Hide Ads

Paul Dano Buka Suara setelah Dihina Quentin Tarantino

CNN Indonesia
Kamis, 29 Jan 2026 16:00 WIB
Paul Dano buka suara soal hinaan dari Quentin Tarantino soal penampilan aktor tersebut dalam film Paul Thomas Anderson, There Will Be Blood (2007).
Paul Dano buka suara soal hinaan dari Quentin Tarantino soal penampilan aktor tersebut dalam film Paul Thomas Anderson, There Will Be Blood (2007). (VALERIE MACON / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Paul Dano akhirnya buka suara soal hinaan dari Quentin Tarantino soal penampilan aktor tersebut dalam film Paul Thomas Anderson, There Will Be Blood (2007), beberapa waktu lalu.

Komentar Tarantino soal Dano muncul pada November 2025, saat ditanya film-film terbaiknya pada abad ke-21. Ia mengatakan dalam siniar Brett Easton Ellis bahwa akan memilih There Will Be Blood (2007), tapi tidak untuk akting Paul Dano.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jelas, seharusnya ini film yang berfokus pada dua aktor utama. Tapi juga sangat jelas bahwa ini bukan film yang berfokus pada dua aktor utama," kata Tarantino merujuk Daniel Day-Lewis dan Paul Dano di film itu.

"Dano itu lemah sekali. Macam adik perempuan yang lemah. [Daniel] memakan dia hidup-hidup. Lebih cocok peran itu untuk Austin Butler," lanjut sutradara pendukung Israel tersebut.

"Daniel Day-Lewis menunjukkan bahwa dia tidak membutuhkan lawan main yang kuat. Film ini membutuhkannya. Daniel tidak membutuhkan apa pun. Seharusnya ini film yang berfokus pada dua aktor utama, tapi ternyata tidak! ... kau memasangkan Daniel dengan aktor terlemah di SAG? Pria paling lemah di dunia?"

Ucapan itu kemudian menuai kontroversi dan banyak yang membela Paul Dano atas penilaian Tarantino tersebut. Bahkan hal tersebut juga akan dibahas saat perayaan 20 tahun Little Miss Sunshine yang juga dibintangi Paul Dano di Sundance Film Festival 2026.

Ketika Dano ditanya soal tanggapannya akan komentar Tarantino, lawan mainnya dalam film tersebut, Toni Collette, langsung memotong dengan menjawab, "apakah kita benar-benar akan membahas itu? Persetan dengan orang itu! Dia pasti sedang mabuk."

Variety pada Rabu (28/1) menyebut Dano tidak pernah berkomentar secara terbuka tentang kritik Tarantino itu dan mengatakan semua pujian atas karyanya yang ada di media sosial sudah cukup.

"Itu sangat menyenangkan," kata Dano. "Saya juga sangat bersyukur bahwa dunia berbicara untuk saya sehingga saya tidak perlu melakukannya."

Sutradara Little Miss Sunshine, Jonathan Dayton dan Valerie Faris, juga ikut mengomentari soal serangan Quentin Tarantino. Mereka bilang pernyataan sutradara itu "memalukan".

"Saya hanya bisa berpikir bahwa kekasaran penampilannya membuat Tarantino tidak nyaman. Dia tidak bisa dengan mudah dikategorikan," kata Dayton.

"Yang menarik adalah orang-orang yang membela Paul. Segera... dia dicintai oleh banyak orang. Dia sangat cerdas," tambah Faris.

Variety menyebut ucapan Quentin Tarantino menuai bumerang. Berbagai pihak mencurahkan dukungannya kepada Paul Dano yang banyak dianggap netizen sebagai salah satu aktor pendukung Palestina. Salah satu dukungan datang dari George Clooney.

"Saya akan merasa terhormat untuk bekerja sama dengan Dano dan aktor lain yang dihina Tarantino," kata George Clooney.

(end)


[Gambas:Video CNN]