Zayn Malik Tonjok Muka Louis Tomlinson Pas Syuting Docuseries Netflix
Mantan anggota One Direction, Zayn Malik dan Louis Tomlinson, dilaporkan terlibat perkelahian fisik yang berujung pada cedera serius bagi Louis. Kejadian ini ditengarai jadi penyebab dibatalkannya serial dokumenter atau docuseries mereka.
Insiden tersebut terjadi saat keduanya sedang syuting untuk serial dokumenter yang direncanakan tayang di Netflix.
Sumber yang menyaksikan kejadian mengatakan, pertengkaran bermula setelah Zayn diduga melontarkan komentar negatif mengenai ibu Louis, Johanna Deakin, yang meninggal dunia akibat leukemia pada 2016.
"Pertikaian itu berujung pada perkelahian, kemudian Zayn membuat komentar tentang ibu Louis, Johanna," ujar sumber tersebut, dikutip PageSix pada Jumat (17/4).
Sumber tersebut menambahkan, Louis tampak terkejut dan syok. Saat Louis berusaha mundur, Zayn langsung menyerangnya. Zayn meninju wajah Louis. Karena Zayn mengenakan cincin, kepala Louis pun jadi terluka.
"Dia [Zayn] ditarik menjauh dan Louis dibawa untuk perawatan medis. Dia [Louis] mengalami gegar otak. Kejadian ini terjadi di luar ruangan di depan banyak orang. Sungguh mengejutkan," kata sumber tersebut.
Insiden tersebut ternyata terjadi pada enam bulan yang lalu. Semenjak itu, baik Zayn maupun Louis dilaporkan tidak berkomunikasi lagi satu sama lain.
Kabar ketegangan antara Zayn dan Louis pertama kali muncul pada Desember 2025, beberapa bulan setelah pengumuman serial dokumenter mereka akhirnya dibatalkan.
Hingga saat ini, perwakilan dari Zayn dan Louis belum memberikan komentar resmi terkait insiden tersebut, begitu juga dengan pihak Netflix.
Di tengah kabar ini, Zayn juga baru-baru ini mengungkapkan dirinya dilarikan ke rumah sakit karena sakit misterius. Akibatnya, ia harus membatalkan beberapa penampilan mendatang.
Melalui Instagram Stories, Zayn mengucapkan terima kasih kepada para penggemar atas dukungan mereka selama masa pemulihan.
"Untuk para penggemar saya - Terima kasih kepada kalian semua atas cinta & dukungan kalian sekarang & selalu. Ini adalah minggu yang panjang dan saya masih dalam masa pemulihan yang tak terduga," tulis Zayn melalui Instagram Stories pada Jumat, sambil membagikan foto dirinya berbaring di ranjang rumah sakit.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para dokter, perawat, dan staf rumah sakit yang merawatnya.
Beberapa acara meet and greet yang dijadwalkan di beberapa kota di Amerika Serikat dibatalkan, meskipun pop-up shop pada 20 April mendatang di New York tetap berjalan tanpa kehadiran Zayn.
Zayn dijadwalkan memulai tur "KONNAKOL" pada 12 Mei mendatang di Inggris, menandai kembalinya ke panggung setelah masa pemulihan.
(rti)