Agensi Respons Tuduhan Penggelapan Pajak Cha Eun-woo ASTRO
Agensi buka suara dengan merilis pernyataan resmi terkait tuduhan penggelapan pajak Cha Eun-woo baru-baru ini. Fantagio selaku agensi menyatakan mereka akan secara aktif merespons tuduhan itu sesuai prosedur hukum.
"Masalah utama dalam hal ini adalah apakah perusahaan yang didirikan oleh ibu Cha Eun Woo termasuk dalam kategori entitas yang dikenakan pajak substantif," kata Fantagio seperti diberitakan Star News via Naver, Kamis (22/1).
"Belum ada konfirmasi akhir atau pemberitahuan resmi saat ini, dan kami berencana untuk secara aktif mengklarifikasi masalah ini sesuai dengan prosedur hukum."
Lihat Juga : |
Dalam keterangan tersebut, Fantagio memastikan mereka bersama Cha Eun-woo sama-sama serius menanggapi tuduhan itu dan memastikan hal-hal yang menjadi kewajiban warga negara terpenuhi.
"Agar proses dapat diselesaikan secepat mungkin, artis dan perwakilan pajaknya akan bekerja sama dengan sungguh-sungguh. Kami menjamin Cha Eun-woo akan terus, sebagai warga negara ini, dengan setia memenuhi kewajiban pajak dan kewajiban hukumnya."
Pernyataan itu diberikan setelah media lokal Korea pada 22 Januari memberitakan Cha Eun-woo telah diselidiki atas dugaan penggelapan pajak oleh Biro Investigasi 4 Kantor Pajak Daerah Seoul tahun lalu.
Tak hanya itu, member ASTRO tersebut juga dilaporkan telah diberitahukan tentang penilaian pajak tambahan yang melebihi 20 miliar won dalam pajak penghasilan dan pajak lainnya.
Berdasarkan laporan tersebut, yang menjadi masalah bagi Dinas Pajak Nasional adalah struktur pendapatan Cha Eun-woo.
Meskipun sudah bernaung dalam satu agensi, yakni Fantagio, Cha Eun-woo diduga telah mendirikan perusahaan keluarga terpisah, yakni Perusahaan A, yang didirikan ibunya, di mana kedua pihak menandatangani perjanjian layanan.
Cara tersebut diduga menjadi jalan pintas untuk mengurangi pajak dengan membagi pendapatannya antara Fantagio, Perusahaan A, dan dirinya sendiri.
Oleh karena itu, Badan Pajak Nasional dilaporkan menilai Perusahaan A sebagai "perusahaan fiktif" yang tidak memberikan layanan substantif dan menyimpulkan bahwa Cha Eun-woo telah gagal membayar pajak penghasilan lebih dari 20 miliar won.
Sementara itu, Cha Eun-woo saat ini masih menjalani wajib militer sejak Juli 2025. Ia menjalankan tugas dinas pertahanan nasionalnya di Angkatan Darat dan diperkirakan selesai wamil pada 27 Januari 2027.
(chri)