3 Hal Ini Bikin Salmokji Viral hingga Cetak Box Office Korea
Salmokji merupakan film horor Korea yang ramai diperbincangkan belakangan ini. Film tersebut berhasil menghentikan kekuasaan Project Hail Mary di box office mingguan pada awal April 2026.
Sejak dirilis 8 April 2026, film ini meraih pendapatan US$5,1 juta dan menjadi pembukaan film horor tertinggi di Korea Selatan sejak Metamorphosis pada 2019.
Karya sutradara Lee Sang-min ini dibintangi oleh Kim Hye-yoon dan Lee Jong-won dengan mengangkat latar misteri di waduk terpencil. Waduk Salmokji itu bahkan kini juga ramai dikunjungi orang-orang.
Berikut tiga hal buat Salmokji viral hingga mencetak rekor box office.
Tawarkan teror psikologis
Berbeda dengan film horor yang hanya mengandalkan adegan berdarah (gore), para penonton di Korea memuji Salmokji karena tekanan psikologis yang diberikan melalui adegan-adegan yang ditayangkan.
Suasana waduk yang luas, terbuka, dan mencekam memberikan rasa sesak dan bingung. Jika film Gonjiam: Haunted Asylum (2018) sukses dengan latar ruang tertutup, Salmokji justru memanfaatkan kengerian di ruang terbuka yang tak berujung.
Lokasi syuting di tempat asli dan berhantu
Proses pengambilan gambar dilakukan langsung di Waduk Salmokji, Provinsi Chungcheong Selatan. Salmokji awalnya adalah waduk biasa yang dibangun pada tahun 1982 untuk memasok air ke pertanian setempat.
Namun, waduk itu juga dikenal sebagai lokasi angker oleh komunitas okultisme. Keaslian lokasi ini memicu fenomena viral di media sosial, di mana ratusan orang terpantau nekat mengunjunginya dini hari untuk uji nyali.
Waduk Salmokji juga ramai dikunjungi warga yang penasaran, sebagaimana terlihat dari foto-foto yang viral di komunitas daring.
Budaya Seongji-sunrye
Viralnya film Salmokji diperkuat oleh budaya Seongji-sunrye, yakni tradisi ziarah modern ke lokasi syuting karya populer. Seongji-sunrye awalnya berarti ziarah keagamaan.
Namun, dalam budaya modern, istilah ini digunakan oleh para penggemar untuk mengunjungi lokasi syuting film, drama, atau video musik populer.
Bagi mereka, melakukan ziarah ke Salmokji adalah cara untuk terhubung lebih dalam dengan karya seni tersebut dan upaya merasakan langsung atmosfer horor yang mereka lihat di layar lebar.
Sinopsis Salmokji
Salmokji: The Whispering Water menceritakan kisah kru film yang mengunjungi sebuah waduk untuk syuting ulang setelah sesosok misterius tertangkap kamera pemetaan jalan (street view).
Semua bermula ketika kru film yang merekam pemandangan jalan dikirim ke waduk terpencil untuk merekam ulang akibat rekaman sebelumnya dianggap tidak dapat digunakan karena distorsi visual yang tidak dapat dijelaskan.
Dipimpin oleh Soo-in (Kim Hye-yoo), tim tersebut mendokumentasikan jalan dan lanskap di sekitarnya, tetapi selama peninjauan rutin rekaman, mereka memperhatikan sosok-sosok asing.
Mereka juga jadi kerap menemukan detail-detail yang meresahkan yang tidak pernah mereka ingat temui saat pengambilan gambar.
Saat kru menyelidiki asal usul rekaman tersebut, mereka mengetahui bahwa waduk tersebut telah dikaitkan dengan insiden masa lalu yang tidak pernah sepenuhnya terselesaikan.
Ketegangan meningkat ketika anomali tambahan muncul dalam gambar yang baru direkam, mengaburkan batas antara kerusakan teknis dan penyembunyian yang disengaja, dan kru mulai mencurigai lokasi itu terhubung dengan kejahatan tersembunyi.
Salmokji dipastikan segera tayang di bioskop Indonesia dalam waktu dekat.
Jaringan bioskop besar seperti CGV, Cinema XXI, dan Cinepolis terpantau sudah mulai mengunggah cuplikan resmi film ini melalui media sosial mereka pada Rabu (15/4).
(gis/chri)