5 Hal yang Bisa Dilihat di Dokumenter Pembuatan Serial Harry Potter

CNN Indonesia
Selasa, 07 Apr 2026 23:00 WIB
HBO merilis dokumenter pendek Finding Harry: The Craft Behind the Magic mengenai proses pembuatan serial Harry Potter.
HBO merilis dokumenter pendek Finding Harry: The Craft Behind the Magic mengenai proses pembuatan serial Harry Potter. (dok. Bronte Film and TV/HBO Entertainment/Heyday Films via IMDb)

Selain itu, tim wardrobe juga berdedikasi dengan pembuatan kostum para penyihir, salah satunya adalah Dumbledore yang memang dikenal nyentrik. Kali ini, aspek nyentrik pakaian Dumbledore yang ada di buku akan punya ruang lebih dalam versi serial.

Tim wardrobe juga membuat sebagian besar kostum-kostum para penyihir tersebut secara couture dengan hand-made. Mereka juga menggunakan motif-motif dan mencetak pola secara manual dan tradisional demi mendapatkan keunikannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


4. Wawancara dengan 'Dumbledore' dan 'Snape'

Sejumlah aktor serial diajak untuk wawancara dalam dokumenter Finding Harry: The Craft Behind the Magic, yakni John Lithgow, Janet McTeer, dan Paapa Essiedu.

Dalam serial, John Lithgow berperan sebagai Profesor Albus Dumbledore, Janet McTeer sebagai Profesor Minerva McGonagall, dan Paapa Essiedu sebagai Profesor Severus Snape.

Perbincangan ketiganya berkutat pada hal yang membuat mereka bergabung dalam serial ini, aspek serial ini yang membuat mereka terkesan, termasuk soal bagaimana pandangan mereka dengan trio Dom-Bella-Al sebagai Harry-Hermione-Ron.

"Saya ingat membaca buku-buku itu, dan Anda tidak akan bisa berbicara dengan teman-teman Anda sama sekali, karena, jika seseorang membaca lebih cepat dari Anda, mereka akan memberi tahu Anda apa yang akan terjadi," kata Paapa Essiedu.

"Pada usia itu, Anda membayangkan diri Anda sebagai seorang anak di Hogwarts, berada di posisi Harry. Saya ingat berjalan masuk dan melihat kereta sungguhan [di Peron 9 3/4]. Rasanya seperti dilemparkan ke dalam buku."

"Saya tahu bahwa ketika saya mengerjakan musim pertama Harry Potter, saya akan berusia 80 tahun," kata John Lithgow. "Itu berarti saya akan berusia sekitar 88 tahun sebelum semuanya berakhir. Ini adalah hal yang sangat sulit untuk direnungkan."

"Saya sangat senang melihat bagaimana mereka [Dom-Bella-Al] tumbuh dan bagaimana kemampuan artistik mereka berkembang, dan menjadi orang seperti apa mereka nantinya," kata Essiedu.

"Secara teoritis, kita bisa bekerja bersama selama bertahun-tahun, dan mereka akan menjadi dewasa muda saat itu," kata McTeer.

"Mereka akan tumbuh dewasa di sini," kata Lithgow. "Dan saya akan menua bersama mereka."


5. Kru lintas generasi

Salah satu aspek yang menggugah dari dokumenter ini adalah bagaimana Harry Potter bukan hanya dicintai dan memengaruhi penggemarnya, baik buku atau film, tetapi para kru di balik tayangan sinematik.

Dokumenter ini juga menyediakan tribut untuk mereka yang sudah bekerja di balik dunia Harry Potter. Sejumlah pekerja dalam serial ini sudah bekerja di balik dunia Harry Potter sejak era film dan kembali terlibat, atau mengikuti jejak orang tua mereka yang terlibat dalam proyek film, atau mewujudkan impian sejak kecil.

[Gambas:Youtube]

(end) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]

HALAMAN:
1 2