Britney Spears Diduga Mabuk Bukan Cuma karena Alkohol

CNN Indonesia
Jumat, 06 Mar 2026 12:30 WIB
Britney Spears diduga bukan hanya mabuk karena alkohol yang membuat dirinya ditangkap karena mengemudi di bawah pengaruh atau DUI.
Britney Spears diduga bukan hanya mabuk karena alkohol yang membuat dirinya ditangkap karena mengemudi di bawah pengaruh atau DUI. (Getty Images via AFP/DAVID BECKER)
Jakarta, CNN Indonesia --

Britney Spears diduga bukan hanya mabuk karena alkohol yang membuat dirinya ditangkap karena mengemudi di bawah pengaruh atau DUI.

Princess of Pop tersebut diduga mabuk karena pengaruh alkohol dan obat-obatan. Selain itu, petugas disebut menemukan zat asing di dalam mobilnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Britney Spears ditangkap sekitar pukul 21.28 malam pada Rabu (4/3) oleh petugas the California Highway Patrol yang berjaga di sekitar lokasi, seperti diberitakan Page Six pada Kamis (5/3).

Ia ditangkap karena mengemudikan mobil BMW hitamnya "secara ugal-ugalan dengan kecepatan tinggi" di dekat jalan keluar Borchard Road di Newbury Park.

Perempuan 44 tahun tersebut sempat menjalani serangkaian tes kesadaran di lapangan sebelum akhirnya ditangkap dan ditahan di Penjara Utama Ventura County.

Spears juga dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pengambilan sampel darah guna menentukan kadar alkohol dalam darahnya.

Setelah ditangkap pada pukul 03.02 pagi, Britney Spears dibebaskan pada pukul 06.07 pagi pada Kamis oleh kantor Sheriff Ventura County. Hasil tes kimianya masih menunggu, dan penyelidikan masih berlangsung.

Meski Britney Spears sudah dibebaskan sementara untuk saat ini, dirinya harus hadir dalam persidangan pada 4 Mei 2026.

"Ini adalah insiden yang tidak menguntungkan dan sama sekali tidak dapat dimaafkan," kata perwakilan Spears dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Variety.

"Britney akan mengambil langkah yang tepat dan mematuhi hukum, dan mudah-mudahan ini bisa menjadi langkah pertama dalam perubahan yang sudah lama tertunda yang perlu terjadi dalam hidup Britney."

"Mudah-mudahan, dia bisa mendapatkan bantuan dan dukungan yang dia butuhkan selama masa sulit ini," lanjut pernyataan tersebut.

"Anak-anaknya akan menghabiskan waktu bersamanya. Orang-orang terkasihnya akan membuat rencana yang sudah lama dibutuhkan untuk mempersiapkannya agar sukses dan sejahtera."

Sebelum ditangkap karena menyetir dalam kondisi mabuk, Britney Spears pada Februari 2026 menandatangani kesepakatan musik baru dengan menjual hak atas katalog musiknya yang luas.

Britney Spears menjual bagian kepemilikannya atas katalog musiknya kepada music publisher Primary Wave. Masih belum jelas mengenai detail uang yang diterima Britney untuk musik tersebut karena jumlah pastinya tidak tercantum dalam dokumen.

Pada Januari 2026, Britney Spears menyatakan tidak bakal pernah tampil lagi di Amerika Serikat. Tak ada informasi lebih lanjut yang disampaikan terkait hal itu. Ia hanya mengatakan keputusan itu diambil karena alasan sensitif.

(end)


[Gambas:Video CNN]