Persaingan Panjang One Battle After Another dan Sinners Jelang Oscar

CNN Indonesia
Minggu, 25 Jan 2026 06:50 WIB
Setahun terakhir, One Battle After Another dan Sinners telah bersaing ketat termasuk untuk memenangkan Best Picture Piala Oscar 2026. (Warner Bros. Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia --

Langkah One Battle After Another untuk memenangkan Best Picture Piala Oscar 2026 ternyata tak semulus yang diperkirakan dalam beberapa bulan terakhir.

Selama berbulan-bulan, film garapan Paul Thomas Anderson tampak seperti kuat yakin melaju ke garis finis. Namun, persaingan malah terbuka lebar jelang akhir saat berhadapan dengan Sinners.

Persaingan itu sesungguhnya sudah berlangsung sejak 2025. Sebelum Oscar, dua film dari Warner Bros. itu juga sudah bertanding dalam Golden Globes ke-83 dan Critics Choice ke-31.

Dalam Golden Globes, kategori Best Picture dimenangkan One Battle After Another yang memang menjadi film dengan nominasi terbanyak tahun itu dengan sembilan nominasi.

Sedangkan Sinners yang masuk tujuh nominasi memenangkan Cinematic and Box Office Achievement dan Best Original Score.

[Gambas:Video CNN]

Situasi berbeda dalam Critics Choice ke-31. Sinners menjadi film dengan nominasi terbanyak dalam dengan total 17 nominasi dan membuatnya cetak rekor baru dalam sejarah Critics Choice.

Namun, piala Best Picture dimenangkan One Battle After Another yang masuk 14 nominasi dalam ajang tersebut.

Kini, film vampir karya Ryan Coogler itu juga menyerbu nominasi Oscar dengan 16 kategori. Sinners mencetak rekor nominasi terbanyak yang pernah diraih oleh satu film dalam ajang Academy Awards.

Sedangkan One Battle After Another menjadi terbanyak kedua dengan 13 nominasi.

Yang membedakan Sinners bukan hanya jumlah nominasi yang diraih, tetapi film tersebut juga jelas beresonansi di seluruh 19 cabang Academy.

Coogler memasuki perlombaan setelah memecahkan rekor representasi kulit hitam. 10 seniman kulit hitam dinominasikan atas karya mereka dalam film tersebut, menyamai Judas and the Black Messiah (2021) sebagai film dengan nominasi terbanyak.

Ia jadi pembuat film kulit hitam ketiga yang dinominasikan dalam tahun yang sama untuk kategori produser, sutradara, dan penulis skenario, bergabung dengan Jordan Peele dan Spike Lee.

Coogler juga menjadi pria kulit hitam ketujuh yang dinominasikan untuk kategori sutradara.

Rekan produsernya sekaligus istrinya, Zinzi Coogler, juga mencetak sejarah sebagai produser Filipina pertama dan perempuan kulit hitam ketiga yang dinominasikan untuk kategori film terbaik.

Dampak film tersebut juga meluas ke berbagai bidang, dengan terobosan dalam sinematografi. Autumn Durald Arkapaw menjadi perempuan kulit berwarna pertama yang diakui.

Desainer kostum Ruth E. Carter kini menjadi perempuan kulit hitam dengan nominasi terbanyak dalam sejarah Oscar.

Ruang kejutan

Film dengan nominasi terbanyak memang acap kali diprediksi membawa pulang piala Best Picture Piala Oscar. Beberapa yang sudah membuktikannya adalah All About Eve (1950), Titanic (1997), hingga The Shape of Water (2017).

Namun, ruang untuk kejutan tersebut selalu ada. Beberapa judul film sesungguhnya diyakini jadi film terbaik menyusul jumlah nominasi yang dikuasai. 

La La Land (2016) menjadi contoh nyata dari hal itu dan viral pada masanya. Film itu harus menelan pil pahit karena kekalahan dan kekacauan imbas tercampurnya amplop di atas panggung.

Film yang masuk 14 nominasi Piala Oscar 2017 itu kalah dari Moonlight yang masuk delapan nominasi dalam ajang tersebut.

Berkaca dari peristiwa-peristiwa itu, One Battle After Another tetap menjadi pesaing tangguh dengan 13 nominasi.

Jumlah nominasi itu menjadi tanda penghormatan mendalam dari industri perfilman terhadap film dan sang sutradara yang kini telah dinominasikan untuk ke-14 kalinya dan belum pernah membawa pulang Oscar.

Persaingan One Battle After Another dan Sinners kini akan lanjut di SAG Awards yang membawa One Battle After Another masuk tujuh nominasi, sedangkan Sinners masuk lima nominasi.

Tujuh nominasi untuk One Battle After Another merupakan sinyal besar dukungan dari industri perfilman. Dalam sejarah SAG, belum pernah ada film yang melampaui 5 nominasi sebelum tahun ini.

Hasil kemenangan dua film itu dalam SAG Awards akan diketahui 1 Maret atau dua pekan sebelum Academy Awards. Sedangkan akhir persaingan One Battle After Another dan Sinners dalam Oscar diumumkan 16 Maret pukul 6.00 WIB.

(gis/chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK