kuasa hukum pria 25 tahun tersebut, Tommy Tri Yunanto, mengatakan bahwa kliennya akan mencari cara untuk bisa kembali bersama dengan perempuan yang sudah memberikannya anak itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pernyataannya adalah doakan yang terbaik, doakan yang terbaik buat Insanul. Kita mendukung bagaimana dia bisa balik lagi ke istri sahnya yaitu Mawa," kata Tommy seperti diberitakan detikHot pada Rabu (21/1).
"Bagaimana caranya nanti biarkan Insanul sendiri pakai caranya dia. Nanti bagaimana dia bisa membuat hatinya Mawa bisa luluh kembali. Itu yang terpenting," lanjutnya.
Dengan pernyataan tersebut, Tommy tak menampik ada peluang kliennya akan melepaskan Inara Rusli yang menikah dengan Insanul Fahmi secara siri dan berbuah skandal.
Namun untuk saat ini, kata Tommy, Insanul masih fokus menenangkan diri dan menjaga situasi tetap damai. Ia juga memohon doa kepada publik agar permasalahan kliennya bisa segera reda.
"Istri sah ya, istri sah," kata Tommy.
Di sisi lain, Insanul Fahmi sendiri enggan menegaskan pilihannya antara Mawa dan Inara. Saat hadir di Polda Metro Jaya pada Rabu (21/1), Insan hanya menginginkan perdamaian untuk semua pihak.
"Maaf, enggak usah dibahas kalau soal itu ya. Yang pasti untuk semua pihak, untuk kita berharap bisa menjunjung perdamaian. Doakan aja yang terbaik buat semua jalannya," kata Insan.
"Masih [suami istri siri dengan Inara], ya kita lihat, itu kan hal privasi. Pokoknya dari rekan-rekan semua berharap, aku berharap supaya didoakan aja yang terbaik buat semuanya," katanya.
Insanul Fahmi sebelumnya diperiksa polisi oleh Polda Metro Jaya terkait pencabutan laporan dugaan penipuan yang sebelumnya dilayangkan Inara Rusli. Pemeriksaan ini sebagai bagian dari proses klarifikasi menuju restorative justice.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo mengatakan, pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengonfirmasi adanya perdamaian antara Insanul dan Inara. Klarifikasi ini menjadi syarat formil sebelum kepolisian menggelar perkara restorative justice.
Inara Rusli memang telah mencabut laporan dugaan penipuan terhadap Insanul Fahmi pada Senin (29/12). Keputusan tersebut diambil setelah Inara berkonsultasi dengan salah satu ulama, Buya Yahya.
Meski laporan telah dicabut, penyidik tidak serta-merta menghentikan proses hukum karena masih membutuhkan keterangan dari Insanul.
(end)[Gambas:Video CNN]
