Penantian 18 Tahun Paul Thomas Anderson Jadi Best Director Oscar
Paul Thomas Anderson akhirnya memutus penantian panjangnya untuk menjadi sutradara terbaik dalam ajang Academy Awards. Ia meraih Best Director Oscar 2026 berkat filmnya, One Battle After Another.
Piala tersebut diraih sutradara yang kerap disapa dengan PTA ini setelah menanti 18 tahun, sejak pertama kali mendapatkan nominasi Best Director pada 2008 berkat There Will Be Blood.
Lihat Juga : |
Setelah itu, pria 55 tahun ini mendapatkan beberapa nominasi Best Director Oscar, seperti pada 2018 berkat Phantom Thread, pada 2022 berkat Licorice Pizza, dan tahun ini berkat One Battle After Another.
Namun kemujuran PTA baru terjadi pada 2026, setelah dirinya menyapu bersih seluruh nominasi Best Director di berbagai ajang penghargaan seperti BAFTA, Golden Globe Awards, Directors Guild of America Awards, dan puncaknya adalah Academy Awards.
Ia berhasil mengalahkan nomine Best Director lainnya, yang juga mendapatkan nominasi yang sama di ajang penghargaan musim ini, yakni Chloé Zhao (Hamnet), Josh Safdie (Marty Supreme), Ryan Coogler (Sinners), dan Joachim Trier (Sentimental Value).
"Terima kasih banyak sekali," kata Anderson menerima piala Best Director yang disambut standing ovation seluruh hadirin Oscar 2026. "Kalian membuat orang bekerja keras untuk mendapatkan penghargaan ini. Saya sangat menghargainya."
"Saya berbagi ini dengan seorang teman saya di sisi lain bayang-bayang. Namanya Adam dan dia sedang menikmati gin dan tonik dan sangat bahagia untuk saya dan kru kami," katanya.
"Saya ingin berterima kasih kepada Academy karena menganggap karya saya layak mendapatkan penghargaan tertinggi ini. Dan teman-teman sekelas saya: Chloé, Ryan, Joachim, dan Josh, saya tidak bisa meminta kelas yang lebih baik," kata Anderson.
"Suatu kehormatan untuk dianggap sebagai bagian dari kalian. Akan selalu ada keraguan di hati bahwa saya pantas mendapatkannya, tetapi tidak ada keraguan tentang kesenangan yang saya rasakan," kata Paul Thomas Anderson.
"Saya di sini karena kepercayaan orang-orang kepada saya yang memberi saya kepercayaan dan waktu mereka, dan bagian terbaik dari berada di kru film adalah bersama orang-orang. Kita saling membutuhkan."
"Ini adalah hadiah yang luar biasa dan saya sangat senang menyebut dunia perfilman sebagai rumah saya. Ini benar-benar luar biasa. Terima kasih dari lubuk hati saya. Saya menyukainya. Terima kasih, teman-teman. Terima kasih banyak."
Lihat Juga : |
Sejak mulai berkarier pada 1988, Paul Thomas Anderson sering disebut sebagai salah satu pembuat film terkemuka di generasinya.
Dia juga satu-satunya sutradara yang memenangkan Best Director di Cannes Film Festival, Silver Lion di Venice Film Festival, dan the Silver dan Golden Bear Berlin Film Festival.
Banyak film Anderson berupa drama psikologis dengan penggambaran karakter yang putus asa dan eksplorasi keluarga disfungsional, keterasingan, kesepian, dan penebusan.
Namun ia juga dikenal dengan gaya visual yang berani dengan menggunakan kamera yang terus bergerak dan pengambilan gambar panjang.
Bukan hanya itu, pada Oscar 2026 kali ini pula, PTA meraih piala Oscar pertama dalam kariernya selama 37 tahun lewat kategori Best Adapted Screenplay untuk One Battle After Another.
(end)