Sinopsis Ghost in the Cell, Teror Gaib di Balik Jeruji Besi
Joko Anwar kembali dengan karya terbarunya bertajuk Ghost in the Cell. Kali ini, Joko Anwar mengumpulkan banyak aktor ternama Indonesia untuk berperan sebagai napi dalam film yang memadukan unsur horor dan komedi.
Film Ghost in the Cell menceritakan teror kekuatan gaib yang mengancam nyawa para narapidana dalam penjara tertutup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut sinopsis Ghost in the Cell.
Berlatar diLapas Labuhan Angsana, Ghost in the Cell mengikuti kisah Dimas (Endy Arfian), seorang jurnalis yang dijebak atas kasus pembunuhan brutal terhadap atasannya.
Di sel, Dimas terjebak dalam ekosistem penjara yang korup, di mana para sipir menyalahgunakan kekuasaan dan hierarki narapidana memaksa yang lemah menjadi mangsa.
Namun, suasana semakin mencekam sejak kedatangan Dimas. Satu per satu tahanan tewas secara misterius dan brutal.
Penyelidikan yang dilakukan Anggoro (Abimana Aryasatya) bersama rekan-rekan tahanan lainnya mengungkap kenyataan mengerikan. Entitas gaib tengah meneror lapas, mengincar siapa pun yang menyimpan energi negatif dan amarah.
Demi bertahan hidup, para narapidana kini terpaksa melakukan hal yang sulit di balik jeruji, yaitu berlomba-lomba berbuat kebaikan demi menghindari incaran sang hantu.
Namun, di tengah intrik penjara yang busuk, menjaga moral ternyata tak semudah itu. Apalagi, terungkap bahwa teror ini bukan sekadar mistis, melainkan berkaitan erat dengan kasus korupsi besar di Kalimantan yang sempat diliput Dimas.
Kini, mereka harus bersatu melawan dua ancaman sekaligus, penindasan manusia dan teror tak kasat mata.
Film berdurasi 106 menit ini diproduksi Come and See Pictures dengan Joko Anwar sebagai penulis naskah dan sutradara. Selain itu, Tia Hasibuan duduk di kursi produser.
Ghost in the Cell menampilkan jajaran aktor papan atas Indonesia, seperti Abimana Aryasatya, Rio Dewanto, Lukman Sardi, Bront Palarae, Tora Sudiro, Aming, Morgan Oey, Endy Arfian, dan Kiki Narendra.
Tidak hanya menyapa penonton lokal, Ghost in the Cell juga akan didistribusikan secara internasional ke 86 negara, mencakup wilayah Asia Tenggara, Amerika Utara, Jerman, Swiss, Rusia, hingga Italia.
Ghost in the Cell tayang mulai 16 April di bioskop Indonesia.
(gis/chri) Add
as a preferred source on Google
