Clara Shinta Datang ke Komnas Perempuan Soal Kasus VCS Suaminya
Selebgram dan pebisnis Clara Shinta datang ke Komnas Perempuan di Menteng, Jakarta Pusat. Kedatangan tersebut terkait persoalan suaminya, Alexander Assad alias Lexa, melakukan video call sex (VCS) dengan perempuan lain.
Clara Shinta datang ke Komnas Perempuan pada Senin (4/5) dengan ditemani oleh kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga. Clara menyebut aksinya itu atas arahan dari sang pengacara.
Clara di sana bukan hanya mengadu soal aksi suaminya tersebut, tetapi juga somasi yang ia terima dari perempuan yang diduga sebagai lawan VCS Lexa. Clara disomasi oleh perempuan bernama Indah itu dengan nominal Rp10,7 miliar.
"Kalau tadi respons dari pihak Komnas, namanya juga Komnas Perempuan ya, mereka itu mendengarkan bukan secara mata hukum, tapi lebih ke mata perempuan," kata Clara kepada media setelah kunjungan.
"Jadi mereka paham kita hidup di negara hukum ini apa pun tindakan yang siapa pun perbuat itu pasti akan ada imbasnya," lanjutnya seperti diberitakan detikHot pada Senin (4/5).
"Betul, tapi mereka di sini enggak melihat itu, mereka lebih melihat ke apalagi terlebih lagi posisi saya ini istri sah, punya kekuatan hukum lagi di mata agama dan hukum," kata Clara Shinta.
Clara juga menyebut bahwa perbuatan suaminya dan Indah telah merugikan dirinya sebagai seorang perempuan, istri, dan warga negara. Ia juga mengatakan mempertimbangkan langkah hukum untuk menghadapi hal tersebut. Terkait rencana langkah hukum, Clara menyerahkan kepada Sunan Kalijaga.
Sementara itu, Sunan Kalijaga selaku pengacara Clara Shinta menegaskan bahwa kliennya adalah korban yang sesungguhnya pada kasus ini.
"Klien kami di sini mengadu karena dia merasa adalah seorang korban dari satu peristiwa adanya dugaan hubungan suaminya dengan wanita lain yang sedang melakukan aktivitas video call sex atau dikenal VCS yang kemarin sempat ramai di pemberitaan atau viral," kata Sunan.
"Namun demikian, apa yang dia alami sangat merugikan, artinya merugikan rumah tangganya juga, merugikan secara nama baiknya, merugikan pekerjaannya, yang di mana pada saat peristiwa itu sempat sama suami pisah ya. Sama suami sempat pisah, lalu juga nama baik dan anak-anaknya."
Clara Shinta menikah dengan Muhammad Alexander Assad pada Agustus 2025 dalam sebuah pesta pernikahan yang mewah di sebuah hotel berbintang di Jakarta. Pada 14 April 2026, Clara Shinta dikonfirmasi menggugat cerai Lexa imbas kasus tersebut.
Muhammad Alexander Assad yang dikenal sebagai Lexa adalah seorang pengusaha yang juga memiliki gaya hidup serupa dengan Clara. Ia disebut sebagai pengusaha yang aktif di sejumlah sektor, seperti mineral dan batu bara.
Muhammad Alexander Assad juga memiliki bisnis rental mobil premium dengan nama Lex Premium Class yang menawarkan berbagai kendaraan kelas atas seperti Toyota Alphard, Lexus, hingga Mercedes-Benz.
(end)